News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mess Guru Menghabiskan Anggaran Daerah Sebesar Rp2,3 Miliar Rusak Parah

Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Kabupaten Aceh Barat menduga pembangunan mess atau rumah tinggal bagi guru di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas kabupaten Aceh Barat dengan nilai Rp2,3 miliar lewat tahun anggaran 2019 terindikasi korupsi
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:23 WIB
Mess Guru Menghabiskan Anggaran Daerah Sebesar Rp2,3 Miliar Rusak Parah
Sumber :
  • Tim Tvone/Chaidir

Aceh Barat, Aceh - Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Kabupaten Aceh Barat menduga pembangunan mess atau rumah tinggal bagi guru di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas kabupaten Aceh Barat dengan nilai Rp2,3 miliar lewat tahun anggaran 2019 terindikasi korupsi.
 
Pasalnya bagian dari gedung tersebut mengalami sejumlah kerusakan seperti retak, atap bocor dan kusen pintu yang mulai keropos.
 
Koordinator Gerak Aceh Barat, Edi Syah Putra mengatakan, adanya indikasi tersebut berdasarkan temuan lapangan terhadap spek bangunan itu yang dinilainya mengalami beberapa kerusakan padahal gedung tersebut baru berumur tiga tahun.
 
Kata Edi, dari penelusuran terhadap salah satu dari dua mess yang dibangun tahun 2019 oleh CV Jaya Andesmon tersebut mengalami retak-retak, selain itu atap bangunan itu juga bocor dan menyababkan kerusakan pada pelafon karenan rembesan air saat hujan. Bangunan ini sendiri berdasarkan Harga Perkiraan Sementara (HPS) senilai Rp2,3 miliar.
 
 “Temuan kita di lapangan ada sejumlah dinding yang mengalami keretakan, kemudian atapnya bocor dan menyebabkan rembesan air hujan ke dalam rumah, di mana plafon rumah sudah berbekas air rembesan hujan. Terus kosen pintunya juga sudah ada yang rusak,” kata Koordinator Gerak Aceh, Edi Syah Putra. Pada Selasa (17/5/2022).
 
Selain itu, kata dia, pembangunan mess tersebut juga nilainya terkesan menghamburkan anggaran sebab usai dibangun hingga saat ini masih terlantar lantaran tidak ada yang tempati.
 
Dalam pembangunan ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat juga dinilai telah mengangkangi aturan dalam proses penganggaran pembangunan mess tersebut, lantaran ia menilai pembangunan tidak melalui tahapan perencanaan sebagaimana dibutuhkan di lapangan, dan untuk pelaksanaan menurutnya terkendala terhadap pemakaiannya.
 
“Untuk itu, kita mendesak pihak terkait untuk menjelaskan hal ini ke publik dan bisa mempertanggung jawabkan secara hukum, hal ini penting agar publik mendapatkan penjelasan lebih akurat dan transparan,” ucapnya.
 
Selain itu ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk menelusuri terkait mekanisme proyek pembangunan mes guru yang diduga olehnya itu telah keluar dari ketentuan yang berlaku.
 
Selain itu, Edi meminta kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) agar melakukan audit investigasi sesuai dengan kewenangan yang dimiliki lembaga tersebut.
 
Kata dia, pentingnya kegiatan pembangunan mess tersebut ditelurusi sebab, sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah pasap 181 dan UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 17-18 menjelaskan bahwa proses penyusuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus didasarkan pada penetapan skala prioritas dan plafon anggaran.
 
“Atas dasar itu (aturan yang berlaku) mendesak DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten) untuk melaksanakan tugas dan fungsinya untuk melaksanakan fungsi pengawasan yang mengandung arti bahwa anggaran daerah menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai ketentuan yang ditetapkan,” imbuhnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat, Husaini, menolak memberi komentar terhadap temuan dari Gerak Aceh Barat tersebut.
 
“Pada tahun 2019 belum saya kepala dinas jadi saya tidak faham juga dan saya tidak mau berkomentar tentang hal ini,” kata Kadisdibud Aceh Barat, Husaini.(Kha/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT