GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Protes Terdampak Limbah Sampah, Warga Blokir TPST Piyungan Bantul

Geram karena puluhan tahun menerima dampak adanya sampah warga Dusun Banyakan, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul secara sepihak menutup TPST Piyungan.
Selasa, 10 Mei 2022 - 16:33 WIB
Warga blokir pintu masuk tempat pembuangan akhir sampah Piyungan Bantul, Selasa (10/5/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Habis sudah kesabaran warga Dusun Banyakan Piyungan Bantul Yogyakarta yang selama ini menerima dampak akibat adanya tumpukan sampah yang sudah overload di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu ( TPST ) Piyungan Bantul Yogyakarta.

Geram karena puluhan tahun menerima dampak adanya sampah dan sering menyampaikan keluhan namun tidak mendapat perhatian oleh pemerintah, warga Dusun Banyakan, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, secara sepihak menutup TPST Piyungan, mulai Sabtu ( 7/5/2022) hingga batas waktu belum ditentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemukiman masyarakat Dusun Banyakan berjarak kurang dari empat kilometer dari TPST, namun warga selama 28 tahun terdampak langsung limbah sampah baik dari dari aliran lindi maupun sampah fisik ketika musim hujan tiba. 

Koordinator aksi Herwin Arfianto menyatakan gerakan ini menolak keras transisi pembuangan sampah ke lahan baru di sebelah utara TPST Piyungan dengan luasan 2,1 hektar, menolak adanya pembebasan lahan dan sepakat untuk menutup permanen. Menurutnya penutupan ini legal.

“Penutupan legal dilakukan karena sesuai instruksi Surat Edaran (SE) nomor 188/41512 tanggal 20 Desember 2021 yang diketahui kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Diy Kuncoro Cahyo Aji, TPST Piyungan ditutup Maret 2022,” ungkap Herwin Arfianto saat ditemui ketika berada di lokasi penutupan.

Herwin menambahkan hingga sampai batas instruksi yang diberikan, namun hingga Mei ini TPST masih dipaksakan pengelola untuk pembuangan sampah.

" Padahal kondisi tampungan sudah memprihatinkan dan tidak mungkin lagi dipaksakan dibuangi sampah. Jika dipaksakan hanya akan memperparah dampak kepada masyarakat Dusun Banyakan kedepan. Namun juga dusun-dusun lainnya,” ujarnya.

Ketua RT 04 Dusun Banyakan Sogiman mengatakan, sebanyak 80-an KK terkena dampak langsung dari pembuangan air lindi yang mengalir melewati sungai di pinggir dusun.

“Di musim kemarau, menimbulkan bau menyengat dan saat musim hujan membawa tumpukan sampah. Pemerintah tidak bijak mengelola sampah,” jelasnya. 

Selain berdampak pada sumber air di sumur milik warga, bau busuk yang ditimbulkan menjadi keluhan setiap saat. Bahkan beberapa warga sempat mengalami sesak nafas akut. Namun karena faktor ekonomi, banyak warga yang memilih bertahan. 

Sogiman mengatakan, selama puluhan tahun menjabat sebagai ketua RT dirinya tidak pernah diajak urun rembug mengenai pengembangan maupun perencanaan TPST Piyungan. Tahu-tahu menerima kebijakan yang sudah jadi dan berdampak menyakitkan warga. 

“Tidak pernah ada kompensasi bagi kami. Warga dianggap tidak ada dan dianggap mati. Kami tidak pernah di-wong-kan (diorangkan) Gubernur. Tuntutan kami hanya satu, tutup permanen tanpa ada tawar menawar lagi,” tegasnya.

Sejak aksi dimulai sejumlah warga berkumpul di pintu masuk. Warga memasang portal bertuliskan, ‘Menolak Keras TPA Transisi dan Menutup Permanen TPST Piyungan #BanyakanMenolak #BanyakanMelawan’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herwin menambahkan pihaknya menginginkan dialog dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menyampaikan keluhannya.

" Kami ini berdialog langsung dengan Pak Gubernur DIY Sri Sultan HB X agar suara   kami bisa didengar," pungkasnya. (Ssn/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lawang Sewu Terima Kunjungan Menteri Pariwisata

Lawang Sewu Terima Kunjungan Menteri Pariwisata

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) melalui pengelolaan destinasi heritage Lawang Sewu Semarang menerima kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ibu Widiyanti Putri Wardhana.
Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

​​​​​​​Pihak Denada tak habis pikir setelah Ressa tiba-tiba mengubah gugatan usai pengakuan sang ibu. Simak penjelasan langkah mendadak tersebut di sini!
Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Ketiga ahli tersebut adalah mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin , dan budayawan yang juga kolumnis Mohamad Sobary.
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Resmi Dirilis: Debut John Herdman Digelar di SUGBK, Catat Tanggalnya!

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Resmi Dirilis: Debut John Herdman Digelar di SUGBK, Catat Tanggalnya!

Jadwal bertanding untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 telah resmi dirilis. John Herdman akan melakoni laga debutnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Polisi Ungkap KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah Jadi Dalang Penembakan Smart Air di Papua

Polisi Ungkap KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah Jadi Dalang Penembakan Smart Air di Papua

Kendati demikian, Yusuf belum bisa mengungkapkan identitas pelaku penembakan secara rinci. Ia menambahkan, pihaknya masih memburu para pelaku tersebut hingga saat ini.
BPS: Jumlah Pengangguran di Jaksel Capai 59.725 Orang

BPS: Jumlah Pengangguran di Jaksel Capai 59.725 Orang

BPS Jaksel mencatat jumlah pengangguran di Jaksel sebanyak 59.725 orang sejak 2024.

Trending

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT