GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Perusakan Mobil Mewah di Bantul Ditangkap dan Diproses Hukum

Tiga orang pelaku perusakan mobil mewah di perempatan Tamantirto, Kasihan, Bantul berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polres Bantul dan ditetapkan tersangka.
Sabtu, 29 Januari 2022 - 14:02 WIB
Kapolres Bantul Memberikan Keterangan Pers Terkait Ditangkapnya Pelaku Perusakan Mobil Mewah di Kasihan Bantul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Sebanyak tiga orang pelaku perusakan mobil mewah di perempatan Tamantirto, Kasihan, Bantul Yogyakarta berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polres Bantul Yogyakarta dan telah ditetapkan tersangka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka terbukti telah melakukan tindak pidana perusakan mobil mewah disertai penganiayaan kepada pengemudi. Polisi juga masih memburu enam pelaku perusakan mobil yang belum tertangkap.

 

"Masih ada enam pelaku yang masih buron. Kami sudah mendapatkan identitas enam pelaku perusakan yang belum ditangkap tersebut. Dalam waktu dekat, keenam pelaku dipastikan tertangkap dan diproses hukum," ungkap AKBP Ihsan, Kapolres Bantul dalam konperensi pers di Mapolres Bantul, Sabtu ( 29/1/2022).

 

Di hadapan puluhan wartawan, Kapolres Bantul, AKBP Ihsan menjelaskan kronologis kejadian perusakan mobil mewah hingga penangkapan pelaku perusakan. Dijelaskan kejadian berawal ketika pengemudi mobil mewah Muhammad Gandhi Wicaksono berselisih paham dengan tukang parkir di depan sebuah rumah makan di jalan Bantul.

 

Sempat terjadi adu mulut. Gandhi Wicaksono , pengemudi mobil mewah Mercedes Benz nomor polisi B 2996 SBJ M sempat turun dari mobil, dan terlibat adu mulut dengan tukang parkir. Namun, teman-teman tukang parkir jumlahnya banyak sehingga Gandhi memilih meninggalkan lokasi. Saat meninggalkan lokasi tersebut, Gandi dengan mobil Mercy nya dikejar. 

 

"Ketika dikejar tersebut sempat menyerempet tiga sepeda motor. Meski telah menyerempet tiga sepeda motor, Gandhi tidak menghentikan mobilnya karena takut. Sehingga, muncul teriakan maling dan warga ikut mengejar. Akhirnya, di perempatan Tamantirto, mobil diamuk massa," jelas AKBP Ihsan.

 

Khusus untuk kasus laka lantas, imbuh AKBP Ihsan, telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pemilik mobil telah memberikan ganti rugi kepada tiga orang pengendara sepeda motor yang diserempet. Sedangkan, untuk kasus perusakan tetap lanjut pada proses hukum karena tindakan main hakim sendiri tidak baik dan harus mendapatkan tindakan tegas.

 

"Baik ada laporan dari korban maupun tidak, kami tetap akan memproses kasus perusakan mobil tersebut. Kami akan tindak tegas pelaku main hakim sendiri yang telah melakukan perusakan mobil dan melakukan penganiayaan. Kami dengan cepat bisa menangkap para pelaku berdasarkan video yang beredar di masyarakat," ujarnya.

 

Kapolres Bantul menambahkan ada tiga tersangka yang kini berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga tersangka pelaku perusakan tersebut di antaranya ATW (22) seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, ATW terbukti melakukan perusakan kaca mobil bagian depan.

 

"Tersangka ATW ini yang naik di kap mesin mobil dan memecah kaca. Selain itu juga, melakukan penganiaan kepada pengemudi mobil," tegas Kapolres Bantul.

 

Tersangka lainnya, imbuh AKBP Ihsan, CP (25) warga Bangunjiwo, Kasihan, Bantul yang terbukti telah memecah kaca bagian belakang menggunakan plat mobil. Sedangkan tersangka ketiga adalah  MDK (21) warga Condongcatur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kepada ketiga tersangka ini diancam dengan pasal 170 tentang perusakan dan penganiayaan terhadap barang maupun orang di muka umum dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. Saat ini Polres Bantul sedang memburu enam pelaku perusakan yang belum tertangkap. Kami akan tindak tegas dan kami imbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri," pungkas AKBP Ihsan. (Santosa Suparman/dan) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT