GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NTP Sumatera Utara Anjlok, Harga Cabai dan Sayuran Turun Tajam

Kabar baik untuk ibu rumah tangga, pasalnya Nilai Tukar Petani (NTP) tentang daya beli petani di Sumatera Utara mengalami kenaikan. Pasalnya, berdasarkan indeksnya ada di angka 119.33 untuk semua jenis petani yang ada di Sumut
Selasa, 4 Oktober 2022 - 14:39 WIB
Pedagang cabai di Pasar Halat Medan
Sumber :
  • Tim Tvone/Gustina

Medan, Sumatera Utara - Kabar baik untuk ibu rumah tangga, pasalnya Nilai Tukar Petani (NTP) tentang daya beli petani di Sumatera Utara mengalami kenaikan. Pasalnya, berdasarkan indeksnya ada di angka 119.33 untuk semua jenis petani yang ada di Sumut.

Bahkan, angkanya juga membaik dibandingkan dengan bulan Agustus yang sebesar 117.80. Namun, untuk tanaman hortikultura di mana di dalamya termasuk sayur-sayuran, buah-buahan dan tanaman obat indeksnya mengalami penurunan yang sangat tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, dalam 4 bulan terakhir kinerja indeks nilai tukar petani tanaman hortikultura di Sumut bergerak mulai dari 100.79 (Juni), 101.22 (Juli), 97.34 (Agustus) dan 93.62 (September). Angkanya menurun setelah bulan Juli.

Sementara itu mengacu kepada PIHPS, harga cabai merah di Sumut setiap akhir bulan, dan dalam 4 bulan terakhir (Juni sampai September) bergerak dikisaran harga Rp88.000, Rp84.000, Rp89.000 dan Rp40.000.

"Sementara cabai rawit bergerak mulai Rp69.000, Rp59.000,Rp45.000 dan Rp41.000 (Juni ke September). Harga bawang merah dari bulan Juni ke September juga sama mengalami penurunan. Dari Rp58.000, Rp49.000, Rp34.000 dan Rp37.000 per kilogram. Disisi yang lain harga sejumlah sayur sayuran maupun tanaman lainnya juga mengalami penurunan belakangan ini," katanya di Medan, Selasa (4/10/2022).

Gunawan menjelaskan, penurunan tersebut dipicu dari tingginya intensitas hujan yang menyebabkan harga jual sayuran mengalami penurunan. 

Untuk jenis sayuran tertentu seperti kol dan kentang, harganya memang masih relatif terjaga seiring dengan komoditas tersebut masih menjadi komoditas tujuan ekspor ke sejumlah negara seperti Jepang, Taiwan, Singapura, China hingga Vietnam.

Di sisi lain, pemicu melemahnya nilai tukar petani sub tanaman hortikultura dikarenakan tingginya pengeluaran petani seiring dengan peningatan biaya hidup yang dipicu oleh inflasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih harga BBM non subsidi mengalami kenaikan sebelumnya. Hal ini terlihat dari indeks harga yang harus di bayar petani mengalami kenaikan 1.19 persen di bulan September, sementara indeks harga yang diterima petani hortikultura turun 2.7 persen akibat harga jual produk tanaman petani turun harga.

"Kedepan, nilai tukar petani Sumut berpeluang untuk turun di bulan Oktober ini. Sejauh ini penopang kenaikan indeks masih didominasi oleh petani perkebunan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Amankan Ribuan Butir Ekstasi di Jakarta Barat

Polda Metro Jaya Amankan Ribuan Butir Ekstasi di Jakarta Barat

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
Puluhan Pelaku Usaha Muda Digembleng Kembangkan Bisnis

Puluhan Pelaku Usaha Muda Digembleng Kembangkan Bisnis

Puluhan pelaku usaha muda mengikuti kegiatan Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Beras hingga Daging Sapi Terpenuhi Jelang Ramadan

Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Beras hingga Daging Sapi Terpenuhi Jelang Ramadan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan di Jakarta untuk kebutuhan bulan Ramadan sampai Hari Raya Idulfitri 2026 tercukupi.
Kasus Akta Kelahiran Meledak! CAS Bekukan Hukuman FIFA, Malaysia Serang Balik soal Yurisdiksi

Kasus Akta Kelahiran Meledak! CAS Bekukan Hukuman FIFA, Malaysia Serang Balik soal Yurisdiksi

Kontroversi akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi Malaysia makin panas dan memasuki babak baru.
Gelar Aksi Unjuk Rasa di Makassar, Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Mendiktisaintek

Gelar Aksi Unjuk Rasa di Makassar, Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Mendiktisaintek

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan yang terhimpun dalam Aliansi Mahasiswa Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (11/2/2026).
Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya mepet dengan waktu Subuh atau satu jam sebelum adzan Subuh apakah masih sah? Simak penjelasan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan berikut ini.

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak buka suara seusai kekalahan dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Demiane Agustien tampil gemilang bersama Arsenal U-21 dan membuka peluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Hattrick di Premier League 2 jadi bukti kualitasnya.
Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz 2026 langsung terjun ke lokasi usai Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan ditembaki.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT