News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Hentikan Penanaman Sawit di Kawasan Hutan Produksi Terbatas

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu meninjau kawasan hutan produksi terbatas yang sudah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit di wilayah Desa Aek Raso, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapteng, Sumatra Utara (Sumut).
Kamis, 31 Juli 2025 - 11:49 WIB
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat meninjau lahan kawasan hutan produksi terbatas yang ditanami sawit.
Sumber :
  • tvOnenews/Syaren

tvOnenews.com - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu meninjau kawasan hutan produksi terbatas yang sudah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit di wilayah Desa Aek Raso, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapteng, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (30/07/2025). 

Peninjauan dilakukan untuk mengecek lahan yang telah dirambah oleh masyarakat, dan ditanami sawit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bupati Tapteng, perambahan tidak bisa dibiarkan berlanjut, karena lahan tersebut menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatra Utara, dan juga dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tapanuli Tengah, bahwa lahan ini masuk dalam kawasan hutan produksi terbatas.

"Sehingga saya bersama Pak Wakil Bupati Tapteng dan jajaran OPD Dinas terkait serta dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatra Utara, datang ke sini meninjau lokasi lahan kawasan hutan produksi terbatas yang sudah ditanami sawit," kata Masinton Pasaribu.

Masinton juga mengungkapkan, peninjauan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. "Maka kemarin kita beserta Kepala Desa, Camat bertemu dengan masyarakat, meminta agar penanaman sawit di hutan produksi terbatas dihentikan," tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mencegah perambahan hutan dan mencegah kerusakan hutan.

"Nanti kita akan kumpulkan masyarakat di kecamatan. Kemudian kita melakukan sosialisasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatra Utara. Nanti kita akan sampaikan ke masyarakat agar mereka menyampaikan kesediaan untuk membuat pernyataan tidak menanam sawit di kawasan hutan produksi terbatas," jelas politisi senior itu.

Untuk kawasan hutan produksi terbatas tersebut, lanjut Bupati Tapteng akan dikaji jenis tanaman apa yang cocok ditanam. "Nanti secara spesifik jenis tanamannya apa yang sesuai yang  punya nilai ekonomis bagi masyarakat dan akan didampingi oleh penyuluh pertanian," kata Bupati Masinton.

"Nah, tentu kami ingin lahan hutan produksi terbatas ini ditanami sesuai peruntukannya, bukan sawit. Karena itu nanti berpotensi longsor. Tanamannya sedang dikaji apakah tanaman aren, durian, atau jengkol, dan lain sebagainya, disesuaikan dengan kontur alam di sini," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Untuk itu, Bupati Masinton minta masyarakat untuk sama-sama menjaga hutan, menjaga lingkungan hidup.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT