News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geruduk Polresta Bukittinggi, Massa dari UFDK Desak Kepastian Hukum dan Penangkapan Tersangka Kekerasan Kampus

Suasana di depan Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Bukittinggi mendadak riuh pada Kamis pagi. Ratusan sivitas akademika Universitas Fort de Kock (UFDK)
Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:17 WIB
Suasana demo di depan Mako Polresta Bukit Tinggi.
Sumber :
  • tim tvOne/Andri Saputra

Kasus kekerasan yang merambah institusi pendidikan tinggi kembali menjadi sorotan tajam publik. Dunia kampus yang seharusnya menjadi zona aman (safe space) bagi civitas akademika untuk menimba ilmu, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri, justru tercoreng oleh aksi-aksi kekerasan yang diduga melibatkan oknum-oknum tertentu.

Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan dalam insiden ini meliputi, krisis kepercayaan pada penegak hukum, keterlambatan penetapan tersangka pada kasus utama (seperti kasus EN) menunjukkan adanya hambatan birokrasi atau lambatnya proses investigasi forensik kepolisian, yang berisiko merusak kepercayaan publik terhadap penegak hukum lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah proaktif yang diambil oleh Warek 1 Dr. Nurhayati bersama jajaran rektorat patut diapresiasi karena mampu menjembatani aspirasi mahasiswa sekaligus menjaga kondusifitas keamanan kota melalui pembatasan jumlah massa aksi.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengoptimalkan kinerja Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) serta kekerasan lainnya secara independen dan transparan.

Menutup rangkaian aksi damai tersebut, pihak rektorat UFDK memberikan ultimatum kepada jajaran Mapolresta Bukittinggi. Jika dalam waktu dekat seluruh laporan yang tertunda tidak segera direalisasikan termasuk penangkapan para tersangka dan kejelasan status hukum korban EN, pihak kampus memastikan tidak akan mampu membendung amarah massa.

Kampus berencana akan kembali turun ke jalan dengan mengerahkan gelombang massa yang jauh lebih besar, melibatkan ribuan sivitas akademika secara penuh, hingga tuntutan keadilan benar-benar ditegakkan di bumi Bukittinggi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Mapolresta Bukittinggi belum memberikan keterangan resmi lanjutan terkait desakan percepatan penanganan empat laporan kasus kekerasan kampus tersebut. (Asa/wna)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia di Ambang Sejarah, Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

Timnas Indonesia di Ambang Sejarah, Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

Timnas Indonesia tinggal selangkah lagi mengakhiri puasa gelar 35 tahun. Juara FIFA ASEAN Cup 2026 bisa mengukir sejarah baru bagi Skuad Garuda di final.
BREAKING
NEWS
Daftar Lengkap Ketua hingga Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo Subianto

Daftar Lengkap Ketua hingga Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo Subianto

Pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), berdasarkan Keppres 107 P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Viral Kekerasan Sasar ABK, Ini Respons Menohok Polda Metro Jaya

Viral Kekerasan Sasar ABK, Ini Respons Menohok Polda Metro Jaya

Video rekaman aksi dugaan kekerasan terhadap seorang anak buah kapal (ABK) viral di media sosial.
PSSI-nya Singapura Diseruduk Netizen Usai Kalah Memalukan 6-0 dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Shame on You!

PSSI-nya Singapura Diseruduk Netizen Usai Kalah Memalukan 6-0 dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Shame on You!

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menjadi sasaran amukan netizen usai The Lions kalah dari Malaysia. Singapura dipermalukan dengan skor 0-6 pada laga Grup A.
Viral Video Kekerasan ABK, Tubuh Dimasukan ke Dalam Tong Berisi Air Hingga Aksi Mengerikan Ini

Viral Video Kekerasan ABK, Tubuh Dimasukan ke Dalam Tong Berisi Air Hingga Aksi Mengerikan Ini

Viral video di media sosial berupa dugaan aksi kekerasan yang diduga dialami sejumlah anak buah kapal (ABK).
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT