GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IRT di Bandar Lampung Curi Perhiasan Emas Puluhan Gram, Dalih Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, diamankan setelah melakukan aksi pencurian di Toko Emas Murni, Jalan Kh Hasyim Azhari, Pasar Cimeng, Bandar Lampung pada Senin (27/1/2025) pagi.
Senin, 10 Februari 2025 - 14:01 WIB
Pelaku.
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Polsek Teluk Betung Selatan berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga Sinta Yuliani (33) yang terlibat dalam kasus pencurian perhiasan emas seberat 20 gram senilai Rp27 juta.

Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, diamankan setelah melakukan aksi pencurian di Toko Emas Murni, Jalan Kh Hasyim Azhari, Pasar Cimeng, Bandar Lampung pada Senin (27/1/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Teluk Betung Selatan, AKP Dhedi Ardi Putra, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal saat pelaku berpura-pura ingin membeli sebuah gelang emas untuk anaknya yang dibanderol seharga Rp1.300.000.

Setelah melakukan transaksi untuk gelang tersebut, pelaku kemudian bertanya tentang kalung emas dengan motif rantai medan seberat 20 gram. Pelaku membayar terlebih dahulu untuk gelang emas yang dibeli, dan berpura-pura akan melunasi kalung emas tersebut.

Saat korban sedang menyiapkan kupon bonus pembelian, pelaku memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil kalung emas seberat 20 gram dan langsung melarikan diri. Pelaku pun membuang baju dan masker yang dikenakannya untuk menghindari identifikasi.

“Awalnya, tersangka membeli emas dan sudah membayarnya. Setelah itu, ia kembali membeli perhiasan berupa kalung emas seberat 20 gram. Saat pelayan menuliskan kupon bonus dan kwitansi, pelaku memanfaatkan kelengahan mereka dengan membawa kabur kalung emas tersebut,” jelas AKP Dhedi.

Dua hari setelah kejadian, pelaku kembali beraksi dengan mengirimkan tetangganya untuk mencoba menjual perhiasan curiannya di toko yang sama.

Pihak toko yang merasa curiga dengan perhiasan tersebut langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Berkat laporan itu, petugas segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

Saat diperiksa, pelaku mengaku nekat melakukan pencurian akibat desakan kebutuhan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa suaminya saat ini bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, sehingga ia terpaksa melakukan tindakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini merupakan aksi pertama pelaku. Dari keterangannya, dia melakukan pencurian karena faktor ekonomi dan tekanan hidup," pungkas AKP Dhedi.

Polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu kalung emas seberat 20 gram, satu nota pembelian emas, dan satu gelang emas anak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT