GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yogyakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Wisatawan Nataru, Kantong Parkir Alternatif Disiapkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersiap menghadapi lonjakan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Senin, 15 Desember 2025 - 18:42 WIB
Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali, Kota Yogyakarta yang menjadi salah satu alternatif kantong parkir oleh Pemkot setempat selama libur Nataru 2025/2026.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersiap menghadapi lonjakan jumlah wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Momentum libur panjang tersebut, diperkirakan akan menarik jutaan wisatawan ke berbagai destinasi wisata unggulan di kota Gudeg ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di pusat kota, Pemkot menyiapkan alternatif kantong parkir, salah satunya di Menara Kopi.

Dari segi kapasitas, tempat parkir tersebut mampu menampung kendaraan roda empat hingga bus pariwisata.

"Kalau kendaraannya dari arah Kridosono, harapan saya nanti masuk ke kiri, ke Menara Kopi. Disitu, bus-bus kecil pun bisa masuk ke Menara Kopi. Kendaraan yang kecil bisa masuk ke Menara Kopi," ucap Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta, Senin (15/12/2025).

Adapun, alternatif lainnya yaitu Stadion Kridosono. Rencananya, stadion tersebut bakal dijadikan kantong parkir bila situasinya mendesak.

"Seandainya dalam kondisi terpaksa, maka Kridosono kita rencanakan, kita buka menjadi kantong parkir," ujar Hasto.

Mantan Bupati Kulon Progo tersebut mengungkap, penyediaan kantong parkir tersebut harapannya dapat menampung kendaraan para wisatawan. Dari tahun ke tahun, wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta lebih dari 10 juta.

Sementara, hingga akhir Oktober 2025, sudah mencapai 8 juta pengunjung. Jumlahnya masih akan terus bertambah, utamanya saat libur Nataru mendatang.

"Dari tahun ke tahun, wisatawan itu 10 juta lebih. Sampai akhir Oktober kemarin (kunjungan wisatawan) mencapai 8 juta. November sampai Desember bisa antara 2-3 juta. Peaknya di akhir tahun ini," kata dia.

Pemkot Yogyakarta juga tengah menyiapkan kebijakan penutupan ruas jalan menuju kawasan Malioboro pada malam pergantian tahun tepatnya Rabu (31/12/2025) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pas malam pergantian tahun, rencana saya sore itu kalau seandainya memungkinkan (jalan Malioboro) belum saya tutup. Kalau di Malioboro sudah padat kendaraan roda 4, roda 2 pun sulit berjalan, saya tutup. Mungkin nutupnya bisa jam 7 malam atau jam 9 malam, situasional ini," tutur Hasto.

Pada Januari 2026 mendatang, Pemkot Yogyakarta juga akan melakukan uji coba Terminal Giwangan untuk menampung kendaraan bertonase berat seperti bus pariwisata yang biasa parkir di Bank Indonesia yang lokasinya dekat dengan Malioboro.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT