GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKL Terdampak Relokasi Teras Malioboro 2 Mengadu ke DPRD DIY, Minta Kepastian Jaminan Hidup

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di Teras Malioboro (TM) 2 masih memperjuangkan haknya usai direlokasi di TM Ketandan dan Beskalan.
Jumat, 24 Januari 2025 - 23:19 WIB
Sejumlah PKL yang terdampak relokasi Teras Malioboro (TM) 2 kembali mendatangi kantor DPRD DIY, Jumat (24/1/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di Teras Malioboro (TM) 2 masih memperjuangkan haknya usai direlokasi di TM Ketandan dan Beskalan.

Mereka pun kembali mendatangi kantor DPRD DIY yang diawali dengan aksi long march dari Parkiran Abu Bakar Ali dengan membawa beberapa spanduk bertuliskan tuntutan 'Wujudkan Tata Kota Demokratis Tolak Warisan Dunia yang Menggusur Rakyat'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan dengan wakil rakyat tersebut, para PKL menuntut adanya kepastian kesejahteraan berupa jaminan hidup (jadup) dari pemerintah. Sebab, mereka mengeluhkan adanya penurunan pendapatan pasca relokasi pada 14 Januari 2025 hingga saat ini.

"Karena terus terang yang dapat lapak di lantai 2 TM Ketandan sudah buka beberapa hari, itu sehari laku Rp 30 ribu bahkan ada yang malah sama sekali belum laku. Juga ada beberapa lapak yang tidak kelihatan dari jalan," kata Upi Supriyati, perwakilan pedagang ditemui usai aksi, Jumat (24/1/2025).

Adapun, permasalahan pedagang yang direlokasi ke TM Beskalan berkaitan dengan infrastruktur.

"Di (TM) Beskalan akses masuk juga belum jadi. Itu yang menyebabkan kami resah, bagaimana pengunjung mau masuk," ucapnya.

Selain itu, kata Upik, masih ada sekitar 15 pedagang yang belum dapat hak lapaknya. Hal ini dikarenakan saat pengundian nomor lapak, mereka menilai adanya kecurangan. Juga ada pedagang sudah dapat lapak namun belum berjualan karena tidak memiliki modal.

Sedangkan, pemerintah setempat memberikan tenggang waktu hingga Sabtu (25/1/2025) kepada pedagang untuk segera menempati lapaknya. Apabila tidak segera ditempati, akan diberikan surat peringatan (SP).

"Kami saja bingung karena posisinya hanya mendapatkan meja, jadi kita butuh dana lagi untuk membuat pajangan. Kami mau ada SP atau apa, terus terang ya kalau gak ada modal mau dipaksakan seperti apa," ungkap Upi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi yang sama, Anggota DPRD DIY, Imam Priyono D Putranto menyampaikan, pihaknya akan melakukan rapat kerja dengan dinas terkait yang rencananya akan dilaksanakan pada 31 Januari 2025 mendatang.

"Kita dari Komisi B segera melakukan rapat kerja dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY supaya tuntas permasalahan disini sehingga para pedagang bisa nyaman. Termasuk urusan infrastrukturnya agar dibenahi," kata Imam. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah resmikan rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK dan SLB negeri swasta wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan.
Satu Pasien Meninggal saat Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya karena Penyakitnya

Satu Pasien Meninggal saat Kebakaran di RSUD dr Soetomo Surabaya karena Penyakitnya

Koordinator Evakuasi Pasien dokter Rizal Constansius memastikan pasien dengan alat medis atau mesin yang terpasang tidak mungkin mengalami keracunan gas.
I.League Ancam Sanksi Pengurangan Poin untuk Klub Musafir, Bagaimana dengan Persija Jakarta?

I.League Ancam Sanksi Pengurangan Poin untuk Klub Musafir, Bagaimana dengan Persija Jakarta?

I.League memberikan peringatan keras kepada para klub Super League, Championship, hingga Liga Nusantara terkait sanksi pengurangan poin bila menjadi tim musafir. Lantas, bagaimana dengan kasus Persija yang kerap berpindah markas dan tergusur dari Jakarta?
Masa Lalu MC Lomba Cerdas Cermat MPR Shindy Lutfiana Bikin Tercengang, Ternyata Jauh dari Kontroversi

Masa Lalu MC Lomba Cerdas Cermat MPR Shindy Lutfiana Bikin Tercengang, Ternyata Jauh dari Kontroversi

Ajang Tangerang MC Competition sendiri digelar untuk menjaring bakat-bakat MC potensial. Pihak penyelenggara bahkan menyediakan total hadiah mencapai Rp27 juta bagi para pemenang.
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Tak Ada Marc Marquez, Mampukah Ducati Memutus Dominasi Aprilia di Awal Musim Ini?

Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Tak Ada Marc Marquez, Mampukah Ducati Memutus Dominasi Aprilia di Awal Musim Ini?

Jadwal MotoGP Catalunya 2026 yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini akan kembali menyajikan duel sengit dari dua pabrikan yakni Ducati dan Aprilia.
Cuma Gara-gara Kunjungi Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Langsung Dapat Keungtungan Besar

Cuma Gara-gara Kunjungi Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Langsung Dapat Keungtungan Besar

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027. Media Korea mengungkap keuntungan besar yang didapat klub tersebut.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT