GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Yogyakarta Amankan 24 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba dan Obaya Via Medsos

Jajaran Polresta Yogyakarta mengamankan 24 orang dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dan obat berbahaya (obaya).
Jumat, 7 Juni 2024 - 14:32 WIB
Para tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dan obaya dihadirkan saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Jumat (7/6/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Jajaran Polresta Yogyakarta mengamankan 24 orang dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dan obat berbahaya (obaya).

Mereka menggunakan media sosial (medsos) untuk melakukan jual beli obat terlarang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatresnarkoba Polresta Yogyakarta, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra mengatakan, pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba dan obaya dilaksanakan selama Mei 2024. Adapun, 24 orang yang diamankan terdiri dari 21 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.

"Dari para pelaku, polisi menyita di antaranya Sabu seberat 23,39 gram, Ganja 35,28 gram dan Obaya 77.856 butir pil Yarindo," kata Ardi saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Jumat (7/6/2024).

Lebih lanjut, dari barang bukti yang disita diperkirakan dapat menyelamatkan 78.090 orang yang merupakan penerus bangsa.

Khususnya obaya yang peredarannya cukup masif di kalangan pelajar baik anak sekolah maupun mahasiswa. Karena harganya yang lumayan murah dan menjadi favorit di Yogyakarta sekarang ini.

Polresta Yogyakarta tetap berusaha memaksimalkan upaya pengungkapan demi mewujudkan Yogyakarta bersih dari obaya 

"Kita maksimalkan sasaran pelajar seperti anak sekolah, mahasiswa bahkan pekerja," ucapnya. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi dari para pemakai, dampak yang ditimbulkan setelah mengonsumsi obaya antara satu dan lainnya berbeda-beda. Namun, pemakai kerap menggunakan obaya untuk begadang dan efeknya akan lebih aktif.

Apalagi dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim, kata Ardi, salah satu penyebab terjadinya kejahatan jalanan karena sebelumnya mengonsumsi obaya ini. Maka dari itu, jajaran Polresta Yogyakarta sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan obaya maupun lainnya.

Ditanya soal modus pelaku melakukan jual beli narkoba dan obaya, Ardi menyebut, rata-rata memanfaatkan jaringan medsos seperti Instagram maupun Facebook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena bos kepada tersangka ini tidak pernah ketemu. Memang dia memesan kemudian barang ditaruh (di suatu tempat) baru dijemput. Sehingga tidak ada transaksi face to face," ungkapnya. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT