GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Tabrak Lari Darso dan Dua Rekannya Minta Keadilan Pelaku Ditangkap

Tutik Wiyanti, korban tabrak lari mobil yang dinaiki oleh Darso dan dua rekannya di Jalan Mas Suharto, Danurejan, Kota Yogyakarta pada 12 Juli 2024 sekira pukul 09.30 WIB meminta keadilan agar para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Rabu, 15 Januari 2025 - 18:19 WIB
Tutik, korban tabrak lari Darso didampingi anaknya Zalva saat dialog di tvOne.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Usai menabrak Gery, mobil berhasil kabur. Atas insiden tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Pada 21 September 2024, tim unit gakkum Satlantas Polresta Yogyakarta mendatangi kediaman Darso di Semarang untuk mengirim surat undangan klarifikasi.

Ketika bertemu Darso, yang bersangkutan sempat tidak mengakui perbuatannya namun setelah diperlihatkan rekaman kamera CCTV di RS Bethesda Lempuyanganwangi baru dia mengakuinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Darso beserta tim unit gakkum menuju ke lokasi rental mobil. Baru berjalan kurang lebih 500 meter, Darso minta berhenti untuk buang air kecil (BAK). Selesai BAK, Darso mengeluh sakit dibagian dada sebelah kiri dan meminta untuk diambil obat jantung di rumahnya. Namun, polisi berinisiatif membawa Darso ke RS Permata Medika Ngaliyan yang lokasinya dekat.

Tiba di RS, Darso langsung mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, polisi memberitahukan kabar Darso yang dirawat di RS kepada pihak keluarga maupun RT/RW setempat.

Menurut informasi dari Poniyem selaku istri Darso, yang bersangkutan punya riwayat jantung dan sudah pasang ring jantung di RSUP dr Kariadi Semarang.

Di tengah menjalani perawatan, Darso meninggal dunia pada Rabu 25 September 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada Jumat (10/1/2025) istri Darso melapor ke Polda Jateng dengan memberikan kesaksian berbeda jika suaminya meninggal karena diduga dianiaya oleh anggota Satlantas Polresta Yogyakarta.(scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Inara Rusli Belum Minta Maaf ke Wardatina Mawa: Aku Ingin Bertemu Langsung

Alasan Inara Rusli Belum Minta Maaf ke Wardatina Mawa: Aku Ingin Bertemu Langsung

Alasan Inara Rusli belum minta maaf ke Wardatina Mawa akhirnya terungkap. Inara Rusli ingin menyampaikan permintaan maaf secara langsung lewat tatap muka.
Top Skor Proliga 2026 Putra: Rama Fazza Fauzan Kian Tak Tersentuh di Puncak, Kangkangi Pemain Asing LavAni

Top Skor Proliga 2026 Putra: Rama Fazza Fauzan Kian Tak Tersentuh di Puncak, Kangkangi Pemain Asing LavAni

Top skor Proliga 2026 putra, di mana Rama Fazza Fauzan (Samator) makin tak tersentuh di puncak dan kangkangi pemain asing LavAni yakni Taylor Sander.
Sidang Etik Bripka Masias Siahaya Digelar Hari Ini 23 Februari 2026, Kapolda Maluku: Ancaman Sanksi Pecat

Sidang Etik Bripka Masias Siahaya Digelar Hari Ini 23 Februari 2026, Kapolda Maluku: Ancaman Sanksi Pecat

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto buka suara soal Anggota Brimob, Bripka Masias Siahaya, yang akan menjalani sidang kode etik pada Senin (23/2/2026).
Bintang Arsenal Ejek Tottenham Hotspur usai Menang Telak di Derbi London Utara, Rekan Senegaranya Kena Sindir

Bintang Arsenal Ejek Tottenham Hotspur usai Menang Telak di Derbi London Utara, Rekan Senegaranya Kena Sindir

Pemain bintang Arsenal, Gabriel Magalhaes, mengejek Tottenham Hotspur seiiring dengan kemenangan telak 4-1 dalam partai bertajuk Derbi London Utara tersebut. Rekan senegaranya pun kena sindir.
Usai Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan", Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Sebut Dirinya Mencintai Indonesia

Usai Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan", Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Sebut Dirinya Mencintai Indonesia

Usai ucapannya “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan” yang viral di media sosial, alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas mengklaim bahwa dirinya mencintai Indonesia. 
Murka Soal Bripda Masias Siahaya Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Kapolri: Brimob Harusnya Lindungi Masyarakat

Murka Soal Bripda Masias Siahaya Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Kapolri: Brimob Harusnya Lindungi Masyarakat

Dugaan penganiayaan yang menyeret anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya hingga menyebabkan seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal tewas, memantik reaksi keras dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT