GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Pelaku Penganiayaan di Pasar Seni Gabusan Bantul Ditangkap, Polisi Temukan Senapan Angin

Unit Reskrim Polsek Sewon mengamankan 10 orang pelaku penganiayaan di kompleks Pasar Seni Gabusan, Kabupaten Bantul. Polisi juga menemukan senapan angin saat kejadian tersebut. 
Kamis, 12 Desember 2024 - 18:24 WIB
Para pelaku pengeroyokan di kompleks Pasar Seni Gabusan, Kabupaten Bantul dihadirkan saat rilis kasus di Polsek Sewon, Kamis (12/12/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Unit Reskrim Polsek Sewon mengamankan 10 orang pelaku penganiayaan di kompleks Pasar Seni Gabusan, Kabupaten Bantul. Polisi juga menemukan senapan angin saat kejadian tersebut. 

Kapolsek Sewon, Kompol Hanung Tri Widayanto menuturkan, para pelaku yang diamankan inisial BM alias Dito (19), DK (19), AD (19), BR (19), CS (20), RF (18), SO (18), KM (48), DK (18) dan HS (17) yang seluruhnya warga Bantul. Mereka nekat menganiaya korban inisial R, FF, MR dan DS karena diduga rombongan klitih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alasan para pelaku menganiaya korban karena mereka berkeyakinan teman para korban membawa sajam jenis celurit mau disabetkan ke arah pelaku. Tapi, langsung pergi tancap gas sehingga para pelaku menangkap para korban lalu menganiayanya," kata Hanung saat rilis kasus, Kamis (12/12/2024).

Dijelaskan Hanung, kejadian bermula pada Sabtu (9/12/2024) sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu, keempat korban berangkat ke Pantai Depok untuk bermain. Lalu sekira pukul 02.00 WIB, mereka bermaksud pulang ke rumah dengan saling berboncengan. 

Dalam perjalanannya, ternyata korban R dan MR lebih dulu sampai ke rumah. Sedangkan, FF dan DS ketika sampai di Toko Madura tepatnya utara Pasar Seni Gabusan dipepet oleh para pelaku dan disuruh berhenti. Kemudian, kedua korban diajak secara paksa ke belakang Pasar Seni Gabusan. Disana, korban dianiaya oleh pelaku. 

Atas perintah para pelaku, R dan MR yang lebih dulu sampai rumah ditelepon oleh korban DS untuk datang ke Pasar Seni Gabusan tersebut dengan alasan sepeda motornya kehabisan bensin.

Setelah itu, korban R dan MR akhirnya datang ke pasar. Sesampainya disana, mereka diberhentikan oleh para pelaku kemudian diboncengkan ke Pasar Seni Gabusan. Disana, para pelaku juga menganiaya keempat korban. Akibat penganiayaan ini, para korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuh. 

Adapun, kasus itu terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi memperoleh petunjuk yang mengarah ke para pelaku. Selanjutnya, polisi mendalami keberadaan yang diduga pelaku tersebut. Tak berselang lama, para pelaku berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.

"Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah menganiaya korban secara bersama-sama di kompleks Pasar Seni Gabusan. Selanjutnya, para pelaku dibawa ke Polsek Sewon guna proses hukum lebih lanjut," ucap Hanung.

Kepada wartawan, tersangka Dito mengaku senapan angin didapatkan dengan membeli secara online di Kasihan, Kabupaten Bantul.

Ia selalu membawa senapan angin itu kemana-mana untuk berjaga-jaga sebelum akhirnya malah melukai korban yang diduga rombongan klitih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk jaga-jaga karena saya tahunya (korban) gerombolan klitih. Karena saya lihat sendiri dan salah satu teman saya lihat sendiri kalau itu sajam," ucapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 80 ayat 2 jo Pasal 76C UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Puasa Segera Dipastikan, Sidang Isbat Hari Ini Jadi Penentu Ramadhan 1447 H

Awal Puasa Segera Dipastikan, Sidang Isbat Hari Ini Jadi Penentu Ramadhan 1447 H

Sidang isbat digelar hari ini untuk menentukan awal Ramadhan 2026. Pemerintah umumkan hasil penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah malam nanti.
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Statusnya Jadi Pertanyaan, Benarkah Chelsea Hanya Meminjamkan Joao Felix ke Al Nassr?

Statusnya Jadi Pertanyaan, Benarkah Chelsea Hanya Meminjamkan Joao Felix ke Al Nassr?

Ketidakpastian mengenai apakah Joao Felix hanya dipinjamkan sementara atau aset jangka panjang Al Nassr kini menjadi tanda tanya besar. Bagaimana faktanya?
6 Ramalan Cinta Shio Besok 18 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

6 Ramalan Cinta Shio Besok 18 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan cinta shio 18 Februari 2026 untuk kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi. Simak prediksi asmara besok untuk enam shio terakhir yang penuh makna!

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal kasus Assayid Bahar bin Smith atau biasa disapa Habib Bahar yang diduga aniaya anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) bernama Rida
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT