News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gudeg Wijilan, Kuliner Khas Yang Tak Lekang Oleh Jaman 

Selama libur lebaran tahun ini, Gudeg Wijilan diserbu wisatawan bahkan omset penjualan gudeg naik 5 kali lipat. 
Senin, 9 Mei 2022 - 12:16 WIB
Kampung Wijilan Yogyakarta dikebal sebagai sentra kuliner gudeg, diaerbu wisatawan selama libur lebaran, Senin (9/5/2022)
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Daya tarik kuliner khas Yogyakarta seolah tak lekang oleh jaman. Salah satunya Gudeg Wijilan, yang ada di Kampung Wijilan Yogyakarta. Selama libur lebaran tahun ini, Gudeg Wijilan diserbu wisatawan bahkan omset penjualan gudeg naik 5 kali lipat. 

Salah satu penjual, Tari Widodo (30) menyebutkan omset penjualan Gudeg sejak awal libur lebaran menikngkat hingga 5 kali lipat. Tak hanya itu, rata rata dalam sehari Tari harus menyediakan 2 kwintal nangka muda yang menjadi bahan menu gudeg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

".. ramai banget liburan ini, kita naik hingga 5 kali lipat. Dalam sehari bisa ratusan pengunjung yang datang," kata Tari, Senin (9/5/2022).

Masakan tradisional dari generasi ke generasi khas Yogyakarta ini, memiliki rasa yang gurih manis, berbahan nangka muda, sambal krecek, dilengkapi aneka lauk pauk seperti dada dan paha ayam, ceker, telor, tahu dan tempe bacem. 

Wijilan merupakan nama sebuah kampung yang ditasbihkan sebagai pusat kuliner khas Gudeg sehingga kerap disebut Gudeg Wijilan. 

Memasuki kampung Wijilan yang berada di sisi timur Alun - Alun Utara Yogyakarta, wisatawan bisa langsung menemukan banyak lilihan warung muliner gudeg yang berjejer disepanjang jalan. Disinilah cikal bakal Gudeg itu bermula hingga dikenal sampai sekarang.

Sejumlah pengunjung menyebutkan masakan Gudeg seolah menjadi menu wajib setiap datang ke Yogyakarta. "Terlebih kesempatan berlibur lebaran atau mudik bisa dilakukan tahun ini. Saya memanfaatkannya untuk mengunjungi destinasi yang paling saya rindukan selama lebih dua tahun tidak ke Yogya akibat pandemi, sekaligus berdua sama suami mengenang masa muda" ujar Wulandari (35) wisatawan asal Surabaya sambil tersenyum, saat ditemui sehabis membeli Gudeg Wijilan, Senin (9/5/2022) 

Tak hanya Wulandari, hampir semua kalangan bahkan yang millenial pun merasa cocok menikmati kuliner Gudeg.  
Salah satunya Aska, (17) yang datang bersama keluarga besarnya dari Lampung Mengunjungi kampung Wijilan merupakan pengalaman pertamanya. Ia diajak kedua orang tuanya dan adik adiknya untuk menikmati menu Gudeg Wijilan. " ini kali pertama mencicipi Gudeg Wijilan, dan rasanya gurih, ya manis.. tapi ada juga yang gak manis, saya suka koq, tadi pake lauk dada ayam dan tempe bacem. Cocok. Minumnya teh panas tawar" ungkap Aska. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain disantap ditempat, kini Gudeg Wijilan juga banyak dipesan sebagai oleh oleh untuk kuarga maupun handai taulan.
Menurut Tari, sebagian besar wisatawan yang datang berasal dari kota kota di Jawa Barat seperti Bandung, Tasikmalaya, juga Jakarta dna Jawa Tengah. Sebagian dari Jawa Timur dan dari Luar Jawa. 

" baik dikemas bebentuk Gudeg Kendil atau Gudeg Kaleng, kini Gudeg bisa tahan lama dan dikirim hingga sampai ke luar kota," pungkasnya. (nur/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.
Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT