GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Pengoplos LPG Bersubsidi di Kota Yogyakarta Dibekuk Polisi, Keuntungan Tembus Rp75 Juta Per Bulan

Aparat kepolisian berhasil membongkar praktik pengoplosan gas LPG bersubsidi 3 kg di Kota Yogyakarta pada 14 Mei 2026. 
Rabu, 20 Mei 2026 - 20:43 WIB
Polisi menunjukkan sejumlah tabung gas yang disita dalam kasus dugaan pengoplosan LPG subsidi secara ilegal saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (20/5/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian berhasil membongkar praktik pengoplosan gas LPG bersubsidi 3 kg di Kota Yogyakarta pada 14 Mei 2026. 

Empat orang pelaku diamankan karena diduga memindahkan isi tabung gas subsidi ke non subsidi ukuran 5 dan 12 kg. Lalu, mereka menjualnya kembali dengan harga lebih murah dari harga resmi di pasaran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat yang mencium bau menyengat dari aktivitas ilegal tersebut. 

"Salah satu warga sempat menegur pemilik usaha karena kecium bau (gas LPG) dari pagi sampai sore. Setelah ditegur tidak berhenti, malah menggunakan kipas. Dianggapnya bau sudah tidak tercium, namun ternyata masih, lalu melapor ke Polresta Yogyakarta," terang Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta saat rilis kasus, Rabu (20/5/2026). 

Berbekal laporan tersebut, polisi melaksanakan penyelidikan sekaligus penggeledahan. Pada saat itu, didapati dua orang pelaku yang sedang memindahkan tabung LPG 3 kg ke tabung non subsidi ukuran 5 dan 12 kg. 

Dalam perkara ini, aparat kepolisian mengamankan empat orang pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka inisial ST (53) sebagai pemilik usaha, AS (28) operasional dan dua pekerjanya inisial IW (35) dan BS (43).

Eva mengungkap, modus tersangka ST dan AS menjalankan kegiatan pengoplosan tersebut sejak akhir April 2026 tanpa memiliki izin dari PT Pertamina baik dalam hal pengangkutan niaga dan pendistribusian LPG.

Berdasarkan pengakuan keduanya, mereka membeli LPG 3 kg dari wilayah Bantul dan Kulon Progo seharga Rp18.500 hingga Rp23.500 

Selanjutnya, tabung gas itu ditampung di rumah kontrakan wilayah Warungboto, Umbulharjo. Disitu, mereka sudah menyiapkan peralatan yang digunakan untuk melakukan pemindahan isi gas dan menyiapkan tabung LPG non subsidi ukuran 5 dan 12 kg. 

Dalam sehari, tersangka IW dan BS dapat memindahkan sekitar 20 tabung gas. Proses pengoplosan dilakukan secara otodidak. 

"Mereka memindahkan (isi) LPG belajar dari YouTube," ucap Eva.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah tabung gas terisi, tersangka ST dan AS memasarkannya ke masyarakat. Untuk tabung berukuran 5 kg dijual seharga Rp100.000 dan tabung 12 kg seharga Rp200.000.

"(harga jual) lebih murah dari harga agen resmi Pertamina yakni untuk tabung 5 kg seharusnya dijual seharga Rp107.000 dan 12 kg seharga Rp228.000," ungkap Eva.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjajal BYD Denza B5 di Tech Culture Fest, Masyarakat Dapat Merasakan Test Ride Lewati Jalur Curam hingga 45 Derajat

Menjajal BYD Denza B5 di Tech Culture Fest, Masyarakat Dapat Merasakan Test Ride Lewati Jalur Curam hingga 45 Derajat

BYD secara resmi memberikan pengalaman bagi masyarakat umum untuk merasakan langsung mobil Denza B5. Momen itu dapat dinikmati di acara BYD Tech Culture Fest.
Belum Juga Tanding di Liga Voli Korea 2026/27, Vanja Bukilic Sudah Tantang Megawati Hangestri Usai Resmi Berseragam Hyundai Hillstate

Belum Juga Tanding di Liga Voli Korea 2026/27, Vanja Bukilic Sudah Tantang Megawati Hangestri Usai Resmi Berseragam Hyundai Hillstate

Vanja Bukilic melontarkan tantangan terbuka kepada Megawati Hangestri, mantan tandemnya di Red Sparks yang kini bertransformasi bersama Hyundai Hillstate untuk musim
Imigrasi Semarang Salurkan Bantuan Peralatan Pertanian dan Bibit Jagung ke Desa Binaan di Demak

Imigrasi Semarang Salurkan Bantuan Peralatan Pertanian dan Bibit Jagung ke Desa Binaan di Demak

Kantor Imigrasi Kelas I khusus TPI Semarang terus mengembangkan program desa binaan di wilayah kerjanya.
Menuju 5 Abad Jakarta FJGS 2026 Kembali Digelar, Target Capai Rp16 Triliun

Menuju 5 Abad Jakarta FJGS 2026 Kembali Digelar, Target Capai Rp16 Triliun

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta kembali menggelar Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026.
BYD Resmi Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia, Kombinasi EV dan Hybrid Jadi Andalan

BYD Resmi Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia, Kombinasi EV dan Hybrid Jadi Andalan

Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode atau DM ke pasar Indonesia.
Prabowo Puji PDIP, Sufmi Dasco: Ungkapan yang Tulus

Prabowo Puji PDIP, Sufmi Dasco: Ungkapan yang Tulus

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara terkait pidato Presiden Prabowo Subianto yang memuji keputusan PDIP soal tidak bergabung dengan pemerintah.

Trending

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Absennya Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Lecce di pekan ke-37 Serie A 2025/2026 mulai menjadi sorotan besar media Italia. Teman duelnya sampai kena kritik.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT