GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merapi Kopi Festival, Ajang Promosi Kopi Lokal Khas Lereng Merapi

Sebuah festival kopi bertajuk Merapi Kopi Festival digelar di Merapi Garden, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman pada akhir pekan ini. Digelar pula kegiatan lain.
Minggu, 29 Oktober 2023 - 11:41 WIB
Merapi Kopi Festival 2023
Sumber :
  • tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Sebuah festival kopi dengan tajuk Merapi Kopi Festival digelar di Merapi Garden, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman pada akhir pekan ini. Di sini, digelar beragam kegiatan yang berhubungan dengan kopi khas lereng Merapi.

Lurah Umbulharjo, Danang Sulistya Haryana mengatakan, Merapi Kopi Festival merupakan ajang mengenalkan kopi lokal khas Merapi kepada masyarakat sekaligus menggeliatkan petani kopi di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kopi Merapi Festival ini kita jalankan bersama teman-teman UMKM. Ini merupakan festival kopi pertama yang digelar tahun ini," terangnya. 

Dalam festival ini, lanjut Danang, juga digelar berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kopi, mulai dari lomba tester kopi, fun camp bersama komunitas kopi nusantara, kunjungan ke kebun kopi, hingga minum kopi bersama langsung dari hasil kebun kopi petani.

Adapun jenis kopi yang ditanam di kawasan lereng Merapi adalah Robusta dan Arabika. Namun, untuk saat ini, para petani sedang menanam kopi jenis Robusta.

"Saat ini, ada 7.000 bibit kopi jenis Robusta yang kita tanam. Kurang lebih sekitar 2-3 tahun baru bisa panen," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengapresiasi digelarnya Merapi Kopi Festival. Menurutnya, ajang ini bisa digunakan sebagai sarana promosi kopi hasil petani lokal lereng Merapi.

"Merapi Kopi Festival ini juga bagian dari pemberian semangat kepada para petani kopi yang ada di lereng Merapi agar terus bisa memberdayakan kopi ini dan juga sebagai ajang promosi bahwa di Jogja juga punya kopi khas," ungkapnya.

Danang meyakini, festival ini dapat menjadikan petani, pebisnis, dan para pencinta kopi di Kabupaten Sleman lebih bergeliat lagi untuk membawa nama Kopi Merapi Sleman ke kancah nasional, bahkan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini merupakan bagian dari upaya kita semua, bersama-sama memberikan ruang kepada para petani kopi yang ada di Kabupaten Sleman, kepada para pebisnis kopi, dan juga para pencinta kopi untuk terus bisa memberikan semangat lagi agar kopi Merapi ini bisa melegenda dan mempunyai nama besar lagi," ucapnya.

Danang bercerita, dahulu, Kabupaten Sleman merupakan penghasil kopi yang luar biasa di wilayah lereng Merapi, seperti Kapanewon Cangkringan, Pakem, dan Turi. Sebelum erupsi Merapi 2010, lahan kopi di Kabupaten Sleman luasnya sekitar 800 hektar. Akan tetapi, setelah terjadi erupsi, lahan kopi mengalami penurunan. Saat ini, luas lahan kopi di Sleman tinggal sekitar 400 hektar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT