GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Berikan Edukasi Pendidikan Pencegahan Korupsi ke Pelajar dan Pejabat di Lampung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan edukasi pendidikan dan pencegahan korupsi terhadap para pelajar dan pejabat daerah di Provinsi Lampung. Selain melakukan penindakan terhadap tindak pidana korupsi, KPK juga memberikan edukasi dan pencegahan melalui bus KPK dengan tema Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi. Roadshow Bus KPK hadir di tiga provinsi yakni Sumatera Selatan, Lampung, dan Banten.
Jumat, 23 September 2022 - 16:39 WIB
Roadshow bus KPK tiba di Kota Bandar Lampung.
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan edukasi pendidikan dan pencegahan korupsi terhadap para pelajar dan pejabat daerah di Provinsi Lampung. Selain melakukan penindakan terhadap tindak pidana korupsi, KPK juga memberikan edukasi dan pencegahan melalui bus KPK dengan tema Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi. Roadshow Bus KPK hadir di tiga provinsi yakni Sumatera Selatan, Lampung, dan Banten.

Roadshow bus KPK sendiri bertujuan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terutama kepada siswa Paud, SD, SMP dan SMA di Bandar Lampung serta masyarakat umum. "Kehadiran dari roadshow bus ini ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa KPK tidak hanya penindakan, tapi juga ada pendidikan dan pencegahan," kata Wawan Wardiana sebagai Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Jumat (23/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga dari edukasi di lingkungan pendidikan bisa memberi pemahaman serta membentuk integritas bahwa korupsi bisa merugikan masyarakat dan menghilangkan hak yang seharusnya terpenuhi.

Wawan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi praktik korupsi di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pentingnya menanamkan komitmen bersama untuk pencegahan korupsi dimulai dari diri sendiri.

"Minimal dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan sosial. Karena membangun integritas itu tidak bisa sendiri. KPK bisa sampai saat ini karena ada peran serta masyarakat dengan membangun komitmen bersama," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengapresiasi kegiatan Roadshow Bus KPK sebagai sarana edukasi anti korupsi dengan menyasar sektor pendidikan seperti siswa dan para guru. "Ini sebuah keharusan dalam membangun bangsa, semua terlibat secara keseluruhan tanpa adanya kepentingan pribadi," kata Arinal.

Ia pun mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu langkah maju dari KPK dengan melibatkan masyarakat umum. "Dengan melibatkan masyarakat sehingga masyarakat bisa memberikan informasi. Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati," ujarnya.

Wali Kota Eva Dwiana yang menjadi tuan rumah pada kegiatan Roadshow Bus KPK ini mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait pencegahan praktik korupsi sejak dini. "Kita dari pemerintah kota selalu mengikuti instruksi pusat untuk menerapkan nilai-nilai anti korupsi melalui sekolah-sekolah dari tingkat Paud sampai perguruan tinggi dan juga masyarakat," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Eva pun mengungkapkan pihaknya selalu menggandeng instansi vertikal seperti Kejari dan BPK untuk melakukan pengawalan terkait kebijakan dan kegiatan yang dikerjakan oleh Pemkot Bandar Lampung.

"Bunda pun mewakili pemerintah Kota Bandar Lampung selalu berusaha agar bisa memenuhi harapan masyarakat dalam berbagai kegiatannya. Apalagi kita selalu berdampingan dengan Kejari dan BPK untuk melakukan konsultasi dalam setiap gerakan," pungkasnya. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda tak main-main dalam membangun pengembangan sumber daya manusia (SDM) Malut. Oleh sebab itu, Sherly langsung gandeng Kampus ITB
Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Gubernur Jawa Barat, KDM menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. Dedi Mulyadi kecil kala itu
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Aipda JEB oknum Polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) ditangkap dalam kasus dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkotika. Kapolres Tapteng AK
Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dedi Mulyadi pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. Nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah
Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026, sektor ganda putri yang mempertemukan pasangan Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT