News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

662 iPhone dan 1 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Bengkalis, Nilainya Hampir Rp6 Miliar

Bea Cukai Bengkalis memusnahkan ratusan telepon seluler bekas hingga lebih dari satu juta batang rokok ilegal. Total nilai Barang yang Menjadi Milik Negara atau BMMN yang dimusnahkan mencapai Rp5.991.892.259 atau hampir Rp6 miliar.
Kamis, 3 September 2026 - 15:49 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Tim tvOne

Bengkalis, tvOnenews.com — Bea Cukai Bengkalis memusnahkan ratusan telepon seluler bekas hingga lebih dari satu juta batang rokok ilegal. Total nilai Barang yang Menjadi Milik Negara atau BMMN yang dimusnahkan mencapai Rp5.991.892.259 atau hampir Rp6 miliar.

Pemusnahan dilakukan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai atau KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis di Kantor Bantu Bea Cukai Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Selasa(1/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang dikumpulkan sejak Semester I 2025 hingga Juli 2026.

Dari berbagai barang hasil penindakan tersebut, negara juga berhasil mencegah potensi kerugian sebesar Rp1.772.794.602.

Barang dengan nilai terbesar yang dimusnahkan berupa 662 unit telepon seluler bekas merek Apple atau iPhone berbagai tipe. Nilai barang tersebut ditaksir mencapai Rp4.122.417.097.

Selain iPhone, Bea Cukai Bengkalis memusnahkan 1.043.358 batang rokok ilegal serta 312 kaleng atau 101,52 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol atau MMEA.

Pemusnahan juga dilakukan terhadap 98 jenis barang ilegal lainnya. Di antaranya pakaian, sepatu, tas dan barang bekas impor, kasur, karpet, kosmetik tanpa izin edar BPOM, rokok elektrik hingga berbagai peralatan elektronik bekas.

Nilai kelompok barang tersebut diperkirakan mencapai Rp1.869.475.162.

Jalur masuk menjadi perhatian

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis Novryansyah mengatakan, pengungkapan berbagai barang ilegal tersebut tidak terlepas dari pengawasan dan sinergi dengan sejumlah instansi terkait.

Menurutnya, sebagian besar barang ilegal yang berhasil diamankan ditemukan setelah masuk melalui jalur darat. Sebelumnya, barang tersebut diduga dibawa melalui pelabuhan resmi maupun pelabuhan tidak resmi yang berada di wilayah pengawasan Bea Cukai Bengkalis, termasuk kawasan Selatpanjang.

”Faktor perencanaan, kolaborasi hingga eksekusi menjadi penentu dalam menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal,” kata Novryansyah.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap jalur masuk barang akan terus diperkuat untuk mencegah peredaran barang yang tidak memenuhi ketentuan di wilayah Bengkalis dan sekitarnya.

Lindungi masyarakat dan iklim usaha

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC Riau Dwijo Muryono mengatakan, pemusnahan BMMN merupakan bagian dari upaya Bea Cukai dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga wilayah Indonesia dari peredaran barang ilegal.

Menurutnya, keberadaan barang ilegal tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran aturan kepabeanan dan cukai, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan, keselamatan masyarakat, lingkungan, serta iklim usaha yang sehat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga menilai besarnya jumlah dan nilai barang yang dimusnahkan menjadi gambaran bahwa peredaran barang ilegal masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan pengawasan dan penindakan secara konsisten.

Dengan dimusnahkannya 662 iPhone, lebih dari satu juta batang rokok ilegal, minuman beralkohol, serta berbagai barang lainnya, Bea Cukai Bengkalis menegaskan barang hasil penindakan yang telah berstatus sebagai BMMN tidak akan dibiarkan kembali beredar di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri jadi Satu-satunya Pemain Baru Hyundai Hillstate yang Belum Debut? Nasibnya di KOVO Cup 2026 Dipertanyakan

Megawati Hangestri jadi Satu-satunya Pemain Baru Hyundai Hillstate yang Belum Debut? Nasibnya di KOVO Cup 2026 Dipertanyakan

Menjelang dimulainya musim baru Liga Voli Korea, Hyundai Hillstate terus mematangkan persiapannya dengan menggelar sejumlah laga uji coba.
Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Perusahaan

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Reputasi Perusahaan

PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi gemilang atas konsistensinya dalam mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). 
Viral Dokter Obgyn Diduga Kirim DM Seksual ke Wanita, Ini 2 Kasus Serupa yang Pernah Terjadi

Viral Dokter Obgyn Diduga Kirim DM Seksual ke Wanita, Ini 2 Kasus Serupa yang Pernah Terjadi

Dokter Obgyn diduga kirim DM seksual ke wanita hingga viral di media sosial. Simak 2 kasus serupa yang pernah melibatkan dokter dan perempuan.
Polda Kalsel Tetapkan 3 Tersangka Kebakaran Lahan, Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi

Polda Kalsel Tetapkan 3 Tersangka Kebakaran Lahan, Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus dalami kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan
Blak-blakan Megawati Hangestri Bidik Panggung Eropa, 4 Klub Elite Ini Pernah Dikaitkan dengan Megatron

Blak-blakan Megawati Hangestri Bidik Panggung Eropa, 4 Klub Elite Ini Pernah Dikaitkan dengan Megatron

Megawati Hangestri ternyata memiliki ambisi yang lebih besar untuk perjalanan kariernya di dunia voli. Ini 4 klub elite yang pernah dikaitkan dengan Megatron.
Polda Sumsel Terima Visitasi Kompolnas: Pertegas Penguatan Pelayanan Publik

Polda Sumsel Terima Visitasi Kompolnas: Pertegas Penguatan Pelayanan Publik

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan nasional. 

Trending

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Gaji Megawati Hangestri Jauh Lebih Kecil dari Jordan Wilson di Hillstate? Ini Detailnya

Meskipun akan jalani tahun ketiganya di liga voli Korea, namun gaji Megawati Hangestri di Hillstate ternyata masih jauh lebih kecil ketimbang Jordan Wilson.
80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

80 Siswa di Sidoarjo Masih Dirawat Akibat Keracunan MBG, Ini Respons BGN

Sebanyak 80 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sosok Diduga Prajurit Berseragam Dinas Hadir di Miss Transpuan Bangkok, Mabes TNI: Kami Cek

Sosok Diduga Prajurit Berseragam Dinas Hadir di Miss Transpuan Bangkok, Mabes TNI: Kami Cek

Sosok diduga prajurit TNI berseragam dinas hadir di sebuah kontes kecantikan khusus transpuan di Bangkok, Thailand. Markas Besar TNI masih melakukan pengecekan internal. 
Timnas Indonesia U-20 Tak Wajib Menang atas Laos? Begini Skenario Lolos ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 Tak Wajib Menang atas Laos? Begini Skenario Lolos ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 akan kembali tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 pada Kamis (3/9/2026) malam ini WIB. Mereka akan menghadapi Laos yang notabenenya adalah tuan rumah.
Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Lawan Maraknya Pinjol Ilegal dan Bank Titil, BPR Danamas Buka Kantor Layanan Baru di Surabaya

Maraknya ancaman jeratan utang berbunga tinggi dari pinjaman online (pinjol) ilegal dan bank pasar, membuat sektor perbankan daerah turun tangan guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan dana masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan setelah bergabung dengan Hyundai Hillstate. Dijuluki “Kim Yeon-koung Indonesia”, Megatron.
KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang Korupsi Haji ke Pansus DPR RI Era Pimpinan Nusron Wahid

KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang Korupsi Haji ke Pansus DPR RI Era Pimpinan Nusron Wahid

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelaah soal terungkapnya didalam fakta persidangan terkait dugaan aliran uang kuota haji ke Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI 2024, Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT