News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 66 Orang Ditangkap Pasca Demo di Yogyakarta, Dua Orang Ditetapkan Tersangka dan Masih Ditahan

etidaknya ada 66 masyarakat sipil ditangkap oleh aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa yang terjadi di Yogyakarta pada 29-31 Agustus 2025 lalu. Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan kini masih ditahan.
Jumat, 12 September 2025 - 22:50 WIB
Deklarasi Pembentukan Bara Adil di UII Kampus Cik Di Tiro Yogyakarta, Jumat (12/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Setidaknya ada 66 masyarakat sipil ditangkap oleh aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa yang terjadi di Yogyakarta pada 29-31 Agustus 2025 lalu. Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan kini masih ditahan.

Jumlah tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke Barisan Advokasi Rakyat untuk Demokrasi dan Keadilan atau disingkat Bara Adil. Anggotanya terdiri dari LBH Yogyakarta, LKBH FH UII, PHB Peradi Kota Yogyakarta, LBH IKADIN, LBH APIK Yogyakarta, Forum Cik Di Tiro, LKBH Pandawa, PKBH FH UMY dan Kantor Hukum Suarkala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, Bara Adil dibentuk untuk memberikan pendampingan hukum bagi korban represif aparat saat menyampaikan aspirasinya. Apalagi, eskalasi demonstrasi yang merambah ke sejumlah daerah beberapa hari lalu berujung pada tindakan anarkis.

Di Yogyakarta, tercatat ada 66 orang ditangkap imbas demon yang mana 24 orang di antaranya anak-anak. Sementara, seorang mahasiswa dilaporkan meninggal dunia.

"Dari 66 orang yang ditangkap, dua orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Seorang dewasa dan satunya lagi anak-anak yang ditangkap pada 31 Agustus lalu. Sisanya, sudah dibebaskan pada 1 September," kata Kharisma Wardhatul Khusniah, Perwakilan LBH Yogyakarta saat Deklarasi Pembentukan Bara Adil di UII Kampus Cik Di Tiro Yogyakarta, Jumat (12/9/2025).

Lebih lanjut, penangkapan dua tersangka yang tidak disebutkan identitasnya oleh Kharisma itu terkait dengan kasus dugaan pelemparan bom molotov maupun kepemilikan senjata tajam (sajam). Hingga saat ini, mereka masih ditahan oleh aparat kepolisian baik di Polda DIY maupun dititipkan di tempat rehabilitasi anak. 

Karena itu, Bara Adil saat ini masih melakukan proses diskusi secara internal untuk melakukan advokasi, khususnya bagi tersangka dewasa. Sementara, tersangka anak sudah mendapatkan pendampingan dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) maupun pekerja sosial dari Dinas Sosial.

"Yang satu orang dewasa sedang kami bahas lagi untuk didampingi. Komunikasi terakhir memang ada upaya (polisi) menghalang-halangi untuk ketemu," ucap Kharisma.

Di sisi lain, upaya ini dilakukan sekaligus mendalami apakah tindak pidana yang dituduhkan polisi terhadap tersangka adalah benar. Sebab, Bara Adil melihat di sejumlah daerah banyak insiden salah tangkap.

"Bahkan, dari 66 orang itu kami duga sebagian besarnya adalah salah tangkap.

Sehingga, kami masih mendalami apakah yang dituduhkan pada mereka (tersangka) benar atau tidak," ucapnya.

Selain itu, Bara Adil juga mengadvokasi satu kasus terkait intimidasi terhadap seniman yang menyampaikan aspirasinya lewat mural di Pojok Beteng (Jokteng), Kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan peristiwa tersebut, Kharisma berharap keberadaan Bara Adil tidak hanya mengadvokasi korban represif dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu, melainkan juga dalam agenda gerakan masyarakat sipil ke depannya. 

"Sekarang ini, mulai banyak admin media sosial (medsos) yang menjadi incaran polisi untuk ditangkap," pungkasnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Tahun Makin Hemat, Shopvaganza dari Mitra10 Hadir Lagi!

Akhir Tahun Makin Hemat, Shopvaganza dari Mitra10 Hadir Lagi!

Shopvaganza Mitra10 2026 hadir kembali di tanggal 1 Oktober–31 Desember. Jangan lewatkan undian e-coupon menarik hingga hadiah langsung Smart TV!
Heboh! Loker Sekretaris Pribadi Bergaji Rp15 Juta, Cantumkan Syarat Siap Berhubungan Intim

Heboh! Loker Sekretaris Pribadi Bergaji Rp15 Juta, Cantumkan Syarat Siap Berhubungan Intim

Sebuah iklan loker untuk posisi Sekretaris Pribadi viral di media sosial setelah persyaratan yang dicantumkan dinilai menyimpang dari etika profesional. 
91 Orang Terlibat dalam 71 Kasus Peredaran Narkotika di Tulungagung, Lebih dari 800 Gram Sabu Diamankan

91 Orang Terlibat dalam 71 Kasus Peredaran Narkotika di Tulungagung, Lebih dari 800 Gram Sabu Diamankan

Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil mengungkap 71 kasus peredaran narkotika dan mengamankan 91 tersangka.
Selamatkan Siswi SMP dari Dugaan Pemerkosaan, Lansia di Lamongan Tewas Dianiaya Pakai Obeng

Selamatkan Siswi SMP dari Dugaan Pemerkosaan, Lansia di Lamongan Tewas Dianiaya Pakai Obeng

Sebuah unggahan di media sosial Threads oleh akun @_asbella viral setelah mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian seorang warga lanjut usia di Desa Guci
Razia Kos dan Homestay di Pacitan, 9 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Razia Kos dan Homestay di Pacitan, 9 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Tim gabungan yang terdiri atas Polres Pacitan, Satpol PP Pacitan, dan Subdenpom V/1-4 Pacitan mengamankan sembilan pasangan bukan suami istri dalam KRYD
Sprindik Baru, Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Diperiksa KPK

Sprindik Baru, Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Diperiksa KPK

KPK menjadwalkan pemeriksaan anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni. Budi menuturkan melalui sprindik baru ini penyidik juga langsung melayangkan pemanggilan terhadap Vinna untuk dilakukan pemeriksaan.

Trending

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Koalisi Benjamin Netanyahu unggul tipis atas oposisi Gadi Eisenkot dalam hasil hitung sementara Pemilu Israel 2026 yang digelar pada Selasa, 27 Oktober lusa.
Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua pada Kamis (29/10/2026), di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia kembali tampil. Rivan Nurmulki akan melawan Boy Arnez dan Farhan Halim juga unjuk gigi.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT