GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Satu Keluarga di Langkat Bunuh Sopir Rental, 4 Tahun Baru Terbongkar

Pasca penemuan tulang belulang manusia di Dusun Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, petugas Reskrim Polres Langkat terus melakukan penelusuran dan mencari identitas korban yang diduga merupakan sopir travel.
Senin, 23 Mei 2022 - 19:17 WIB
Konpers Kapolres Langkat didampingi sejumlah PJU Polres Langkat
Sumber :
  • Tim TvOne/Taufik

Langkat, Sumatera Utara - Pasca penemuan tulang belulang manusia di Dusun Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, petugas Reskrim Polres Langkat terus melakukan penelusuran dan mencari identitas korban yang diduga merupakan sopir travel. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya sejumlah fakta dibeberkan Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok, saat menggelar konferensi pers pada Senin (23/5/2022) di Lapangan Januraga, Mapolres Langkat. 

 

Kapolres Langkat mengatakan, kejadian pembunuhan korban terjadi pada November 2018 silam. Di mana, saat itu seseorang bernama Marwan Syahputra dan keluarganya memesan mobil rental Toyota Innova, yang dikemudikan oleh korban bernama Bakrie, yang menjemput para pelaku di Tembung, Kota Medan. 

 

"Kejadian ini terjadi pada tahun 2018 silam. Di mana, berdasarkan keterangan istri pelaku bahwa korban menjemput para pelaku yang merupakan suami, istri dan orang tua di Tembung, Kota Medan," ucap Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok. 

 

Setelah menjemput para pelaku, korban kemudian membawa mobil ke Kabanjahe, Kabupaten Karo sesuai dengan tujuan pemesanan mobil. Saat berada di Kabanjahe, para penumpang tersebut memiliki niat untuk merampok mobil yang mereka tumpangi. 

 

"Saat tiba di Kabanjahe, para pelaku memiliki niat jahat untuk merampok mobil rental yang dikendarai oleh Bakrie," jelas Danu. 

 

Diakui pelaku, Marwan, bahwa demi melancarkan aksinya dia menggunakan tali untuk menjerat leher Bakrie. Kemudian, ayahnya, Legimin, langsung menancapkan pisau ke tubuh korban. 

 

"Setelah dijerat lehernya menggunakan tali, ayah pelaku kemudian menusuk korban lebih kurang 4 sampai lima kali menggunakan pisau," lanjut Kapolres Langkat. 

 

Karena adanya tusukan, korban mengeluarkan darah yang banyak dan seketika meninggal di tempat. Kemudian pelaku Legimin langsung mengambil alih mobil untuk dikendarai. 

 

"Setelah mobil dikuasai oleh ayah pelaku. Mayat korban lalu dibungkus dengan menggunakan terpal plastik dan diletakkan di bagian belakang mobil," jelas Kapolres Langkat lagi. 

 

Sesudah itu, Legimin membawa mobil kembali ke Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, dan sesampainya di rumah, para pelaku menggali tanah tepat berada di samping rumahnya, untuk menguburkan jasad korban. 

 

"Setelah berada di rumah, para pelaku menggali tanah tepat berada di samping rumah," ungkapnya. 

 

Dengan menggunakan bahan bakar minyak solar, para pelaku meletakkan jasad korban di dalam lubang dan seketika dibakar, guna menghilangkan jejak. 

 

"Kemudian korban ditaruh di dalam lubang yang sudah digali tersebut dan disiram solar lalu dibakar," ungkapnya lagi. 

 

Usai membersihkan diri, mobil Innova Rebont BK 1684 PI yang ternyata masih dalam proses kredit itu, rencananya akan dibawa ke Nganjuk, Jawa Timur. Namun diperjalanan terlihat oleh Debt collector, karena sudah lama tidak membayar pembiayaan kreditnya di leasing yang akhirnya disita oleh pihak leasing. 

 

"Setelah gagal menjual mobil tersebut,  akhirnya pelaku kembali ke rumah mereka di Kabupaten Langkat hingga akhirnya kasus pembunuhan ini terbongkar dengan penemuan tulang belulang yang ditanam pelaku," jelas Kapolres Langkat lebih lanjut. 

 

Setelah ditelusuri, akhirnya terbongkarlah identitas korban yang sempat tidak diketahui. Korban diketahui bernama Bakrie warga Aceh, dan sang istri Ani juga sempat membuat laporan ke Polrestabes Medan. Karena kehilangan suami yang ternyata sudah dibunuh pelaku. 

 

"Kita cocokan data dan laporan istri korban serta kita temui ternyata diyakini korban pembunuhan itu adalah Bakrie," papar Kapolres. 

 

Kapolres Langkat juga menyatakan akan terus mendalami kasus ini, mengingat modus perampokan dan pembunuhan tersebut cukup rapi, dan baru terbongkar setelah 4 tahun, karena adanya temuan tulang belulang manusia di halaman samping rumah warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pihak kepolisian pun menyangkakan Pasal 340 subsider 338 dan subsider 365 contoh 55 KUHP, pembunuhan berencana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (tht/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penitipan Kucing di Banda Aceh Ramai Jelang Idul Fitri

Penitipan Kucing di Banda Aceh Ramai Jelang Idul Fitri

Sejumlah pengelola jasa penitipan kucing di Banda Aceh menyatakan penitipan hewan peliharaan meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. "Ada pen
KPK Beri Layanan Khusus untuk Tahanan Saat Hari Raya Idulfitri

KPK Beri Layanan Khusus untuk Tahanan Saat Hari Raya Idulfitri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar Shalat Idulfitri bagi tahanan di Masjid Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (21/3/2026).
Tips Mudik Aman dari Damkar: Pastikan Kompor dan Listrik Padam Sebelum Berangkat

Tips Mudik Aman dari Damkar: Pastikan Kompor dan Listrik Padam Sebelum Berangkat

Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengeluarkan peringatan penting bagi warga. 
Korea Selatan Tetap Lanjutkan Bidding Piala Asia, Bagaimana dengan Indonesia?

Korea Selatan Tetap Lanjutkan Bidding Piala Asia, Bagaimana dengan Indonesia?

AFC memutuskan untuk membatalkan rangkaian bidding tuan rumah Piala Asia di dua edisi tersebut setelah FIFA meminta AFC mengubah format Piala Asia di tahun genap. 
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Arus Mudik Kembali Normal, Korlantas Polri Hentikan One Way Nasional KM 70 Sampai KM 414 GT Kalikangkung

Arus Mudik Kembali Normal, Korlantas Polri Hentikan One Way Nasional KM 70 Sampai KM 414 GT Kalikangkung

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan sementara kebijakan arus mudik Lebaran 2026 berupa One Way Nasional dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan KM 414 GT Kalikangkung pada Jumat (20/3/2026) siang.

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT