News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Suntik Filler Payudara Berujung Maut di Sleman, Ternyata Ini Jenis Cairan yang Disuntikkan ke Korban

Kasus praktik medis ilegal dengan cara penyuntikan filler payudara yang dilakukan salon kecantikan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta masih dalam penyelidikan polisi.
Kamis, 30 Mei 2024 - 13:18 WIB
Garis polisi terpasang di pintu salon kecantikan yang diduga melakukan praktik medis ilegal.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Kasus praktik medis ilegal dengan cara penyuntikan filler payudara yang dilakukan salon kecantikan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta masih dalam penyelidikan polisi.

Sebab, praktik ilegal ini telah menewaskan seorang perempuan inisial PK (27) warga Kota Yogyakarta pada 25 Mei lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penyelidikan polisi, bahan yang digunakan terduga pelaku ternyata jenisnya silikon. Dimana cairan itu dimasukkan ke payudara korban dengan caranya disuntikkan.

"(Cairan) silikon. Kalau filler itu cara dan proses pemasukannya," kata AKP Riski Adrian, Kasatresktrim Polresta Sleman, Kamis (30/5/2024).

Menurut keterangan yang dihimpun polisi, sehari sebelum kejadian atau pada 24 Mei lalu, korban sempat datang ke salon tersebut.

Kedatangan korban saat itu untuk konsultasi dengan pihak salon terkait perawatan filler payudara. Karena dari pengakuan pihak salon, mereka sebelumnya belum pernah melakukan praktik perawatan tersebut.

"Pihak salon menyampaikan wah belum pernah (filler payudara) yang sudah pernah hidung dan dagu. Mungkin setelah itu, mereka (pihak salon) diskusi, akhirnya menyanggupilah si pemilik salon dan karyawannya itu. Besoknya korban datang lagi di tanggal 25 Mei ke salon baru proses penyuntikan," terangnya.

Dalam praktiknya, pihak salon mematok harga untuk filler payudara sebesar Rp 2,5 juta per 100 cc silikon. Sementara dari konsultasi antara pihak salon dan korban, pihak salon mengira-ngira bila cairan yang dibutuhkan korban sekitar 500 cc. Sehingga jika dihitung, pihak salon akan mendapatkan bayaran sebesar Rp 12,5 juta dari perawatan ini.

Adrian menyampaikan, proses penyuntikan silikon dilakukan pada Sabtu (25/5/2024) lalu. Pada penyuntikan pertama, ada 100 cc silikon yang disuntikkan ke payudara korban. Saat itu, kondisi korban masih normal. Namun pada penyuntikkan kedua, korban mengalami kejang-kejang.

"Suntik pertama 100 cc (korban) masih normal. Lalu penyuntikan kedua 100 cc lagi jadi 200 cc korban sudah kejang-kejang," ucap Adrian. 

Dari kasus ini, Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi menyebut, ada dua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka inisial SMT (40) pria asal Gondokusuman, Kota Yogyakarta selaku pemilik salon. Serta perempuan inisial IK (36) warga Wonosari, Kabupaten Gunungkidul sebagai karyawan yang melakukan penyuntikan. Saat ini, keduanya telah dilakukan penahanan.

Polisi juga masih menunggu proses autopsi yang berlangsung yakni pemeriksaan toksikologi forensik dan histopatologi forensik.

Dua pemeriksaan itu untuk membuktikan apakah ada cairan yang dimasukkan ke dalam tubuh korban yang bersifat toksik atau racun dan dampaknya terhadap jaringan mikroskopis organ dalam di tubuh korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga bisa dilihat penyebab dan mekanisme kematian yang menjadi dasar kami untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut kepada para tersangka," ucapnya.

Sebab, penyuntikan cairan yang sifatnya kimiawi ke payudara harus didasari oleh pemeriksaan kesehatan yang lebih detail. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT