News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Petani Bantul Ditawari Kompos Berisi Campuran Sampah Plastik, Ini Penjelasan DLH Kota Yogyakarta

Belakangan terakhir ini santer diberitakan mengenai petani lahan pasir di Sanden, Kabupaten Bantul ditawari pupuk kompos oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta namun yang dikirim mayoritas masih tercampur sampah plastik.
Rabu, 3 Juli 2024 - 17:18 WIB
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Kota Yogyakarta, Ahmad Heryoko (kiri).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Belakangan terakhir ini santer diberitakan mengenai petani lahan pasir di Sanden, Kabupaten Bantul ditawari pupuk kompos oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta namun yang dikirim mayoritas masih tercampur sampah plastik. Terkait persoalan tersebut, DLH Kota Yogyakarta akhirnya buka suara.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Kota Yogyakarta, Ahmad Heryoko menyebut, ada miss komunikasi dalam hal pengiriman pupuk kompos ke petani lahan pasir di Dusun Patihan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada miss komunikasi terkait sampah yang terkirim ke Sanden. Bahwa sopir yang membawa kesana (Sanden) kemarin ada kesalahan usai ditumpahkan ada sampah plastik yang tercampur," katanya kepada awak media di Kantor Diskominfo Kota Yogyakarta, Rabu (3/7/2024).

Heryoko menyampaikan bahwa kerja sama penawaran pupuk kompos antara DLH Kota Yogyakarta dengan petani di Sanden sudah terjadi sejak lama. Bahkan, kerja sama ini juga telah terjalin dengan petani di Kabupaten Sleman.

"Dengan Sleman sudah berjalan sudah 1 tahun lebih dan Bantul sekitar setahun," ucapnya.

Sebelum adanya kerja sama ini, lanjut Heryoko, para petani dari kedua wilayah tersebut juga telah melaksanakan peninjauan ke lokasi pengolahan sampah di TPS3R Nitikan. Disana, ada mesin gibrik yang memisahkan antara sampah organik dan anorganik. 

Adapun, sampah organiknya bisa menjadi bahan utama pembuatan pupuk kompos sebelum membutuhkan proses fermentasi untuk langsung digunakan memupuk tanaman. Dari hasil peninjuan para petani yang hadir di TPS3R Nitikan, mereka lalu memesan bahan pupuk kompos untuk dikirim ke lokasi aktivitas pertanian.

Selama ini, Heryoko mengeklaim, pengiriman sudah berjalan dengan baik.

"Kalau kemarin memang ada sedikit miss di lapangan bahwa ada pengiriman yang tidak bersih artinya masih tercampur sedikit dengan plastik. Dan ini yang kemarin sudah dikomplainkan petani kepada kami kok ada pengiriman yang tercampur," tuturnya. 

DLH Kota Yogyakarta sudah memerintahkan untuk segera mengambil kembali sampah plastik yang tercampur tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini sudah dilakukan pengembalian kembali," ungkap Heryoko. 

Ia juga menegaskan, tidak ada proses jual beli dari kerja sama ini. Tawaran pupuk kompos dari DLH Kota Yogyakarta ini gratis, termasuk proses pengangkutan ke lokasi tujuan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT