News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Habisi Nyawa Istrinya Usai Berhubungan Intim, Dua Anaknya Berpelukan di Samping Jasad Sang Ibu

Seorang suami di Sumatera Barat tega membunuh istrinya sendiri di depan kedua anaknya menggunakan sebilah parang.
Senin, 5 September 2022 - 20:52 WIB
Pelaku pembunuhan istri ketika dirilis di Mapolres Sijunjung, Sumatera Barat, Senin (5/9/2022).
Sumber :
  • Beni Roska

Peringatan (trigger warning): Artikel ini mengandung konten eksplisit tentang pembunuhan atau kekerasan. Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan pembunuhan.

Sijunjung, Sumatera Barat - Seorang pria di Sumatera Barat tega menghabisi nyawa istrinya sendiri di depan kedua anaknya menggunakan sebilah parang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku berinisial D (42) tega membunuh istrinya yang berinisial MYS (27). Hal itu disampaikan langsung Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi di Mapolres Sijunjung Senin (5/9/2022).

Kejadian tersebut terjadi di sebuah rumah yang terletak di Jorong Simaru, Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpur Kudus pada Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 21.00 WIB, saat kedua anaknya sudah tertidur.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian berdarah itu, korban dan tersangka sempat melakukan hubungan suami istri.

"Setelah melakukan hubungan suami istri, korban dan tersangka terlibat cekcok, dimana tersangka menanyakan kepada korban apakah ada orang ketiga, karena korban sering marah kepada tersangka," ungkapnya kepada awak media.

Meski telah dijawab tidak ada sosok lelaki lain, korban tetap bersikukuh ingin bercerai dengan alasan ekonomi, dan tidak ada tempat meminjam uang.

"Dari keterangan tersangka, dalam percekcokan tersebut korban mengatakan kepada tersangka bahwa ia ingin bercerai," ujar Kapolres Sijunjung itu.

Ia menambahkan, pada Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka pergi keluar rumah untuk pergi mandi di kamar mandi masjid setempat, dan selanjutnya kembali ke rumah untuk tidur.

"Setalah sampai di rumah, tersangka berbaring di sebelah korban, tersangka mengaku terus terngiang-ngiang kata-kata istrinya yang meminta untuk bercerai, dan saat itu muncul niatnya untuk menghabisi korban," tuturnya.

Kemudian sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku melakukan niatnya tersebut dengan mengambil sebuah parang dari dapur dan membawanya kedalam kamar.

Diketahui, di dalam kamar tersebut tersangka mendapati korban sedang tertidur dengan dua orang anaknya yaitu G (8) dan HB (3) yang berada di samping korban.

"Tersangka duduk menyandar di dinding kasur dengan memegang sebilah parang, tersangka sempat memindahkan tangan korban ke bagian bawah, untuk memudahkan tersangka mengarahkan parang tersebut ke leher korban," terangnya.

Saat tersangka melakukan perbuatannya, korban langsung terbangun dan mendorong suaminya itu sehingga tersangka terdorong ke lemari kamar.

"Korban berhasil keluar dari kamar dan menuju dapur, tersangka yang melihat korban lari langsung mengejarnya hingga sampai ke dapur," jelasnya.

Setelah itu, sesampai di bagian dapur korban mengambil sebuah alat pemarut kelapa, tersangka yang melihat hal itu kembali mengayunkan parang yang dipegangnya ke arah leher korban sebanyak satu kali.

"Tersangka terus mengejar dan mengayunkan parang tersebut ke arah kepala belakang korban sebanyak dua kali, sementara korban terus berlari menuju pintu luar rumah," terang Ikhwan.

Selanjutnya, setelah sampai di pintu depan, tersangka kembali mengayunkan parang itu ke kepala belang korban sebanyak empat kali. Korban sempat menahan serang tersebut sehingga mengenai tangannya.

"Korban berlari ke sudut rumah dekat pintu masuk, sementara tersangka terus mengayunkan parang itu ke kepala bagian belakang korban sebanyak tiga kali," katanya.

Dikatakannya tersangka tetap membabi buta sang istri meski kondisi korban bersimbah darah.

"Saat tersangka terus melayangkan prang itu, tersangkitu, tersangka mendengar suara dari seorang anaknya yang menyuruhnya untuk berhenti melakukan perbuatan itu kepada ibunya "Alah lai yah" (Sudah Ayah), yang saat itu korban sudah tertelungkup dengan keadaan bersimbah darah," jelasnya.

Kedua anaknya tersebut menyaksikan langsung bagaimana sang ayah menghabisi nyawa ibu kandungnya. 

Setelah melakukan aksi sadisnya tersebut, pelaku menyuruh kedua anaknya untuk menunggu di dalam rumah. Sementara tersangka pergi ke masjid untuk membersihkan sekujur badannya beserta parang yang berlumuran darah.

Pelaku Menyerahkan Diri

Selanjutnya, sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka mengganti pakaiannya dan menggunakan sepeda motor menuju Polsek Sumpur Kudus untuk menyerahkan diri.

Sementara, tersangka mengunci kedua anaknya dari luar rumah dengan jasad korban. Dimana kedua anaknya tersebut terduduk di samping jasad ibunya sambil berpelukan dan menangis.

Setelah tersangka menyerahkan diri, personel Polsek Sumpur Kudus sekitar pukul 05.00 WIB sampai di lokasi kejadian dan langsung mengamankan TKP tersebut.

Selanjutnya, jasad korban dibawa oleh pihak kepolisian ke RS Bhayangkara di Kota Padang untuk diautopsi. Setelah selesai diautopsi korban dibawa kembali ke rumah duka untuk dimakamkan pada Minggu (4/9/2022) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari informasi yang dihimpun Tvonenews.com, tersangka berprofesi sebagai petani karet, sementara korban berprofesi sebagai kader Posyandu dan guru TPQ, untuk menambah penghasilan keluarga. Selain itu, korban juga diketahui merupakan istri kedua dari tersangka.

Atas perbuatannya tersebut tersangka dijerat Pasal 44 ayat 3 UU RI Nomor 23 tahun 2004, Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Jo Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara dengan denda paling banyak Rp45 juta.(bra/mut)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surat An-Najm Ayat 13 - 18: Peristiwa Nabi Muhammad Melihat Jibril saat Isra Miraj

Surat An-Najm Ayat 13 - 18: Peristiwa Nabi Muhammad Melihat Jibril saat Isra Miraj

Surat An-Najm ayat 13–18 menjelaskan peristiwa agung saat Nabi Muhammad SAW melihat wujud asli Jibril ketika Isra Miraj. Simak makna dan tafsir singkatnya.
PDI Perjuangan di Usia 53 Tahun: Konsistensi Politik Kerakyatan Terus Diteguhkan

PDI Perjuangan di Usia 53 Tahun: Konsistensi Politik Kerakyatan Terus Diteguhkan

HUT ke-53 PDI Perjuangan menegaskan konsistensi politik kerakyatan, nilai Pancasila, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis keadilan sosial.
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Apakah Berakhir Sama Kuat atau Saling Mengalahkan?

Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Apakah Berakhir Sama Kuat atau Saling Mengalahkan?

Duel El Clasico Indonesia antara Persib Bandung vs Persija Jakarta di pekan ke-17 Super League yang kental akan rivalitas panjang diprediksi berjalan sengit.
Sukses Remontada di Laga Pertama Proliga 2026, Megawati Hangestri Sebut JPE Petik Pelajaran Berharga

Sukses Remontada di Laga Pertama Proliga 2026, Megawati Hangestri Sebut JPE Petik Pelajaran Berharga

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri berhasil memimpin juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) meraih kemenangan dramatis pada laga pertama mereka di Proliga 2026.
Indonesia vs Malaysia Warnai Fase Grup Badminton Asia Team Championship 2026

Indonesia vs Malaysia Warnai Fase Grup Badminton Asia Team Championship 2026

Berikut hasil undian fase grup Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2026
Bojan Hodak Tiba-tiba Khawatir Satu Hal Penting Ini Jelang Duel Persib Vs Persija di Stadion GBLA, Ada Masalah Apa?

Bojan Hodak Tiba-tiba Khawatir Satu Hal Penting Ini Jelang Duel Persib Vs Persija di Stadion GBLA, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung antusias menghadapi laga klasik melawan Persija Jakarta.

Trending

Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Denada Bikin Tulisan Menyentuh usai Digugat atas Dugaan Telantarkan Anak Kandung Selama 24 Tahun: I Miss You

Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan membuat tulisan rindu mendiang ibunda, almarhumah Emilia Contessa usai digugat anak kandung, Ressa Rizky Rosano.
Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir Setinggi 2 Meter Landa Kecamatan Tayu Pati Malam Ini, Warga Saling Bantu Lakukan Evakuasi

Banjir dengan ketinggian yang mencapai kisaran 2 meter melanda sejumlah di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati bagian utara, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026) malam.
Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Ada Tanggul Jebol, Banjir Setinggi Nyaris 2 Meter Landa Sejumlah Desa di Kecamatan Tayu Pati

Banjir dengan ketinggian air sekira 1-2 meter melanda sejumlah wilayah yang berada di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Jumat (9/1/2026).
Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Bursa Transfer Super League, Persija Jakarta Pastikan Datangkan Pemain Baru yang Berkelas

Persija Jakarta memastikan akan bergerak aktif pada bursa transfer paruh musim demi memperkuat skuad menghadapi putaran kedua kompetisi.
Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Mulai Kirim Lampu Hijau? Ricky Kambuaya Beri Reaksi Mengejutkan Setelah Dikaitkan dengan Persija Jakarta

Pemain Timnas Indonesia dan kapten Dewa United Ricky Kambuaya memberikan respons mengejutkan setelah dikaitkan dengan kontestan Super League Persija Jakarta.
Cerita Unik Jelang El Clasico Indonesia Kontra Persib Bandung, Pemain Asing Persija Tak Sabar Jajal Rantis

Cerita Unik Jelang El Clasico Indonesia Kontra Persib Bandung, Pemain Asing Persija Tak Sabar Jajal Rantis

Para pemain Persija Jakarta, khususnya legiun asing disebut tak sabar ingin menaiki kendaraan taktik baja saat menghadapi Persib Bandung.
Jadwal Semifinal Malaysia Open 2026, Sabtu 10 Januari: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Incar Tiket ke Final

Jadwal Semifinal Malaysia Open 2026, Sabtu 10 Januari: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Incar Tiket ke Final

Berikut jadwal lengkap semifinal Malaysia Open 2026, Sabtu 10 Januari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT