Polrestabes Medan Kerahkan Ratusan Personel untuk Antisipasi Kejahatan dan Kemacetan Saat Blackout
- tim tvOne/Alfiansyah
Medan, tvOnenews.com - Sebanyak 365 personel gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan dikerahkan untuk melaksanakan patroli selama pemadaman listrik yang terjadi sejak Jumat (22/5/2026) sore.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan, nantinya ratusan personel ini akan disebar ke lokasi-lokasi yang listriknya masih padam, dan wilayah rawan aksi kejahatan.
Akan tetapi, sejak Jumat malam sebelumnya personel diluar dari 365 sudah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas, dan mengantisipasi tindakan kriminal saat pemadaman listrik terjadi.
"Kesiapan pasukan sekurang-kurangnya yang kita kerahkan 365 personel, diluar yang sudah melakukan patroli. 365 akan kami sebarkan di titik yang terjadi pemadaman, dan membutuhkan Polisi," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (23/5/2026) malam.
Ia menjelaskan, selain pengerahan personel, pihaknya juga menurunkan 78 mobil patroli dan 58 sepeda motor trail. Sedangkan untuk personel yang berada di lokasi atau stasioner, ada 29 titik.
"Untuk kendaraan patroli ada 78 mobil patroli kami kerahkan dan untuk roda 2 ada 58. Sasarannya adalah melakukan stasioner di persimpangan jalan masih pemadaman listrik," sebutnya.
Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut, menjelaskan, untuk personel yang berpatroli disiagakan untuk mengantisipasi kejahatan yang memanfaatkan situasi black out, seperti begal, dan juga geng motor.
Untuk sebagian lagi, berjaga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kurang lebih sebanyak 91 SPBU di Kota Medan. Sebab, banyak SPBU yang kewalahan menghadapi pembeli karena ramai diserbu oleh masyarakat.
"Kedua, secara mobile di lokasi berpotensi kejahatan jalanan. Ketiga, kami tempatkan personel ke SPBU di kota Medan, karena ada 91 SPBU di Medan," ucapnya.
Lebih lanjut, Calvijn menyampaikan, telah berkoordinasi dengan pihak SPBU terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sampai saat ini stoknya masih aman.
Ia juga menghimbau kepada seluruh warga Kota Medan, untuk tidak panik buying.
"Untuk stok BBM aman dan normal, mudah-mudahan masyarakat Kota Medan tidak panik buying dan bisa melakukan kegiatan rutin yang seperti biasa. Kita melihat ini semua kegiatan masyarakat cukup normal, mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Load more