GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Gabungan Bea Cukai Aceh Gagalkan Peredaran 60 Kilogram Sabu

Tim gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menggagalkan peredaran sebanyak 60 kilogram narkoba jenis sabu-sabu di wilayah provin
Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:00 WIB
Arsip foto- Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu hasil penindakan gabungan Bea Cukai dan BNN di Langsa, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • tim tvOne/Antara

Banda Aceh, tvOnenews.com - Tim gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menggagalkan peredaran sebanyak 60 kilogram narkoba jenis sabu-sabu di wilayah provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh Bier Budy Kismulyanto, mengatakan pengungkapan 60 kilogram sabu-sabu tersebut merupakan pengembangan dari penindakan penyelundupan 100 kilogram sabu-sabu di Kabupaten Aceh Timur pada Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam penindakan 60 kilogram sabu-sabu, tim menangkap seorang berinisial B, diduga dari jaringan narkoba tersebut. B ditangkap saat dalam perjalanan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kulu Kuta, Kutablang, Kabupaten Bireuen, pada Rabu (4/2)," kata Bier Budy Kismulyanto, Sabtu (7/2/2026).

Ia mengatakan pengungkapan peredaran 60 kilogram sabu-sabu tersebut merupakan kerja sama tim gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Aceh.

Bier Budy menyebutkan pengungkap 60 kilogram sabu-sabu itu berawal dari pengembangan penyelundupan 100 kilogram sabu-sabu di wilayah Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur pada Januari 2026.
Dari pengembangan kasus tersebut didapat informasi kelompok jaringan berada di wilayah Kabupaten Bireuen. Dari informasi tersebut, tim gabungan menyelidiki dan mengumpulkan laporan terhadap pihak-pihak yang diduga masih terlibat dalam jaringan yang sama.

Tim gabungan akhirnya menangkap B saat dalam perjalanan dengan kendaraan jenis L300 di Kabupaten Bireuen. Dari hasil pemeriksaan awal, B menyebutkan sabu-sabu disimpan di rumah orang tua anggota jaringan lainnya berinisial H. H kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Berdasarkan informasi B tersebut, tim gabungan bergerak ke rumah yang disebutkan B berada di Gampong Seuneubok Paya, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

"Tim menemukan tiga karung berisi narkotika jenis methamphetamine dengan total berat sekitar 60 kilogram. Barang bukti tersebut disembunyikan di dua tempat terpisah, yakni satu karung di kios kelontong depan rumah dan dua karung lainnya di sekitar kandang kambing belakang rumah," katanya.

Dari hasil interogasi lanjutan terungkap narkotika tersebut merupakan milik I yang kini masuk DPO. I juga merupakan bagian dari jaringan besar kasus 100 kilogram sabu-sabu.

Bier Budy Kismulyanto menegaskan pengungkapan penyelundupan barang terlarang tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memerangi peredaran gelap narkotika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan Bea Cukai Aceh terus memperkuat pengawasan dan sinergi lintas instansi, khususnya di wilayah perairan dan jalur-jalur rawan, guna menutup ruang penyelundupan narkotika.

"Kami juga mengajak elemen masyarakat berperan aktif memberantas narkotika dengan melaporkan setiap indikasi penyelundupan atau peredaran gelap narkotika kepada aparat penegak hukum," katanya. (Tim tvOne/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti Tambang Emas hingga Nikel, Pengusaha Sempat Protes

Bahlil Lahadalia resmi menunda usulan kenaikan tarif royalti tambang emas, nikel, tembaga hingga timah setelah menerima masukan dari pengusaha.
Scudetto Bukan Jaminan Aman, Inter Milan Siapkan Eksodus Pemain Besar-Besaran di Bursa Transfer Musim Panas

Scudetto Bukan Jaminan Aman, Inter Milan Siapkan Eksodus Pemain Besar-Besaran di Bursa Transfer Musim Panas

Inter Milan tampaknya belum ingin cepat puas meski baru saja memastikan gelar juara Liga Italia musim ini. Nerazzurri justru mulai menyiapkan perubahan besar.
Segera Dijual 18 Mei Mendatang, Berapa Kisaran Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta?

Segera Dijual 18 Mei Mendatang, Berapa Kisaran Harga Tiket Konser The Weeknd di Jakarta?

Harga tiket konser The Weeknd Jakarta diprediksi mulai Rp1,5 juta. Penjualan tiket dibuka mulai 18 Mei 2026 untuk artist presale.
Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI Ahmad Riza Patria mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk ikut aktif membangun desa dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)
Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Enam jemaah calon haji asal embarkasi Surabaya meninggal dunia karena sakit jantung, stroke dan hipertensi. Sedangkan 11 jemaah calon haji mengalami penundaan berangkat ke Tanah Suci karena mengalami sakit
Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China sebut Timnas Indonesia U-17 bisa mendapatkan keuntungan besar dari Jepanng di laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 20026. Begini selengkapnya.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT