News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masuk Ilegal, Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang Segel Kandang dan 60 Ekor Kambing

Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang menyegel kandang peternakan kambing milik Chandra di Jalan Singkong Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Selasa, 16 Agustus 2022 - 12:10 WIB
Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang Segel Kandang dan 60 Ekor Kambing
Sumber :
  • Tim Tvone/Kurnia

Tanjungpinang, Kepri - Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang menyegel kandang peternakan kambing milik Chandra di Jalan Singkong Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) karena memasukkan 60 ekor kambing dari luar daerah melalui jalur ilegal. 

Penyegelan dilakukan pada 4 Kandang pada Jumat (12/8/2022) malam lalu, dengan memasang pita berwarna putih bergambar logo Badan Karantina Pertanian Tanjungpinang serta tulisan "Dibuka untuk kepentingan inspeksi oleh Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edi salah seorang pemilik peternakan Chandra, membenarkan penyegelan kandang-kandang miliknya. Namun Edi mengatakan hal itu hanya untuk karantina hewan ternak selama 14 hari.

"Hewan ternak ini baru kita datangkan sebanyak 60 ekor dari Tanjung Batu, Karimun pada Jumat lalu. Malamnya langsung disegel Karantina," ujar Edi saat ditemui di peternakannya, Senin (15/8/2022).

Hingga hari ini, kata Edi, sudah sebanyak 9 ekor kambing mati. Lima diantaranya mati di atas kapal. Edi menduga kambing-kambing yang mati tersebut, karena kelelahan dalam perjalanan laut.

"Masih ada yang juga yang sakit, tapi sudah diberi vitamin," kata Edi.

Edi juga menuturkan, mendatangkan kambing dari luar daerah karena banyaknya permintaan, sementara stok di kandangnya sudah lama kosong. 

"Semuanya hewan ternak kambing dan saya berani ambil kambing-kambing ini karena masih satu Provinsi Kepri. Selain itu, di Tanjungpinang permintaan hewan ternak kambing tinggi serta sudah 1,5 tahun kosong," ujar Edi.

Kekosongan ini, lanjut Edi, dikarenakan wabah penyakit mulut dan kaki terhadap hewan ternak kambing dan sapi. Sehingga susah dan banyak syarat ketika mendatangkan hewan ternak dari luar provinsi.

"Kalau kambing-kambing ini tidak dikarantina, setengah bulan sudah pasti habis. Kebutuhan banyak untuk acara Akikah. Pelanggan penjual sate sudah mengeluh untuk mendapatkan kambing ibarat mencari jarum dalam jerami," pungkasnya.

Sementara Kasi Karantina Hewan, Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, Purwanto membenarkan 60 kambing tersebut masuk secara ilegal serta diduga melanggar perizinan.

"Tidak ada pemberitahuan masuk sebelumnya. Iya masuk ilegal, lewat Pelabuhan Tanjung Moco, Dompak," kata Purwanto saat ditemui di Mapolresta Tanjungpinang, Senin (15/8/2022).

Purwanto juga mengatakan pihaknya sedang mendalami permasalahan tersebut, dengan melakukan koordinasi kepada Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang serta pihak lain yang tergabung dengan Satgas PMK.

"Sementara kami minta lengkapi dokumennya dan sedang kami dalami, kami juga berkoordinasi dengan tim Satgas PMK dari kepolisian.” Pungkasnya.

Terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri Rika Azmi mengatakan, 60 ekor kambing tersebut masuk ke Tanjungpinang menyalahi ketentuan karena pelabuhan Tanjung Moco bukan pelabuhan yang ditunjuk untuk memasukkan hewan ternak dalam menangani wabah PMK.

"Iya itukan bukan pelabuhan yang ditentukan, pelabuhan ada titik-titik yang ditentukan, sekarang sedang diinvestigasi Balai Karantina, jadi biarkan diinvestigasi dulu, itu masih ranah mereka," kata Rika Azmi ditemui di Kantor Gubernur Kepri, Selasa (16/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rika menambahkan, sulitnya mengawasi masuknya hewan ternak ke Kepri, salah satunya karena faktor wilayah kepulauan.

"Titik masuknya kan banyak sekali, kita nih kan pulau.” Pungkasnya.(Ksh/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT