GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

13 Bulan Dipenjara di Thailand, Warga Asal Aceh Tamiang Akhirnya Berkumpul dengan Keluarga

Setelah menjalani masa hukuman selama 13 bulan di Thailand, M Jamil, warga Manyak Payed, Aceh Tamiang, akhirnya kembali ke pelukan keluarganya. Proses kepulanga
Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:56 WIB
M Jamil (dua dari kiri) saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
Sumber :
  • tim tvOne/Ilham Zulfikar

Aceh Tamiang, tvOnenews.com – Setelah menjalani masa hukuman selama 13 bulan di Thailand, M Jamil, warga Manyak Payed, Aceh Tamiang, akhirnya kembali ke pelukan keluarganya. Proses kepulangan pria yang terjerat kasus dokumen perjalanan ini difasilitasi langsung oleh anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma.

Kepulangan M Jamil ke tanah air berlangsung penuh haru. Ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (25/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB dan disambut langsung oleh Haji Uma bersama staf ahli DPD RI Muhammad Daud (Mayor Daud).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haji Uma menyebutkan bahwa proses pemulangan Jamil tidak mudah. Informasi awal diterima dari seorang penghubung bernama Rahmat di Thailand, yang menyampaikan kondisi Jamil serta permintaan bantuan dari keluarganya di Aceh Tamiang. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Haji Uma langsung menjalin komunikasi dengan KBRI Thailand.

"Dari laporan yang masuk, Jamil ditahan karena menggunakan paspor milik orang lain saat masuk ke wilayah Thailand. Paspor itu, menurut pengakuannya, diberikan oleh seorang pawang yang mengatur keberangkatannya lewat jalur laut dari Aceh," terang Haji Uma kepada tvOnenews.com, Sabtu (26/7/2025).

Atas kesalahan tersebut, Jamil harus menjalani hukuman penjara di Satun, Thailand, selama 1 tahun 1 bulan. Selama masa tahanannya, Haji Uma terus berkomunikasi dengan pihak KBRI serta memantau proses hukum dan upaya pemulangan.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang intensif, semua proses telah dilalui. Dan hari ini, Bang Jamil bisa kembali ke tanah air. Kami fasilitasi segala sesuatunya, dari komunikasi dengan KBRI hingga kepulangan ke Aceh,” ujar Haji Uma.

Setibanya di Jakarta, Jamil juga sempat melakukan video call dengan keluarganya di Aceh Tamiang yang telah lama menantinya. Momen tersebut disambut tangis haru oleh istri dan ketiga anaknya.

“Saya menyaksikan langsung istri dan anak-anaknya menangis bahagia. Selama 13 bulan mereka hidup dalam ketidakpastian. Ini bentuk empati kami terhadap saudara yang mengalami kesulitan di luar negeri,” tambah Haji Uma.

Tak hanya menjemput, Haji Uma juga memastikan akomodasi M Jamil di Jakarta, termasuk penginapan dan tiket pesawat menuju Bandara Kualanamu, Medan, tempat keluarga menanti kepulangannya. Sementara itu, biaya perjalanan dari Thailand ke Jakarta ditanggung oleh pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat berterima kasih kepada Haji Uma dan semua pihak yang membantu saya selama ini. Ini pengalaman pahit yang menjadi pelajaran besar bagi saya. Semoga tidak ada orang lain yang mengalaminya,” kata Jamil dengan mata berkaca-kaca.

Haji Uma turut mengimbau masyarakat Aceh untuk tidak sembarangan melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa dokumen resmi. Ia berharap pemerintah daerah lebih aktif memberikan edukasi hukum dan migrasi kepada masyarakat, terutama yang tergiur iming-iming kerja di luar negeri melalui jalur tidak resmi. (Izr/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Pemerintah secara resmi menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. 
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5). 
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT