News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Green Justice Indonesia Buka Akses Pasar Produk Hutan di PRSU, Dari Kemenyan hingga Kopi Arabika

Ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun ini menghadirkan warna baru yang sarat edukasi dan aksi lingkungan. Kehadiran stan Green Justice Indonesia
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:33 WIB
Green Justice Indonesia Buka Akses Pasar Produk Hutan di PRSU, Dari Kemenyan hingga Kopi Arabika
Sumber :
  • tvOnenews

Medan, tvOnenews.com - Ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun ini menghadirkan warna baru yang sarat edukasi dan aksi lingkungan. Kehadiran stan Green Justice Indonesia (GJI) sukses menarik perhatian pengunjung berkat fokus utama mereka pada kampanye konservasi alam serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Manajer Program Green Justice Indonesia, Sofian Adly, mengatakan bahwa upaya menjaga hutan tidak dapat dipisahkan dari penguatan masyarakat yang telah lama hidup berdampingan dengan kawasan hutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pendekatan konservasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sumber-sumber penghidupan yang berkelanjutan tanpa merusak ekosistem.

"Green Justice Indonesia berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat di sekitar kawasan hutan melalui pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal yang tetap menjaga kelestarian hutan. Masyarakat harus menjadi bagian dari solusi, bukan diposisikan sebagai ancaman terhadap hutan," ujar Ali, sapaan akrabnya, Sabtu (1/8/2026).

Salah satu bentuk pendampingan dilakukan kepada Masyarakat Hukum Adat (MHA) Simardangiang di Desa Simardangiang, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara. Masyarakat adat tersebut selama turun-temurun menggantungkan penghidupan dari hasil hutan bukan kayu, terutama getah kemenyan yang juga menjadi bagian dari identitas budaya mereka.

Pada 2023, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menetapkan pengakuan dan perlindungan MHA Simardangiang melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 457 Tahun 2023 dengan wilayah adat seluas 5.797 hektare. Pengakuan itu diperkuat pada 15 Maret 2024 melalui penetapan Hutan Adat Simardangiang seluas 2.917 hektare oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Menurut Sofian, pengakuan hukum tersebut harus diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat agar manfaat hutan dapat dirasakan tanpa mengubah fungsi kawasan.

"Kami melihat kemenyan memiliki potensi nilai tambah yang besar apabila dikembangkan melalui hilirisasi, misalnya menjadi parfum, minyak atsiri, aromaterapi, kosmetik, maupun produk turunan lainnya. Dengan begitu, masyarakat memperoleh pendapatan yang lebih baik tanpa harus membuka hutan," katanya.

Selain itu, Green Justice Indonesia juga mendampingi masyarakat pengelola perhutanan sosial di Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang juga berada di Blok Barat Bentang Alam Batang Toru. Pendampingan dilakukan terhadap LPHD Permata Hijau di Desa Marancar Godang, LPHD Sugi Natama di Desa Sugi, LPHD Maju Mandiri di Desa Marancar Julu, LPHD Kolam Indah di Desa Gunung Binanga, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Gapuk Julu Sejahtera di Desa Gapuk Tua.

Di desa-desa tersebut, masyarakat mengembangkan kopi arabika dan robusta melalui sistem budidaya yang mempertahankan tutupan hutan sebagai penyangga sumber air dan habitat satwa liar. 

Green Justice Indonesia mendukung penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pengembangan akses pasar agar kopi yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Ali menjelaskan, baik MHA Simardangiang maupun kelompok-kelompok perhutanan sosial di Marancar berada di Blok Barat Bentang Alam Batang Toru, salah satu kawasan dengan nilai konservasi tinggi yang menjadi habitat berbagai spesies penting, termasuk orangutan tapanuli, serta menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat penting bagi Sumatera Utara dan dunia.

"Ketika masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari hutan yang tetap lestari, mereka akan menjadi penjaga pertama kawasan tersebut. Karena itu, penguatan masyarakat adat dan perhutanan sosial bukan hanya soal meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga merupakan strategi konservasi yang efektif. Masa depan Bentang Alam Batang Toru bergantung pada keberhasilan kita membangun model pembangunan yang adil bagi masyarakat sekaligus mampu menjaga keanekaragaman hayati," sebutnya.

Melalui ajang PRSU ke-50, GJI memfasilitasi pertemuan langsung antara masyarakat pengelola hutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari calon pembeli, pelaku usaha, investor, hingga mitra pemasaran strategis.

Langkah ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas, mendongkrak nilai jual produk lokal, serta mendorong terbentuknya kemitraan usaha yang berkelanjutan.

Dukungan dari berbagai pihak sangat krusial agar komoditas unggulan kawasan hutan dapat berkembang menjadi produk berkualitas tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.

Ali menambahkan, ketika masyarakat sekitar kawasan hutan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari pengelolaan hutan yang lestari, maka motivasi untuk melindungi kawasan dari ancaman perambahan, pembalakan liar, dan kerusakan lingkungan akan semakin kuat secara mandiri.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar promosi. Kami ingin menunjukkan bahwa perlindungan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan," ujar Ali.

Untuk diketahui, antusiasme tinggi tampak dari para pengunjung PRSU, salah satunya Dian Gunawan. Ia mengaku sangat terkesan dan baru pertama kalinya menemukan stan dengan konsep unik serta edukatif di ajang tahunan tersebut.

“Tadi saya lihat ada foto-foto keren, terus ada juga kemenyan sama kopi. Baru ini saya lihat di sini (PRSU),” ungkap Gunawan.

Ketertarikan tersebut mendorong Gunawan untuk berdialog langsung dengan penjaga stan guna menggali informasi lebih dalam mengenai profil serta program-program konservasi yang dijalankan oleh Green Justice Indonesia.

“Dijelaskan tadi dengan gamblang dan mudah dipahami,” pungkasnya puas.

Kehadiran GJI di PRSU ke-50 membuktikan bahwa isu pelestarian lingkungan dan kampanye konservasi dapat dikemas secara menarik, interaktif, serta dekat dengan masyarakat luas, sekaligus memperkuat solusi nyata kesejahteraan ekonomi berbasis kelestarian hutan.

Bahkan tidak kalah menariknya, pengunjung bisa menikmati kopi gratis di Stan GJI. Manajer Program GJI, Sofian Adli menyebut, ngopi gratis bagian dari promosi komoditi kopi yang ditanam masyarakat desa di dalam kawasan hutan desa dampingan mereka. (aag)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, OTT ke-21 di 2026

KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, OTT ke-21 di 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) ke-21 sepanjang tahun 2026. 
AFC Sebut Persib Beri Kejutan di Puncak Klasemen Pekan Pertama ACL 2, FC Seoul Kena Mental di K-League

AFC Sebut Persib Beri Kejutan di Puncak Klasemen Pekan Pertama ACL 2, FC Seoul Kena Mental di K-League

Persib Bandung memastikan puncak klasemen Grup E babak penyisihan ACL 2 setelah menaklukkan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, 16 September 2026 lalu. 
KPK Bawa Koper dan Boks dari Kantor Summarecon Bogor Usai Penggeledahan Kasus Suap HGB

KPK Bawa Koper dan Boks dari Kantor Summarecon Bogor Usai Penggeledahan Kasus Suap HGB

KPK menggeledah kantor Summarecon Bogor terkait kasus suap pengurusan HGB. Petugas membawa koper, tas, dan dua boks dari lokasi.
IMF Peringatkan Utang Dunia Makin Berat, AS hingga Negara Berkembang Terancam Tertekan

IMF Peringatkan Utang Dunia Makin Berat, AS hingga Negara Berkembang Terancam Tertekan

IMF memperingatkan utang publik dunia hampir 100% PDB global. Beban bunga meningkat dan menekan ruang fiskal sejumlah negara.
Kasus Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang: KPK Usut Belasan Aset Mewah Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kasus Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang: KPK Usut Belasan Aset Mewah Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kepemilikan belasan aset bernilai tinggi milik anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Yayat Sudrajat alias Lippo.
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Kunci Kemenangan Garuda Pertiwi Usai Bantai Vietnam di Asian Games 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Kunci Kemenangan Garuda Pertiwi Usai Bantai Vietnam di Asian Games 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Loudry Maspaitella mengungkapkan kunci kemenangan Garuda Pertiwi atas Vietnam. Ersandrina Devega dan kawan-kawan pun masih memiliki asa menjadi peringkat kelima terbaik.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Sri Sultan Hamengkubuwono X soroti dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dialami pemilik usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT