News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penertiban Lahan Garapan Eks PTPN 2 Ricuh, Warga dan TNI Saling Dorong di Deli Serdang

Ratusan warga Dusun Pondok Pool, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, terlibat bentrokan dengan sejumlah personel TNI Angkatan Laut saat penertiban lahan garapan eks PTPN 2, Senin (27/7/2026) siang.
Rabu, 29 Juli 2026 - 19:29 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Martinus

Deli Serdang, tvOnenews.com - Ratusan warga Dusun Pondok Pool, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, terlibat bentrokan dengan sejumlah personel TNI Angkatan Laut saat penertiban lahan garapan eks PTPN 2, Senin (27/7/2026) siang.

Kericuhan terjadi ketika warga menghadang alat traktor dan personel yang berada di lokasi. Warga terlibat aksi saling tarik dan dorong dengan petugas yang menggunakan tameng. Bahkan, sejumlah warga nekat melabrak barisan personel TNI hingga situasi memanas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga juga sempat menaiki mobil milik TNI serta menarik paksa operator traktor agar turun dan meminta alat tersebut putar balik dari lokasi lahan yang telah puluhan tahun digarap masyarakat.

Salah seorang warga mengatakan, masyarakat tidak terima dengan upaya penertiban tersebut karena lahan telah mereka duduki dan kelola selama puluhan tahun.

“Kami tidak terima, mereka (TNI) dengan enaknya mau merampas lahan garapan yang sudah puluhan tahun kami duduki dan kelola. Mereka alasan ketahanan pangan, kami juga masyarakat nanam pertanian di lahan ini,” ucap warga.

Warga berharap persoalan lahan yang selama puluhan tahun mereka garap dapat diselesaikan melalui jalur dialog dan tidak berujung pada konflik terbuka.

Masyarakat juga meminta pemerintah dan pihak terkait turun tangan untuk mencari solusi yang adil bagi seluruh pihak. Kejelasan terkait penguasaan dan pemanfaatan lahan diharapkan segera diperoleh agar persoalan tersebut tidak semakin memicu ketegangan antara warga dan aparat.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, melalui pesan WhatsApp pada Selasa (28/7/2026), menjelaskan bahwa prajurit datang ke lokasi untuk melakukan penanaman ketahanan pangan di areal lahan PTPN.

Menurut Wahyu, dinamika terjadi ketika alat pembajak sawah memasuki area kegiatan. Personel Kodaeral I disebut tetap mengutamakan sikap tenang dan penuh pengendalian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Formasi Pengendalian Huru-Hara atau PHH diterapkan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah eskalasi situasi dan bukan untuk melakukan tindakan represif.

Wahyu mengatakan, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan pengamanan terukur menjadi kunci agar situasi tetap terkendali, sekaligus memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pendapat secara damai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Cristiano Ronaldo berhasil membawa pulang gelar Ballon d’Or of All Time (BOAT) pada Kamis (29/10/2026) dini hari tadi WIB. Dia mengalahkan Lionel Messi dalam pemungutan suara.
Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Partisipasi warga Arab keturunan Palestina dalam Pemilu Israel 2026 kemarin membuat koalisi Partai Likud yang dipimpin petahana Benjamin Netanyahu khawatir.
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Inter Milan berhasil mengklaim puncak klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 yang sempat direbut Lazio. Sedangkan Juventus dan AC Milan sama-sama gagal memperbaiki peringkat.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Persaingan ganda campuran Indonesia di babak 16 besar Hylo Open 2026 dipastkan berlangsung seru. Pasalnya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah akan berhadapan dengan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di Saarbrücken, Jerman, Kamis (29/10/2026).
Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil lolos ke babak kedua Hylo Open 2026. Meski demikian, pasangan baru tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan di babak pertama.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT