GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awan Panas Gunung Merapi Meluncur 1 Kilometer Ke Kali Bebeng/Krasak, BPPTKG Sebut Status Tetap Siaga

Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan Awan Panas Guguran atau APG pada Rabu (17/04/2024).
Kamis, 18 April 2024 - 00:37 WIB
Awan Panas di Gunung Merapi
Sumber :
  • Istimewa

Yogyakarta, tvOnenews.com - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan Awan Panas Guguran atau APG pada Rabu (17/04/2024).

Dari data Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta, Awan Panas Guguran di Gunung Merapi meluncur pada pukul 15:09 WIB dengan Amplitudo max 46 mm, durasi 120 detik, estimasi jarak luncur 1 kilometer ke Kali Bebeng/Krasak, arah angin ke Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso. 

Sementara dari periode pukul 12.00-18.00 WIB, cuaca di Gunung Merapi terpantau hujan dan mendung. 

Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 18-23.5 °C, kelembaban udara 60-99 persen, dan tekanan udara 837.9-918.5 mmHg. Volume curah hujan 13 mm per hari.

"Secara visual Gunung Merapi tampak jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil," terang Agus Budi.

BPPTKG Yogyakarta juga mencatat terjadinya kegempaan Awan Panas Guguran 1 kali, gempa Guguran 34 kali, Low Frekuensi 1 kali, Hybrid/Fase Banyak 13 kali, Vulkanik Dangkal 6 kali dan Tektonik Jauh 1 kali. Selain itu teramati 1 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng fengan jarak luncur 1,2 kilometer

"Hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III atau Siaga," lanjutnya.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Selain itu, masyarakat diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

"Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya," pungkasnya.(nur/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenkes Dukung BNN Larang Vape, Siti Nadia Bocorkan Efek Mengerikan Rokok Elektrik

Kemenkes Dukung BNN Larang Vape, Siti Nadia Bocorkan Efek Mengerikan Rokok Elektrik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beberkan bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape. Pasalnya, rokok elektrik kerap disalahgunakan lantaran marak dicampur obat
Warga Ciputat Tangkap Pria Pencuri Sekring Listrik Perumahan, Polisi Sita 15 Fuse dan Motor Pelaku

Warga Ciputat Tangkap Pria Pencuri Sekring Listrik Perumahan, Polisi Sita 15 Fuse dan Motor Pelaku

Pria di Ciputat diamankan warga usai mencuri sekring listrik perumahan di Bintaro Jaya. Polisi sita 15 fuse, motor, dan alat pelaku.
Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

KSAD Jenderal Maruli Simanjutak jelaskan, bahwa tak ada instruksi pembubaran nonton bareng (Nobar) film Pesta Babi. Bahkan, Maruli menyebutkan pembubaran film
Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

KAI Services meresmikan Workshop Training Center & Simulation di Purwokerto.
Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Crash beruntun yang terjadi di Tikungan 1 Sirkuit barcelona kembali memicu sorotan pada keselamatan MotoGP Catalunya.
Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Carlo Ancelotti bikin kejutan di skuad final Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Neymar kembali dipercaya, tapi Antony, Joao Pedro hingga Richarlison dicoret.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT