GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Anggota DPRD Palembang yang Memukul Wanita di SPBU, Divonis 4 Bulan Penjara

Majelis Hakim yang diketuai Agus Aryanto SH MH, menjatuhkan hukuman 4 bulan penjara terhadap terdakwa Syukri Zen oknum anggota DPRD Palembang nonaktif, di PN Palembang.
Selasa, 8 November 2022 - 16:25 WIB
Majelis Hakim yang diketuai Agus Aryanto SH MH, menjatuhkan pidana 4 bulan penjara terhadap terdakwa Syukri Zen oknum anggota DPRD Palembang nonaktif, di PN Palembang, Selasa (8/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Pebriansyah

Palembang, Sumatera Selatan - Majelis Hakim yang diketuai Agus Aryanto SH MH, menjatuhkan hukuman 4 bulan penjara terhadap terdakwa Syukri Zen oknum anggota DPRD Palembang nonaktif, di PN Palembang, Selasa (8/11/2022). 

"Mengadili dan menjatuhkan terdakwa Syukri Zen dengan pidana penjara selama 4 bulan, dan dikurangi selama terdakwa berada di tahanan," kata Hakim dalam sidang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pertimbangan Majelis Hakim menilai bahwa terdakwa sudah melakukan perdamaian dengan korban dan juga sudah memberikan uang kompensasi sebesar Rp100 juta kepada korban. 

Syukri Zen langsung menyatakan menerima putusan hakim. Hal ini juga dibenarkan oleh kuasa hukum Syukri Zen, Supendi SH. MH, membenarkan bahwa kliennya sudah dijatuhkan hukuman 4 bulan penjara pada sidang hari ini.

"Atas putusan Majelis Hakim, kita langsung menyatakan menerima," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sidang dugaan pemukulan terhadap korban Juwita di SPBU yang dilakukan terdakwa oknum anggota DPRD Palembang, Syukri Zen, jalani sidang perdana di PN Palembang, Selasa (18/10/2022) 

Dalam sidang beragendakan dakwaan dan keterangan tiga orang saksi dihadirkan JPU Ursula SH MH, mereka adalah Juwita alias Tata (Korban), Nurmala Dewi (Ibu Korban), dan Thomas Johannes.

Dalam keterangannya, saksi korban Juwita mengakui peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh terdakwa Syukri Zen disaat mengantri pengisian BBM di SPBU.

"Saya dipukul oleh Syukri Zen, saat antri di SPBU sekitar jam 7 malam. Terdakwa dari sebelah kanan menyalip mobil yang dikendarai ibu saya yang mulia," ujar saksi Tata.

Namun Tata menjelaskan setelah masalah tersebut berproses hukum, dirinya dan Syukri Zen menjalin kesepakan damai serta mencabut laporan.

"Pada tanggal 10 September 2022, kami sudah melakukan perdamaian dan mencabut laporan. Syukri Zen memberikan kompensasi uang tunai Rp 100 juta yang mulia," ungkapnya

Dari keterangan Tata itu, dibenarkan oleh saksi Nurmala Dewi yang merupakan orang tuanya.

Sementara saksi Thomas Johannes menjelaskan, bahwa sebelum terjadinya pemukulan Syukri Zen sempat memberikan klakson untuk memotong jalur antrian di SPBU, karena jalur itu memang untuk antrian pengisian Pertamax bukan antrian Pertalite.

Thomas mengatakan, pemukulan terjadi lantaran Tata membuat Syukri Zen kesal karena mengambil video dan memfoto mobilnya.

"Pak Syukri emosi lantaran Juwita mengabil video dan memfoto mobilnya yang mulia," ujar saksi Thomas 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan terdakwa Syukri Zen dalam keterangannya, mengaku kesal atas perlakuan korban yang memvideokan mobilnya.

"Korban bikin saya kesal, sudah masuk mobil, keluar lagi memvideokan mobil saya "Ngampok Nian Budak Itu" yang mulia. Akan tetapi atas kejadian tersebut, saya sangat menyesal yang mulia, saya sudah minta maaf kepada korban, peristiwa ini membuat saya terpukul dan benar kami sudah melakukan perdamaian," tutupnya.(peb/chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI yang dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan pemeriksaan mendadak ke pemondokan jemaah haji Indonesia di Hotel Buruz Hidayah, Makkah, pada Rabu (20/5). 
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Era Digital Buat Pergeseran Cara Belajar Agama Kaum Muda, Ini Kata Akademisi

Era Digital Buat Pergeseran Cara Belajar Agama Kaum Muda, Ini Kata Akademisi

Maraknya hijrah digital dan influencer agama di era digital turut menyita perhatian akademisi.
Terima Kasih Damac FC, Al Nassr Bisa Angkat Trofi Liga Pro Saudi 2025/2026 jika 1 Syarat Ini Berhasil Terpenuhi

Terima Kasih Damac FC, Al Nassr Bisa Angkat Trofi Liga Pro Saudi 2025/2026 jika 1 Syarat Ini Berhasil Terpenuhi

Kemenangan atas Damac FC akan jadi penutup sempurna bagi pembuktian ambisi besarnya di Arab Saudi. Mampukan Al Nassr menutup laga terakhir dengan hasil manis?
Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan videonya sempat viral di media sosial pada beberapa waktu lalu.
Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (PP ISMAHI) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah tekanan ekonomi global.

Trending

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI yang dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan pemeriksaan mendadak ke pemondokan jemaah haji Indonesia di Hotel Buruz Hidayah, Makkah, pada Rabu (20/5). 
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT