GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Singgung Rekrutmen Akpol Sarat Kepentingan Politik dan Relasi Kedekatan

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD menyinggung proses rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinilai masih dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi kedekatan.
Senin, 22 Desember 2025 - 19:04 WIB
Public hearing yang diselenggarakan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Senin (22/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD menyinggung proses rekrutmen Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinilai masih dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi kedekatan.

Hal tersebut disampaikannya seusai public hearing dengan akademisi dan beberapa perwakilan dari media, AJI, PWI hingga BEM di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi turut dihadiri anggota Komisi Reformasi Polri lainnya yaitu Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti dan Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI menilai proses seleksi Akpol dalam beberapa tahun terakhir tidak selektif. Tentunya, berpotensi mengurangi kualitas seleksi calon perwira Polri.

"Rekrutmen mau masuk Akpol juga sekarang sudah pakai jatah-jatahan. Sehingga produk beberapa tahun terakhir ini sejujurnya tidak selektif. Karena ada kedekatan, hubungan politik dan sebagainya," kata Mahfud.

Ia mengatakan, hal ini telah dicatat dan menjadi bahan diskusi pada hari ini, mulai dari proses rekrutmen hingga tes pendidikannya.

Selain itu, juga menyinggung aspirasi yang masuk soal proses seleksi staf dan pimpinan (Sespim) di institusi ini yang dinilai tidak sesuai kapasitas. Bahkan, adanya praktik curang di bawah meja.

"Orang masuk sespimti agar dapat (pangkat) Brigjen dan lain-lain harus bayar. Bayar ke siapa ? Ya bayar ke temannya yang urus. Kalau ditanya di rekrutmennya Polri, enggak ada teman dan tidak boleh bayar. Tapi semua tes menyatakan bayar sekian, lewat ini, lewat itu," ungkap Mahfud.

Ia melanjutkan, Komisi Percepatan Reformasi Polri juga mendapati informasi adanya anggota Polri yang mencapai pangkat perwira tinggi tidak sesuai hitungan jenjang jabatan.

"Kami juga mencatat (masukan) ada orang yang pangkatnya gak naik-naik. Ada orang yang belum memenuhi syarat tiba-tiba naik pangkat. Kalau mau menjadi Brigjen harus 24 tahun, ini baru 22 tahun jadi Brigjen. Tentu ada alasannya," ucap Mahfud.

Dalam kesempatan ini, Mahfud mengaku Komisi Percepatan Reformasi Polri belum ada satu tantangan yang dihadapi selama penyerapan aspirasi publik di sejumlah daerah.

Namun ia menyebut, orang seringkali salah sangka bila kehadiran komisi ini. Pasalnya, banyak laporan yang masuk, mulai dari kasus perselingkuhan yang melibatkan anggota Polri hingga insiden kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu.

"Komisi reformasi tidak menyelesaikan kasus, termasuk peristiwa (kerusuhan) akhir Agustus lalu. Itu tidak boleh diputuskan, apalagi intervensi setiap hukum oleh Komisi Reformasi," terang Mahfud.

Kendati demikian, hal itu pernah disampaikan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai saran kepada Kapolri. Setidaknya, ada 1.030 orang di seluruh Indonesia yang ditangkap pasca aksi demo ricuh tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita minta kepada Polri, tolong dong disisir lagi. Dari 1.030 orang ini, ada orang yang tidak bersalah, hanya ikut-ikutan memforward lalu ditangkap sebagai provokator. Itu ada yang ditangguhkan, dibebaskan, lalu ada yang dipercepat," pungkas Mahfud. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Singapura Open 2026: Langsung Kandas di Babak Pertama, Tiwi/Fadia Alihkan Fokus Menghadapi Indonesia Open

Hasil Singapura Open 2026: Langsung Kandas di Babak Pertama, Tiwi/Fadia Alihkan Fokus Menghadapi Indonesia Open

Hasil Singapura Open 2026 dari sektor ganda putri yang diwarnai hasil mengecewakan dari wakil Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Sindikat Curanmor 4 Tahun Dibongkar, Polres Indragiri Hulu Sita 63 Motor Hasil Curian

Sindikat Curanmor 4 Tahun Dibongkar, Polres Indragiri Hulu Sita 63 Motor Hasil Curian

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor milik warga di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, pada Minggu (18/5/2026).
Purbaya Bicara Perlunya Insentif Penulis, Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Membentuk SDM

Purbaya Bicara Perlunya Insentif Penulis, Bisa Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Membentuk SDM

Menurut Menteri Keuangan Purbaya, kebijakan pemotongan pajak bagi penulis juga dapat memperkaya pilihan bacaan masyarakat, mulai dari buku fiksi hingga nonfiksi.
Hilang HP Saat Selebrasi Juara, Frans Putros Gabung Skuad Irak Persiapan Terakhir Piala Dunia 2026

Hilang HP Saat Selebrasi Juara, Frans Putros Gabung Skuad Irak Persiapan Terakhir Piala Dunia 2026

Frans Putros masuk dalam skuad Piala Dunia 2026. Dalam persiapan terakhirnya, bek Persib ini langsung terbang ke Spanyol dua hari setelah memiliki titel juara Super League 2025-2026. 
Salfok Lihat Kedekatan Sherly Tjoanda dan AHY, Warganet Berbondong-bondong Dukung Keduanya Maju Pilpres 2029

Salfok Lihat Kedekatan Sherly Tjoanda dan AHY, Warganet Berbondong-bondong Dukung Keduanya Maju Pilpres 2029

Kedekatan Sherly Tjoanda dan AHY saat membahas pembangunan Maluku Utara sukses mencuri perhatian publik sampai ramai didukung maju di Pilpres 2029.
Tangis Kekasih Maarten Paes Viral di Belanda, Luna Bijl Tak Kuasa Haru usai Kiper Timnas Indonesia Jadi Pahlawan Ajax

Tangis Kekasih Maarten Paes Viral di Belanda, Luna Bijl Tak Kuasa Haru usai Kiper Timnas Indonesia Jadi Pahlawan Ajax

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes kembali menjadi sorotan usai tampil heroik bersama Ajax.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT