News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Kg Lebih Sabu Pasokan Ke Sulawesi Utara Digagalkan Pihak Bandara Dan Polda Sumut Begini Modusnya

Pihak Bandara Kuala Namu Internasional Airport dan Polda Sumut menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.049 gram, dua penumpang diamankan.
Kamis, 27 Oktober 2022 - 13:36 WIB
Dua orang penumpang warga Aceh Utara diamankan bersama barang bukti narkoba.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan - Pihak Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA) dan Polda Sumut menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.049 gram. Dua penumpang, warga Aceh Utara diduga sebagai kurir dengan upah Rp 40 Juta turut diamankan.

Dua orang pria penumpang pesawat, berinisial F (26 tahun) dan M (29 tahun), masing-masing warga Desa Tungku Desa Glumpang Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara yang baru tiba di Bandara KNIA, Rabu (26/10/2022) dinihari pukul 05.00 WIB diamankan petugas Bandara dengan barang bukti sabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keduanya disita sebanyak 36 (tiga puluh enam) bungkus plastik berisikan narkotika jenis Sabu total seberat 2.049 (dua ribu empat puluh sembilan) gram, dua unit ponsel, dua koper warna biru dan silver merek Polo beserta sepuluh botol bedak bayi.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, dua pria yang diamankan tersebut kini sudah diamankan dan diperiksa intensif di Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara.

"Ya betul, hari Rabu tanggal 26 Oktober 2022 sekira pukul 05.00 WIB di Bandara Kualanamu Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, petugas bandara dan personil Unit Satub, Subdit tiga Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap dua orang yang bernama F dan M.

"Selanjutnya dilakukan penggeledahan oleh petugas dan dapat ditemukan dari dua buah koper warna biru dan silver merk Polo, ada sebanyak sepuluh botol bedak bayi merk Jhonson. Yang ternyata di dalamnya masing masing sudah berisi paketan narkotika jenis sabu itu sebagai modus pengalihan. Jadi ada total sebanyak tiga puluh enam bungkus plastik berisikan narkotika jenis Sabu disisipkan di masing masing botol bedak itu. Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut diketahui seberat 2.049 (dua ribu empat puluh sembilan) gram setelah ditimbang penyidik," ujar Hadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi menambahkan, “Dari keterangan kedua tersangka yang diperoleh penyidik, diketahui narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisi A. Sementara F dan M mengaku disuruh membawa sabu itu ke Sulawesi Utara. Di mana keduanya mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah) per orang,” kata Hadi.

Sampai saat ini, Hadi juga menambahkan bahwa tersangka M dan F beserta barang bukti diamankan di Ditresnarkoba Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut. (YSA/LNO)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.
Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Efek kepindahan Karim Benzema ke Al Hilal menimbulkan efek domino, salah satunya membuat Ronaldo murka. Jurnalis Arab pun membongkar kelakuan Benzema di balik transfer kontroversialnya itu.
Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menekankan pentingnya tertib administrasi pertanahan guna mencegah konflik dan praktik mafia tanah.
5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

Mulai dari informasi terselubung Rizky Ridho sampai punya garis keturunan Bandung mengiringi fakta-fakta dibalik transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta.
Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Anindya Bakrie menilai, transisi hijau justru membuka peluang investasi, industrialisasi, hingga penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT