News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Event Lari Pertama di Indonesia dengan Waktu Finish Tersingkat Akan Melintasi Sumbu Filosofi di Yogyakarta

Sebuah event lari yang akan digelar pada 27 April 2025, menjadi acara lari yang menarik untuk pelari di Indonesia. Menawarkan tantangan baru, peserta diharuskan menyelesaikan lomba 10 kilometer dengan waktu finish maksimal 70 menit.
Kamis, 6 Maret 2025 - 14:24 WIB
Suasana jumpa pers YKC10K
Sumber :
  • tvOnenews - Nuryanto

tvOnenews.com - Sebuah event lari yang akan digelar pada 27 April 2025, menjadi acara lari yang menarik untuk pelari di Indonesia. Menawarkan tantangan baru, peserta diharuskan menyelesaikan lomba 10 kilometer dengan waktu finish maksimal 70 menit, menjadikannya event dengan batas waktu tersingkat dibandingkan seluruh event lari lainnya yang ada di Indonesia.

YKC10K diadakan di Kantor Gubernur DIY (Kepatihan) dan melintasi berbagai landmark ikonik Kota Yogyakarta, termasuk Sumbu Filosofi Malioboro dan Nol Kilometer. Peserta akan merasakan sensasi berlari di rute yang jelas dan tertata mulai pukul 05.00 WIB, memberi kesempatan bagi pelari untuk menikmati suasana pagi yang sejuk dan semangat kota yang hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

YKC10K diinisiasi oleh Jorace, dikenal dengan komitmennya dalam penyelenggaraan event olahraga di Indonesia. Acara ini merupakan respons terhadap berkembangnya animo olahraga lari yang pesat di kota-kota besar Indonesia, khususnya Yogyakarta.

YKC10K adalah langkah pertama kami dalam mengembangkan event olahraga yang lebih menarik di Indonesia, dan kami berharap bisa memberikan pengalaman baru bagi peserta, serta menarik lebih banyak orang untuk datang ke Jogja,” ujar Septiyadi Pityanta, Founder sekaligus Race Director YKC10K dalam press conference di VRTX Yogyakarta.

Septiyadi berharap YKC10K dapat menjadi momentum bagi perkembangan olahraga lari di Indonesia, serta memberikan dampak positif bagi pariwisata di Yogyakarta. Konsep lari race dengan Cut Off Time (COT) 70 menit baru kali ini diadakan di Indonesia, menjadi tantangan seru bagi para peserta.

"Ini yang pertama, karena sudah banyak penghobi lari yang berlatih dengan serius untuk personal bestnya, atau catatan waktu terbaik. YKC10K bisa menjadi ruang yang seru untuk mencapai, melegitimasi capaian itu," tandasnya.

Dengan konsep yang fresh dan menarik, event ini diharapkan menjadi seri pembuka awal tahun dari rangkaian perlombaan olahraga lari yang akan diadakan di Indonesia. Selain itu, untuk menambah keseruan, event ini juga menyediakan berbagai booth menarik, seperti booth ngopi dan apparel lari yang relevan dengan para peserta.

YKC10K juga menggandeng duo rapper muda asli Jogja, Fandaw dan Fandow, yang menciptakan lagu bertajuk “YKC.” Lagu ini akan menjadi official song yang semakin menegaskan Jogja sebagai kota kolaborasi lintas komunitas.

tvonenews

Sebagai event pertama yang diharapkan menjadi acara tahunan, YKC10K juga diharapkan dapat memperkuat Jogja sebagai tujuan wisata minat khusus, khususnya di bidang sport tourism. Acara ini didukung oleh Dinas Pariwisata DIY dan Pemda DIY yang turut mendukung kesuksesan acara ini.

Menariknya, ada pula podium untuk peraih peringkat pertama hingga ketiga YKC10K. Ada tiga kategori yakni Open WNI Only Male dan Female, Master dan Pelajar dengan hadiah total Rp 27.500.000.

Saat ini Septiyadi menyebut sudah ada sekitar 500 pendaftar yang dipastikan ikut serta dalam YKC10K. Registrasi Rp 325 ribu untuk peserta yang akan mendapat jersey, BIBNumber dan medali (jika masuk COT).

Sementara, Anita Verawati, SPsi, PSi, MM, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata DIY, yang melempar dukungan penuh menyampaikan, acara ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang dikenal tidak hanya karena kekayaan budaya dan sejarah, tetapi juga sebagai pusat sport tourism.

"Tahun 2025 ini memang tahunnya sport tourism di calender of event Jogja. YKC10K ini harapannya menjadi salah satu event yang menarik dan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan datang berkunjung," tandas Vera.

YKC10K diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya menguji kemampuan para pelari, tetapi juga memperkenalkan Yogyakarta lebih luas sebagai destinasi wisata olahraga yang menakjubkan. "Harapannya pelari yang datang bisa menginap, berbelanja dan berkuliner di Jogja dengan segala hal baiknya," pungkas Vera.

Salah satu runfluencer Hansa Lutfi, menilai YKC10K menjadi gebrakan baru dalam penyelenggaraan event 10K dengan COT 70 menit. Hal ini menjadi tantangan bagi enthusiast lari tak hanya atlet di seluruh Indonesia karena belum ada event lain yang COT-nya 70 menit untuk 10 kilometer.

"Acara ini menjadi fasilitas untuk teman-teman pelari yang sudah latihan dan menaklukkan diri sendiri. Baru kali ini 10K dengan waktu 70 menit," tandas Hansa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada disampaikan running coach, Badai Mahendra yang menilai event ini sangat mungkin diikuti penghobi lari yang sudah rutin berlari. Badai melihat banyak sekali penghobi lari yang saat ini sudah sangat rutin dan punya potensi untuk ikut ambil bagian dala YKC10K.

"Jadi sangat bisa penghobi lari yang bisa achieve waktu 70 menit ini. Malah banyak yang bisa kurang dari waktu tersebut. Jadi, sangat menarik dan pas menurut saya event YKC10K ini," pungkas Badai.(nur/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan melakukan upaya paksa terhadap model sekaligus mantan mantan staf ahli anggota DPR dari Partai Gerindra, Heri Gunawan (Hergun), Fitri Assiddikki.
Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Waspada, Dampak Kekerasan pada Anak Bisa Seumur Hidup! Kenali Bentuk, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Kekerasan pada anak tidak hanya berupa pukulan. Kenali berbagai bentuk kekerasan anak, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik, serta cara mencegahnya menurut WHO
Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT