GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Rencana Pengosongan Rumah Warga di Kawasan Stasiun Lempuyangan, Ini Respon Gubernur DIY

Rencana pengosongan rumah warga di Jalan Lempuyangan tepatnya di RT 2 RW 1 Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta masih menjadi sengketa antara warga setempat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta.
Kamis, 10 April 2025 - 21:32 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (10/4/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Rencana pengosongan rumah warga di Jalan Lempuyangan tepatnya di RT 2 RW 1 Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta masih menjadi sengketa antara warga setempat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta.

Terkait persoalan tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X akhirnya buka suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raja Keraton Yogyakarta menegaskan pentingnya menyelesaikan persoalan tersebut dengan dialog. Sehingga, ada peluang kemungkinan untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Akan tetapi, undangan mengenai pertemuan tersebut akan ia serahkan kepada GKR Mangkubumi selaku Penghageng Tepas Panitikismo Keraton Yogyakarta.

"Ya akan saya dengar dulu dari kedua belah pihak. Yang ngundang biar lewat Mangkubumi, itu wewenangnya dia kok," kata Sultan saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (10/4/2025).

Menurut Sultan, perkara ini harus diselesaikan secara hati-hati agar tidak menimbulkan persoalan baru.

"Ya coba nanti kita selesaikan. Bagaimanapun harus selesai itu, kalau itu ada masalah," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga RT 2 RW 1 Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta mengeklaim lahan di kawasan RW 1 merupakan tanah Kasultan Yogyakarta, bukan tanah aset PT KAI.

Apalagi, warga juga mengantongi surat keterangan tanah (SKT) yang menerangkan warga secara sah menguasai atau menempati tanah tersebut. Sehingga, warga bersikukuh tetap ingin tinggal disana.

"Karena masing-masing warga sudah punya SKT. Betul itu bukan sertifikat, tapi dari SKT itu nantinya naik ke serat kekancingan. Harapan warga, masing-masing warga bisa mendapatkan kekancingan dari Kasultanan," tutur Anton Handriutomo, Ketua RW 01 Kelurahan Bausasran saat dihubungi hari ini.

Anton juga menilai, penataan kawasan Stasiun Lempuyangan nantinya akan menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar yang menggantungkan hidupnya disana.

Seperti diketahui, ada 14 rumah yang akan digusur imbas penataan proyek ini. Rumah-rumah tersebut berada tepat di depan Stasiun Lempuyangan dengan luasan sekitar 10.200 meter persegi.

Kemudian dari 14 rumah tersebut, kurang lebih ada 50-an KK yang terdampak. Selain itu, juga ada ratusan pelaku usaha yang mencari nafkah di trotoar jalan tersebut. Mereka membuka usaha mulai dari tukang parkir, rental sepeda motor dan pedagang kuliner hingga oleh-oleh.

Sedangkan, dari sisi PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengeklaim telah diberikan kepercayaan dan izin penggunaan sekaligus pengelolaan di kawasan tersebut.

"Kawasan Stasiun Lempuyangan merupakan Sultan Ground, namun KAI Daop 6 Yogyakarta telah diberikan kepercayaan dan izin penggunaan serta pengelolaannya. KAI Daop 6 Yogyakarta juga sudah memiliki Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT)," tegas Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta dalam keterangan tertulisnya.

Adapun, kepemilikan SKT seperti yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bukti kepemilikan aset tanah dan bangunan.

KAI Daop 6 Yogyakarta telah melaksanakan sosialisasi dan akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Juga terbuka untuk berkomunikasi lebih lanjut untuk kelancaran rencana penataan yang ditujukan demi kepentingan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api. (scp/buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Hal-Hal yang Tidak Membatalkan Puasa, tapi Merusak Pahalanya

Jelang Ramadhan 1447 H, ketahui hal-hal yang tidak membatalkan puasa, tapi merusak pahalanya menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Jay Idzes Tampil Menakutkan! Sassuolo Comeback Dramatis Kalahkan Udinese

Jay Idzes Tampil Menakutkan! Sassuolo Comeback Dramatis Kalahkan Udinese

Bek tengah Timnas Indonesia Jay Idzes tampil penuh saat Sassuolo menaklukkan Udinese dengan skor 2-1 pada pekan ke-25 Liga Italia di Stadion Bluenergy, Minggu
Ramalan Tarot Zodiak Minggu Ini, 16 - 22 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Tarot Zodiak Minggu Ini, 16 - 22 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak minggu ini untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo berdasarkan kartu tarot. Prediksi karier, cinta, dan kehidupan pribadi kamu.
Sahur Nanti Minum 2 Sendok, Bahan Herbal ini Dianjurkan dr Zaidul Akbar buat Kuat Selama Ramadhan

Sahur Nanti Minum 2 Sendok, Bahan Herbal ini Dianjurkan dr Zaidul Akbar buat Kuat Selama Ramadhan

Banyak menu sahur bisa disantap selama ramadhan. Bahan herbal ini jangan sampai terlewatkan
Hasil Eredivisie: Penalti Kontroversial Bawa Feyenoord Kunci 3 Poin di Ujung Laga

Hasil Eredivisie: Penalti Kontroversial Bawa Feyenoord Kunci 3 Poin di Ujung Laga

Feyenoord meraih kemenangan tipis 1-0 atas Go Ahead Eagles pada pekan ke-23 Liga Belanda di Stadion De Kuip, Minggu (15/2/2026) waktu setempat.
Orang Muslim Mengucapkan Selamat Imlek Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Orang Muslim Mengucapkan Selamat Imlek Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Orang muslim mengucapkan selamat Imlek bagaimana hukumnya? Simak penjelasan tegas dari Ustaz Adi Hidayat.

Trending

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Jurnalis Indonesia Peduli (JIP) menggelar sejumlah kegiatan dalam momen rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Sahur Nanti Minum 2 Sendok, Bahan Herbal ini Dianjurkan dr Zaidul Akbar buat Kuat Selama Ramadhan

Sahur Nanti Minum 2 Sendok, Bahan Herbal ini Dianjurkan dr Zaidul Akbar buat Kuat Selama Ramadhan

Banyak menu sahur bisa disantap selama ramadhan. Bahan herbal ini jangan sampai terlewatkan
Hasil Eredivisie: Penalti Kontroversial Bawa Feyenoord Kunci 3 Poin di Ujung Laga

Hasil Eredivisie: Penalti Kontroversial Bawa Feyenoord Kunci 3 Poin di Ujung Laga

Feyenoord meraih kemenangan tipis 1-0 atas Go Ahead Eagles pada pekan ke-23 Liga Belanda di Stadion De Kuip, Minggu (15/2/2026) waktu setempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT