News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemprov, Forkopimda, dan PWI Sumut Komitmen Sukseskan HPN 2023

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Forkopimda, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, berkomitmen sukseskan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung 7-12 Februari 2023 di Sumut. Sedikitnya 10.000 orang dari organisasi wartawan se-Indonesia akan hadir di acara nasional tersebut.
Kamis, 12 Januari 2023 - 18:59 WIB
Rakor menjelang Perayaan HPN 2023
Sumber :
  • IST

Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Forkopimda, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, berkomitmen sukseskan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung 7-12 Februari 2023 di Sumut. Sedikitnya 10.000 orang dari organisasi wartawan se-Indonesia akan hadir di acara nasional tersebut.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang Perayaan HPN 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (11/1). Rakor lanjutan tersebut antara lain membahas kembali tugas, fungsi dan penyempurnaan tanggung jawab setiap unsur kepanitiaan, termasuk dari OPD Pemprov Sumut, Forkopimda dan wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pembahasan yang dilakukan terkait sejumlah lokasi kegiatan, keamanan dan berbagai hal untuk kesuksesan rangkaian kegiatan HPN, yakni Rakernas, pameran media dari zaman ke zaman, literasi media di kampus-kampus, anugerah kebudayaan, anugerah bagi insan pers, seminar ekonomi, pariwisata dan forum investasi. Serta konvensi media yang tersebar di Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus yang juga Sekretaris Umum HPN mengatakan, untuk  menyukseskan HPN ini telah melakukan koordinasi dengan semua pihak. "Pemprov sebagai tuan rumah, bersama Forkopimda dan PWI Sumut berkaloborasi untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh Indonesia ini," ujar Ilyas Sitorus.

HPN yang bertemakan ‘Pers Bebas Demokrasi Bermartabat’ juga akan dihadiri Presiden RI dan sejumlah Gubernur se- Indonesia dan Bupati/Wali Kota se Sumut.

Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengatakan, kegiatan ini merupakan momen sejarah bagi PWI Sumut yang setelah 30 tahun lamanya menunggu. Dan baru kali ini Sumut kembali diberi kesempatan menjadi tuan rumah HPN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap, HPN ini menjadi momen untuk mempromosikan Sumut baik parawisata, kuliner dan potensi lain yang dimiliki Sumut.  "Ini momen bersejarah bagi kami (PWI) Sumut dan stakeholder di Sumut, untuk bergandeng tangan menyukseskan kegiatan ini. Sehingga para tamu yang hadir datang dengan senyuman dan kembali dengan senyum penuh apresiasi," katanya, saat memipin rapat koordinasi. 
Lebih lanjut dikatakannya, tidak saja mempromosikan parawisata, tapi juga bisamenyentuhperekonomian masyarakat dengan menggerakan UMKM untuk terlibat di HPN ini. 

Selaku Ketua III, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan, rapat koordinasi ini untuk lebih mematangkan apa yang telah direncanakan untuk kesuksesan HPN ini. "Kita berharap dukungan semua pihak, baik yang terlibat langsung maupun tidak sehingga kesuksesan HPN ini bisa terwujud," katanya. (ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT