GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memilukan, Balita Berusia 4 Tahun Asal Deli Serdang Dicabuli Hingga Dianiaya Paman dan Bibi serta Ibu Kandungnya

Memilukan kisah dari seorang balita berusia 4 tahun asal Deli Serdang. Pasalnya, ia jadi korban pencabulan hingga penganiayaan oleh paman dan bibi serta ibu kandungnya.
Kamis, 14 Juli 2022 - 20:07 WIB
Tampang Kedua Pelaku Penganiayaan Balita Usia 4 Tahun di Deliserdang Saat Diintrogerasi Kapolres Pelabuhan Belawan
Sumber :
  • tim tvone/Martinus Sitorus

Deli Serdang, Sumatera Utara – Memilukan kisah dari seorang balita berusia 4 tahun asal Deli Serdang. Pasalnya, ia jadi korban pencabulan hingga penganiayaan paman dan bibi serta ibu kandungnya.

Hal itu dibeberkan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, kepada tvonenews.com, Kamis (14/7/2022). Ia juga menyebutkan perbuatan itu sangat sadis, karena paman, bibinya dan ibu kandungnya tega melakukan perbuatan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi aksi para pelaku terungkap saat  korban  menangis saat dimandikan serta mengalami pendarahan serius,” ujar Kapolres Belawan.

Sambungnya menceritakan, sebelum pelaku ditangkap, awalnya Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengamankan M. Isa (26) paman dan Edo (25) rekannya yang melakukan pencabulan terhadap korban. Setelah itu petugas pengembangan kasus anak tersebut, langsung mengamankan Watini (35) ibu kandung dan Asmara (37) bibi korban warga Hamparan Perak, Deli Serdang yang merupakan kakak adik ini.

“Dua Ibu Rumah Tangga (IRT) ini bersaudara kandung ditetapkan sebagai tersangka, terkait kasus dugaan penelantaran dan penganiayaan seorang balita berusia 4 tahun, di Desa Klumpang, Kampung Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, pada Kamis (14/7/2022),” ujarnya.

Kemudian, tersangka berinisial W (35), yang merupakan ibu kandung korban, dari hasil pemeriksaan petugas Polres Pelabuhan Belawan, diduga telah menelantarkan anak bungsunya itu selama setahun lebih. Sedangkan tersangka AS (37), tak lain dari uwak kandung dari korban, diduga tega menganiaya keponakannya itu hanya lantaran sakit hati dengan tersangka W.

Lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan menjelaskan tersangka W diduga sengaja menelantarkan korban dan tiga anaknya lagi bersama suaminya yang sah, dengan memilih hidup bersama seorang pria idaman lain (PIL). Akibat sering ditinggal pergi oleh tersangka, kehidupan keluarga yang serba keterbatasan ekonomi itu pun akhirnya tak terurus lagi dan sering berpindah-pindah rumah.

“Termasuk sering menginap di rumah tersangka AS. Bahkan selama menginap di rumahnya uwaknya itulah, korban diduga dianiaya oleh tersangka AS dengan menyulutkan api dari puntung rokok ke sekujur tubuh korban,” pungkas.

"Motif penganiayaan ini lantaran tersangka AS sakit hati dengan ibu kandung korban yang sering menggosipkan tentang keburukan diri tersangka AS," sambung Kapolres.

Ironisnya lagi, Kapolres katakan, korban juga turut mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh paman kandungnya bersama teman pamannya, ketika korban tidur di ruang tamu rumah tersangka AS pada 12 Juli lalu.

“Akibat dari kejadian ini, korban menderita pendarahan serius di bagian kelamin, hingga kini terpaksa menjalani perawatan intensif di RS H Amri Tambunan, di Lubuk Pakam,” katanya.

Selanjutnya, Kapolres sampaikan bahwa kasus kejahatan dalam lingkaran satu keluarga ini terungkap pascadilaporkan ayah kandung korban ke unit PPA Polres Pelabuhan Belawan. Terkait kasus pemerkosaan terhadap korban, AKBP Faisal menuturkan, dua tersangka pelakunya sudah ditahan sejak kemarin, yakni paman korban, MI (26) dan rekan pamannya berinisial E (25)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, pelaku terpaksa ditembak karena mencoba kabur sewaktu hendak ditangkap petugas.

 Kemudian dalam pemeriksaan, tersangka MI mengaku nekat memperkosa keponakannya itu bersama rekannya lantaran dipengaruhi mabuk narkotika jenis sabu-sabu. Nah, pada saat kejadian pemerkosaan itu terjadi, ibu kandung korban sedang pergi bersama PIL untuk berpesta narkoba juga,” ujarnya. (Mss/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT