GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Soal Tapera, DPUPESDM DIY Sebut ada 426 Unit Rusun dan 2.062 Rumah Tapak di DIY Belum Terisi

Para pekerja di DIY menilai iuran Tapera dari pemotongan gaji sebesar 3 persen tidak masuk akal. Terlebih besaran Upah Minimum Pekerja (UMP) di DIY hanya sekitar Rp 2 juta.
Selasa, 11 Juni 2024 - 16:07 WIB
Ilustrasi bangunan Rusunawa Giripeni di Kabupaten Kulon Progo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berprogres dalam penyediaan hunian baik rusun maupun rumah tapak umum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah ini.

Hal ini merespon penolakan para pekerja terkait kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY beberapa hari lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pekerja di DIY menilai iuran Tapera dari pemotongan gaji sebesar 3 persen tidak masuk akal. Terlebih besaran Upah Minimum Pekerja (UMP) di DIY hanya sekitar Rp 2 juta. Sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Kepala DPUPESDM DIY, Anna Rina Herbranti menyebut, ada 18 rusun yang tersebar di DIY dan yang masih kosong atau belum terisi sejumlah 426 unit. Rinciannya, Kota Yogyakarta ada 5 unit, Kabupaten Sleman 73 unit, Kulon Progo 127 unit, Bantul 153 unit dan Gunungkidul 68 unit.

Bagi pekerja yang ingin mengakses rusun tersebut bisa koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten/Kota masing-masing. Kemudian akan diinfokan lokasi dan pengelola rusunnya. Karena, untuk informasi mengenai ketersediaan rusun belum bisa diakses melalui aplikasi.

"Termasuk sistem sewa beserta biayanya karena tergantung lokasinya," ucap Anna dihubungi, Selasa (11/6/2024). 

Sedangkan untuk rumah tapak subsidi per 4 Juni 2024, total 61 perumahan dengan jumlah rumah yang masih kosong ada 2.062 unit. Dengan rincian di Kabupaten Sleman 137 unit, Bantul 952 unit, Gunungkidul 888 unit dan Kulon Progo 85 unit. Sementara, Kota Yogyakarta seluruhnya sudah terisi.

Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 689/KPTS/M/2023, batasan luas tanah paling rendah 60 meter persegi dan paling tinggi 200 meter persegi.

Kemudian, luas lantai rumah paling rendah 21 meter persegi dan paling tinggi 36 meter persegi. Sementara, batasan harga jual rumah umum tapak untuk wilayah Jawa kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi mulai 2024 sebesar Rp 166 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun mengenai layanan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) melalui bank penyalur masing-masing.

Terpisah, Kepala Disnakertrans DIY, Aria Nugrahadi mengatakan bahwa terpenting adalah jarak hunian dekat dengan tempat kerjanya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H akan Digelar Kemenag Minggu 17 Mei 2026

Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H akan Digelar Kemenag Minggu 17 Mei 2026

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu 17 Mei 2026.
Rupiah Terguncang, Purbaya Pilih Bentengi Pasar Obligasi: Kami Enggak Masuk ke Pasar Dolar Langsung

Rupiah Terguncang, Purbaya Pilih Bentengi Pasar Obligasi: Kami Enggak Masuk ke Pasar Dolar Langsung

Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan saat ini mengarahkan energi penuh untuk menjaga ketahanan pasar Surat Berharga Negara (SBN).
Dedi Mulyadi Bongkar 50 Lapak Liar di Jalan Eyckman Bandung, KDM Kasih Uang Kompensasi ke PKL: Cukup Buat Makan

Dedi Mulyadi Bongkar 50 Lapak Liar di Jalan Eyckman Bandung, KDM Kasih Uang Kompensasi ke PKL: Cukup Buat Makan

Ia juga mengungkapkan pihak kampus sempat menyampaikan keluhan lantaran akses keluar masuk menjadi terganggu akibat keberadaan lapak-lapak tersebut.
Adam Alis Bongkar Kecerdikan Bojan Hodak di Balik Kemenangan Persib Bandung atas Persija

Adam Alis Bongkar Kecerdikan Bojan Hodak di Balik Kemenangan Persib Bandung atas Persija

Adam Alis mengungkap peran besar kecerdikan Bojan Hodak di balik kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta. Ia menilai strategi pelatih asal Kroasia itu.
Gubernur Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Pejabat Pamer Trik Unik Hilangkan Bau Durian: Eh Beneran Lho

Gubernur Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Pejabat Pamer Trik Unik Hilangkan Bau Durian: Eh Beneran Lho

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mendadak ramai diperbincangkan publik usai video uniknya saat makan durian viral di media sosial. Coba trik unik.
Dapat Surat Protes, Purbaya Pastikan Pemerintah Tak Akan Ganggu Bisnis China Asal Legal

Dapat Surat Protes, Purbaya Pastikan Pemerintah Tak Akan Ganggu Bisnis China Asal Legal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait surat keluhan yang dilayangkan sejumlah perusahaan asal Tiongkok kepada Presiden Prabowo Subianto.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT