GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suku Anak Dalam di Musi Banyuasin Mulai Didata untuk Mendapatkan Hak Sebagai WNI

Musi Banyuasin, Sumatera Selatan - Penduduk pedalaman di wilayah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, masih banyak terapat di Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Batang Hari Leko. Suku yang tinggal di hutan ini disebut Suku Anak Dalam, yang keberadaannya kini sudah banyak bermasyarakat dengan membentuk suatu kampung untuk hidup berdampingan dengan masyarakat lain.
Minggu, 15 Januari 2023 - 12:30 WIB
Suku Anak Dalam Musi Banyuasin
Sumber :
  • Puja

Musi Banyuasin, Sumatera Selatan - Penduduk pedalaman di wilayah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, masih banyak terapat di Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Batang Hari Leko. Suku yang tinggal di hutan ini disebut Suku Anak Dalam, yang keberadaannya kini sudah banyak bermasyarakat dengan membentuk suatu kampung untuk hidup berdampingan dengan masyarakat lain.

Pemerintah Musi Banyuasin, terus memberikan perhatian kepada warga Suku Anak Dalam, dengan memberikan bantuan tempat tinggal, pakaian, serta makanan bergizi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, di beberapa lokasi keberadaan Suku Anak Dalam ini, sudah banyak diturunkan para pengajar atau pendidik, agar mereka bisa mengetahui aksara bahasa Indonesia, serta mengenal pendidikan.

Pj Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi Mahmud mengatakan, sudah menyediakan perobatan dari Puskesmas untuk Suku Anak Dalam.

"Saat ini keberadaan Suku Anak Dalam yang ada di wilayah Muba, sudah banyak yang mengenyam sekolah dan juga sudah banyak yang bisa membaca aksara bahasa Indonesia. Kita selalu memberikan bantuan baik pengobatan puskesmas, maupun tempat tinggal serta pakaian dan makanan," pungkas Apriyadi, Minggu (15/1/2023).

Saat ini petugas dari Disdukcapil Musi Banyuasin, tengah melakukan perekaman data di wilayah kampung Suku Anak Dalam yang ada di dua kecamatan, agar mereka layak menjadi WNI yang sama haknya, dengan memiliki KTP serta kartu keluarga. (Pka/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata di Garut ada Wisata Menerbangkan Balon Udara Ngapungkeun, Tradisi Tua yang Terus Dipertahankan Setiap Tahun

Ternyata di Garut ada Wisata Menerbangkan Balon Udara Ngapungkeun, Tradisi Tua yang Terus Dipertahankan Setiap Tahun

Tradisi Ngapungkeun Balon atau menerbangkan balon berukuran raksasa yang setiap Lebaran digelar masyarakat Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul ternyata  memiliki daya tarik wisata sebagai atraksi wisata kearifan lokal.
Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, pihaknya bersiap diri menyambut kedatangan para pendatang baru dari kampung yang ingin bekerja di Jakarta. 
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Iran dilaporkan meluncurkan serangan dengan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, di tengah-tengah Samudra Hindia.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi

Trending

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Iran dilaporkan meluncurkan serangan dengan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, di tengah-tengah Samudra Hindia.
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, pihaknya bersiap diri menyambut kedatangan para pendatang baru dari kampung yang ingin bekerja di Jakarta. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT