News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Sumsel Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut di Posko DVI Palembang

Polda Sumatera Selatan memberikan informasi terbaru terkait penanganan kecelakaan lalu lintas ganda yang melibatkan bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Kabup
Kamis, 7 Mei 2026 - 10:24 WIB
Korban kecelakaan maut bus ALS vs truk di Muratara di di RS Bhayangkara Polda Sumsel.
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Palembang, tvOnenews.com - Polda Sumatera Selatan memberikan informasi terbaru terkait penanganan kecelakaan lalu lintas ganda yang melibatkan bus ALS dan truk tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis pagi, 7 Mei 2026, sekitar pukul 05.10 WIB untuk menjalani proses identifikasi menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri. Tim ahli mulai bekerja sejak pukul 07.30 WIB di Posko DVI yang berlokasi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara.

Langkah ini diambil guna memberikan kepastian identitas bagi para korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius akibat kobaran api saat kejadian.

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. 

Kecelakaan melibatkan bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan truk tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.

Peristiwa tragis ini diduga bermula saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan, namun kehilangan kendali sehingga berbelok ke jalur kanan dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.

Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan. Berikut data identitas korban yang telah berhasil dihimpun pihak kepolisian.

Korban meninggal dunia; 1) Aryanto (49), pengemudi truk tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau, 2) Martono (48), penumpang truk tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara, 3) Alif (44), pengemudi bus ALS, warga Jawa Tengah, 4) Saf (50), kenek bus ALS, warga Medan, 5) Maleh (42), kru bus ALS, warga Medan, 6) Relodo, penumpang bus ALS, 7) Zulkifli, penumpang bus ALS, 8) Aldi Sulistiawan, penumpang bus ALS, 9) Rani, penumpang bus ALS, istri Aldi Sulistiawan, 10) Bela, penumpang bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani, 11) Enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh Tim DVI Polri.

Korban selamat; 1) Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah - mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit, 2) Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah - mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit, 3) Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit, 4) M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus ALS, warga Riau - mengalami luka lecet atau luka ringan.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk bangkai kedua kendaraan yang terbakar, tabung gas, mesin motor, serta barang pribadi penumpang lainnya. Penanganan logistik dan pengawalan jenazah dilakukan oleh personel Polres Lubuk Linggau dengan mengerahkan 16 ambulans di bawah pengawalan ketat kepolisian.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh memfasilitasi keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung. 

Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910  untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” ujar Nandang.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna mencegah terjadinya insiden serupa. (Tim tvOne/wna)

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026
Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026) membuat Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang di kandang klub Australia. 

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT