News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korupsi Dana Insentif Covid-19 Kepala Puskesmas di Bintan Ditahan Kejaksaan

Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bintan melakukan penahanan terhadap Kepala Puskesmas Sei Lekop atas dugaan tindak pidana korupsi dana insentif tenaga kesehatan.
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:28 WIB
Kepala Puskesmas Sei Lekop Bintan dr Zailendra Permana ditahan Jaksa
Sumber :
  • Tim TvOne/ Kurnia

Bintan, Kepulauan Riau – Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bintan, Kepulauan Riau melakukan penahanan terhadap Kepala Puskesmas Sei Lekop, dr. Zailendra Permana atas dugaan tindak pidana korupsi dana insentif tenaga kesehatan.

Penahanan Zailendra Permana dilakukan setelah sebelumnya tim penyidik Kejaksaan Negeri Bintan melakukan pemeriksaan selama lima jam dengan status tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala seksi pidana khusus Kejaksaan Negeri Bintan, Fajrian Yustiardi menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dengan memerintahkan tenaga kesehatan di puskesmas yang dipimpinnya untuk menambah jam kerja serta meminjam nama untuk dijadikan penerima insentif tenaga kesehatan.

“Yang terjadi di Puskesmas Sei Lekop, sejak Maret 2020 hingga tahun 2021 dari total anggaran insentif nakes sekitar Rp800 juta yang bisa dipertanggungjawabkan hanya sekitar Rp300 juta, sisanya sekitar Rp500 juta itu potensi kerugian negara,” jelas Fajrian usai menggiring tersangka menuju mobil tahanan di halaman Kejari Bintan, Rabu (19/1/2022) petang.

Lebih lanjut Kasi Pidsus Kejari Bintan mengatakan, selain Puskesmas Sei Lekop, tim penyidik juga sedang melakukan penyidikan terhadap seluruh puskesmas di Kabupaten Bintan karena diduga melakukan praktek yang sama.

“Kami juga melakukan penyidikan terhadap seluruh puskesmas yang ada di Bintan dengan total 14 puskesmas. Hasilnya sudah terkumpul sekitar Rp500 juta yang dikembalikan oleh para nakes dan dikembalikan ke kas daerah,” lanjut Kasi Pidsus.

Fajrian juga menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka dari dugaan tindak pidana korupsi insentif Covid-19 yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan di Bintan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyidikan masih berlanjut, hasil penghitungan sementara sekitar Rp800 juta dana insentif Covid-19 tenaga kesehatan di Bintan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Sebelumnya tim penyidik Kejaksaan Negeri Bintan telah melakukan penggeledahan di Puskesmas Sei Lekop pada Desember 2021 lalu dengan menyita sejumlah dokumen, perangkat komputer, laptop serta telepon genggam. (Kurnia Syaifullah/Wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Casemiro dipastikan akan meninggalkan Manchester United setelah kontraknya berakhir pada akhir musim. Elliot Anderson muncul sebagai kandidat pengganti Casemiro
Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno (RMS) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas hari ini.
Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Mobil Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 ditampilkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kronologi Kongkalikong PT Blueray Cargo dengan Pejabat Bea Cukai untuk Loloskan Barang KW Tanpa Pengecekan

Kronologi Kongkalikong PT Blueray Cargo dengan Pejabat Bea Cukai untuk Loloskan Barang KW Tanpa Pengecekan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi dugaan suap PT Blueray Cargo dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. 
Telkomsel dan SRC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ritel Nasional, Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas di Pesta Retail 2026

Telkomsel dan SRC Kolaborasi Bangun Ekosistem Ritel Nasional, Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas di Pesta Retail 2026

Dari konektivitas, pembayaran digital, hingga solusi produktivitas, solusi Telkomsel Enterprise bantu ribuan Toko SRC beradaptasi dan tumbuh #JadiLebihBaik
Wali Kota: 10.000 Siswa di Kota Bandung Alami Masalah Kesehatan Mental

Wali Kota: 10.000 Siswa di Kota Bandung Alami Masalah Kesehatan Mental

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut 10.000 siswa di Kota Bandung mengalami masalah kesehatan mental sepanjang 2025.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT