GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temuan Jejak Harimau Sumatera di Perladangan, BBKSDA: Ukurannya Sudah Besar

Warga di tiga desa yakni Desa Nagurguran, Desa Sitapongan, Desa Sibuntuon dikejutkan dengan ditemukannya jejak Harimau Sumatera di perladangan warga desa.
Sabtu, 2 Juli 2022 - 13:30 WIB
Camat dan BBKSDA Sumut di lokasi penemuan jejak Harimau.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Syaren

Humbang Hasundutan, Sumatera Utara - Warga di tiga desa Kecamatan Sijamapolang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yakni Desa Nagurguran, Desa Sitapongan, Desa Sibuntuon dikejutkan dengan ditemukannya jejak Harimau Sumatera di perladangan berjarak sekitar tiga kilometer dari perkampungan. 

Camat Sijamapolang, Toga Simamora mengatakan informasi penemuan jejak harimau itu disampaikan masyarakat pada Jumat (24/6/2022) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah mendapat informasi tersebut kita langsung turun ke lokasi bersama tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara," kata Toga Simamora kepada tvonenews.com, Sabtu (2/7/2022).

Menurut Toga, harimau tersebut dimungkinkan hanya melintas di perladangan di tiga desa itu. “Tidak ada masyarakat yang melihat harimaunya, namun hanya jejaknya yang ditemukan. Salah satunya ditemukan di lokasi pembukaan jalan oleh PT. Toba Pulp Lestari," jelasnya. 

Namun, lanjut Toga, seminggu setelah ditemukan jejak harimau tersebut, situasi saat ini aman dan kondusif. "Tidak ada lagi ditemukan masyarakat jejak harimau yang baru, mungkin harimaunya hanya melintas saat itu," ungkapnya. 

Meski demikian, kata Toga, antisipasi dini dilakukan pihaknya bersama BBKSDA Sumatera Utara untuk mencegah dampak buruk yang terjadi.

"Karena di lokasi perlintasan harimau tersebut warga menambatkan ternak peliharaannya seperti kerbau dan lembu. Jadi kita imbau masyarakat untuk sementara menarik ternaknya dari lokasi tersebut menunggu perkembangan, apakah harimau tersebut masih melintas atau bagaimana," katanya. 

Selain itu, camat juga telah mengimbau masyarakat agar secara berkelompok pergi ke ladang. "Jangan pergi sendirian ke ladang, dan masyarakat kita imbau untuk mengatur waktu ke ladang, mulai pukul 09.00 WIB pagi sampai pukul 16.00 WIB sore," imbaunya. 

Camat Toga Simamora juga memastikan bahwa jejak tapak kaki yang ditemukan itu adalah jejak harimau. Karena menurutnya, jejak kerbau dan sejenisnya bila dibandingkan dengan jejak harimau sangat berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau jejak kerbau masuknya itu ke tanah kan? ini jejak yang kita temukan di lokasi berada di atas, tidak masuk ke tanah," jelas Toga.

Terpisah, Kepala Seksi BBKSDA Sumatera Utara wilayah Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Manigor Lumbantoruan yang dihubungi tvonenews.com, Sabtu (2/7/2022) siang mengatakan harimau tersebut kemungkinan sudah besar atau dewasa. "Hal itu berdasarkan tapak jejaknya yang dilihat di lokasi sudah sebesar tapak," jelasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.
Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia U-17 Bakal Tersingkir Lebih Cepat dari Piala Asia 2026

Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia U-17 Bakal Tersingkir Lebih Cepat dari Piala Asia 2026

Media Vietnam mulai pesimistis dengan peluang Timnas Indonesia U-17 lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2026 usai kalah 0-2 dari Qatar.
Santriwati Ungkap Hukuman Berat yang Diterima Jika Tak Mau Turuti Nafsu Bejat Kiai Ashari

Santriwati Ungkap Hukuman Berat yang Diterima Jika Tak Mau Turuti Nafsu Bejat Kiai Ashari

Santriwati yang notabene menjadi korban pencabulan Kiai Ashari mengungkapkan bahwa ada hukuman yang diberikan jika tak turuti nafsu bejat sang pengasuh ponpes.
Perkuat Perlindungan Pekerja di Ekosistem Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama dengan Kemenkop

Perkuat Perlindungan Pekerja di Ekosistem Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama dengan Kemenkop

Kemenkop dan BPJS Ketenagakerjaan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan bagi seluruh ekosistem koperasi, mulai dari pengurus, pengelola, pekerja, hingga anggota koperasi
5 Weton yang Diprediksi Apes Tanggal 12 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar dan Hindari Langkah Gegabah

5 Weton yang Diprediksi Apes Tanggal 12 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar dan Hindari Langkah Gegabah

Bagi lima weton di bawah ini, tanggal 12 Mei 2026 diprediksi akan menjadi hari yang "berat" jika Anda terlalu memaksakan kehendak. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT