News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satreskrim Polrestabes Medan, Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Penganiayaan Main Hakim Sendiri

Keempat tersangka masing-masing berinisial Putra Sembiring (35), Wiliam (28), Satria (28), dan Leo Sembiring Depari (36). Dari jumlah tersebut, satu orang tersangka, Putra Sembiring, telah ditangkap. Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi karena melarikan diri.
Selasa, 3 Februari 2026 - 23:12 WIB
Foto, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, saat menyampaikan keterangannya terkait kasus main hakim sendiri. (Alfiansyah)
Sumber :
  • Alfiansyah

Medan, tvOnenews.com — Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap dua karyawan toko ponsel yang diduga melakukan pencurian di tempat mereka bekerja.

Keempat tersangka masing-masing berinisial Putra Sembiring (35), Wiliam (28), Satria (28), dan Leo Sembiring Depari (36). Dari jumlah tersebut, satu orang tersangka, Putra Sembiring, telah ditangkap. Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi karena melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus penganiayaan ini sempat viral di media sosial. Para pelaku yang diketahui merupakan keluarga pemilik toko ponsel diduga tidak terima atas penetapan status tersangka yang dilakukan pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya menerima laporan penganiayaan dari dua karyawan toko ponsel bernama Glendito Opusunggu Aritonang dan Kristian Tarigan.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, pada November 2025 lalu.

“Setelah menerima laporan resmi, kami melakukan rangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga hasil visum. Dari hasil tersebut, kami menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan,” ujar Bayu.

Kronologi Kejadian

Bayu menjelaskan, kasus bermula dari laporan pencurian yang dilaporkan oleh pemilik toko ponsel ke Polsek Pancur Batu. Namun, keluarga pemilik toko justru melakukan penangkapan sendiri terhadap dua karyawan tersebut.

Kedua korban ditemukan di sebuah kamar hotel di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Saat diamankan, korban dimasukkan ke dalam bagasi mobil dan mengalami penganiayaan berupa pemukulan hingga penyetruman.

“Sebelumnya, penyidik sudah mengingatkan agar apabila pelaku pencurian ditemukan, segera memberitahukan kepada penyidik untuk dilakukan proses hukum yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Bayu.

“Namun, dari pelaku LS (Leo Sembiring) ini tidak menunggu perbantuan polisi atau penyidik. Mereka memutuskan sendiri untuk melakukan penangkapan,” sambungnya.

Luka Korban dan Bukti Visum

Saat kedua korban dibawa ke kantor polisi, kondisi keduanya dalam keadaan terluka. Keluarga korban kemudian membuat laporan ke Polrestabes Medan.

“Hasil visum dan keterangan dokter menyatakan terdapat luka di bagian kepala dan tubuh lainnya. Korban dipiting, ditarik keluar, dimasukkan ke dalam bagasi mobil, dan masih mengalami penganiayaan bahkan menggunakan alat setrum,” jelas Bayu.

Upaya Restorative Justice Gagal

Bayu menambahkan, pihak kepolisian sempat membuka ruang penyelesaian melalui Restorative Justice. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Dalam proses mediasi, pihak pemilik toko ponsel meminta uang perdamaian sebesar Rp250 juta hingga Rp50 juta. Sementara pihak keluarga korban hanya sanggup menyediakan Rp5 juta.

“Pada saat di Polsek sebenarnya sudah ada pertemuan, namun tidak terjadi kesepakatan karena perbedaan nilai mediasi,” ucapnya.

Saat ini, dua karyawan toko ponsel tersebut telah menjalani vonis pidana selama 2,5 tahun penjara berdasarkan putusan pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, salah satu pelaku penganiayaan telah ditangkap oleh Sat Reskrim Polrestabes Medan, dan tersangka lainnya masih berstatus buronan.

“Abang dan keluarganya yang juga ikut melakukan penganiayaan saat ini berstatus sebagai buronan,” pungkas Bayu. (als/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Skandal Asian Games 2026: Pebulu Tangkis Thailand Pitchamon Opatniputh Resmi Positif Doping

Update Skandal Asian Games 2026: Pebulu Tangkis Thailand Pitchamon Opatniputh Resmi Positif Doping

Tunggal putri Thailand, Pitchamon Opatniputh dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang saat hendak tampil di Asian Games 2026.
Apa yang Terjadi Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0? Begini Dampaknya bagi Peluang Garuda ke Final

Apa yang Terjadi Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia 0-0? Begini Dampaknya bagi Peluang Garuda ke Final

Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Ini dampaknya bagi peluang Garuda ke final.
Lebih dari 85 Persen Calon Manajer KDKMP Bersedia Ditempatkan, Mulai Bertugas Oktober

Lebih dari 85 Persen Calon Manajer KDKMP Bersedia Ditempatkan, Mulai Bertugas Oktober

Lebih dari 85 persen calon manajer KDKMP menyatakan bersedia ditempatkan. Sebanyak 28.620 calon manajer ditargetkan mulai bertugas Oktober 2026.
Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Intai Malaysia Usai Hasil Imbang di Stadion GBK

Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berubah setelah Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Senin 28 September: Indonesia Turun Peringkat, Belum Mampu Tambah Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (28/9/2026) pukul 21.00 WIB. Tim Indonesia turun peringkat usai belum mampu menambah emas.
KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

KPK Buka Peluang Dalami Kasus Suap SHGB Summarecon Usai Didatangi Kuasa Hukum Ahli Waris

Kuasa hukum ahli waris meminta KPK memeriksa pihak Summarecon terkait dugaan aliran uang dalam sengketa lahan dan pengurusan SHGB di Bogor.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT