GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Aksi Demo Lanjutan, Siswa TK Hingga SMP di Kota Yogyakarta Belajar Daring, SMA/SMK se-DIY Tetap Masuk

Seruan aksi demontrasi yang dikabarkan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mengeluarkan kebijakan skema kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa.
Senin, 1 September 2025 - 10:12 WIB
Suasana di bundaran kampus UGM Yogyakarta, Senin (1/9/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seruan aksi demontrasi yang dikabarkan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mengeluarkan kebijakan skema kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa selama tiga hari terakhir, sejak Jumat (29/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) yang digelar oleh berbagai kelompok dengan sasaran di Mapolda DIY berujung ricuh. Dikabarkan, aksi demonstrasi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal itu, Disdikpora DIY memutuskan pelaksanaan KBM bagi siswa SMA/SMK tetap berjalan.

"Kami sarankan untuk pembelajaran SMA/SMK masuk dengan catatan menghindari keramaian. Kami harapkan (sekolah negeri dan swasta) seperti itu. Dan guru memantau pembelajaran di satuan pendidikan (satpen) maupun rumah," kata Suhirman, Kepala Disdikpora DIY saat dihubungi, Senin (1/9/2025).

Selanjutnya, mengenai jadwal kepulangan siswa nantinya disesuaikan dengan kondisi yang ada masing-masing sekolah.

Sebagai upaya meminimalisir tindakan anarkis yang melibatkan pelajar, Suhirman meminta Kepala Sekolah supaya mengimbau orang tua siswa ikut mengantisipasi anaknya agar tidak ikut dalam aksi.

"Mudah-mudahan kita sama-sama dengan orang tua, komite sekolah mengingatkan anak-anaknya tidak terpengaruh oleh adanya aksi demo. Setelah pembelajaran bisa segera pulang ke rumah masing-masing," ucapnya.

Sedangkan, pelaksanaan KBM bagi siswa TK hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) menyesuaikan kebijakan di masing-masing kabupaten/kota.

Di Kota Yogyakarta, Disdikpora setempat menerapkan sistem pembelajaran secara daring bagi siswa di tingkat pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). Ini untuk menjamin keselamatan peserta didik dan mendukung kegiatan pembelajaran yang kondusif.

"Maka dari itu, Kepala Sekolah TK/RA, SD/MI, SMP/Mts dan SPNF melaksanakan pembelajaran secara daring selama dua hari, mulai tanggal 1 hingga 2 September 2025," kata Budi Santoso Asrori, Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disdikpora Kota Yogyakarta juga meminta sekolah untuk menunda pelaksanaan pembelajaran di luar sekolah, seperti perkemahan dan sebagainya sampai dengan situasi dan kondisi memungkinkan.

Selain itu, juga melakukan koordinasi dengan orang tua/wali peserta didik untuk bersama-sama mengawasi dan mendampingi putra-putrinya. Serta, mengajak seluruh warga sekolah untuk ikut serta menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT