GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prambanan Jazz 2024 akan Digelar 5-7 Juli, Usung Kolaborasi dan Program Berkelanjutan

Prambanan Jazz Festival (PJF) 2024 yang mengusung kolaborasi antara musisi, seniman, jurnalis, dan komunitas penggiat seni disertai program-program berkelanjutan, akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta pada 5-7 Juli 2024.
Kamis, 4 Juli 2024 - 20:57 WIB
Konferensi pers Prambanan Jazz Festival (PJF) 2024 di Yogyakarta, Kamis (4/7/2024).
Sumber :
  • ANTARA/Luqman Hakim

Yogyakarta, tvOnenews.com - Prambanan Jazz Festival (PJF) 2024 yang mengusung kolaborasi antara musisi, seniman, jurnalis, dan komunitas penggiat seni disertai program-program berkelanjutan, akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta pada 5-7 Juli 2024.

"Prambanan Jazz Festival tidak hanya pertunjukan musik tahunan yang digelar tanpa makna, banyak pesan yang tentunya tersirat dalam setiap perencanaan tiap tahunnya," kata Founder Prambanan Jazz Festival dan Rajawali Indonesia, Anas Alimi, saat konferensi pers di Yogyakarta, Kamis (4/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasaraya Prambanan Jazz adalah satu di antara beberapa program kolaborasi dengan komunitas yang akan menghadirkan tenant kuliner yang menyuguhkan makanan tradisional serta kekinian Indonesia.

Pasaraya akan menjadi wisata oase gastronomi yang memanjakan "PJF lovers" yang hadir pada Prambanan Jazz 2024 bertema "Satu Dekade Bersama: Perayaan Kebersamaan dalam Musik" itu.

Selain itu, ada pula "I'm Jazz a Kids" yang merupakan program kolaborasi dengan sekolah musik Purwacaraka Yogyakarta dan Solo, yang bakal menampilkan tujuh finalis musisi cilik terbaik yang diseleksi pada Juni 2024 di Sleman City Hall Yogyakarta.

"Tujuh musisi cilik ini terdiri atas peserta terbaik pada kategori vocal, biola, piano, drum dan alat musik tiup yang akan tampil di panggung Prambanan Jazz," ujar Anas.

Anas melanjutkan "Pusparia Vol.2 Bersemi Bersama", sebuah aktivasi yang berkolaborasi dengan komunitas seni instalasi yang merespons karya bunga-bunga juga bakal menghiasi sejumlah titik di area venue Prambanan Jazz Festival pada siang hari.

Sebelum menikmati pertunjukan musik dari para musisi ternama dari berbagai genre selama tiga hari, Prambanan Jazz juga menyuguhkan "PJF Cultural Escape" berupa program keliling wisata di wilayah Yogyakarta yang dimulai sejak pagi hari hingga siang hari bersama komunitas berkain.

"Kegiatan ini dalam rangka melakukan kolaborasi pertunjukan seni musik dengan penggiat wastra, sehingga PJF lovers bisa mulai merasakan nyamannya berkain dalam segala suasana," kata dia.

Sebagai cerminan bahwa Prambanan Jazz tidak hanya memberikan fasilitas kuliner dengan berbagai macam hasil akhir sampah, menurut Anas, pihaknya juga bakal mengedukasi "PJF lovers" untuk dapat memilah sampah organik dan nonorganik melalui "Prambanan Jazz Sustainability Program".

"Tentunya semua ini bertujuan untuk membuat Prambanan Jazz dapat dikenang sebagai festival musik yang dapat memberikan kenangan yang Indah dan tak kan terlupakan," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Rajawali Indonesia Tovic Raharja mengapresiasi dukungan pemerintah malalui Kemenparekraf terhadap perhelatan Prambanan Jazz setiap tahun dengan harapan festival itu dapat menerapkan Sapta Pesona sesuai konsep pariwisata secara global.

"Satu Dekade Bersama, bukan hanya sebuah slogan, namun rasa syukur kami terhadap keberlangsungan acara yang bisa membuat banyak pihak berkumpul dan berkolaborasi di kawasan wisata Candi Prambanan," ujar Tovic. (ant/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT