News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asik, Yogyakarta-Irlandia Jalin Hubungan di Tiga Bidang Ini

Hubungan bilateral antara Yogyakarta - Irlandia kembali terjalin pada sektor budaya, pariwisata dan pendidikan. Kedua negara memiliki cukup banyak kesamaan.
Jumat, 13 Mei 2022 - 15:17 WIB
Duta Besar Irlandia, Padraig Colm Francis, Bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (13/05/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Hubungan bilateral antara Yogyakarta - Irlandia kembali terjalin terutama pada tiga sektor penting yakni budaya, pariwisata dan pendidikan

Duta Besar Irlandia, Padraig Colm Francis mengungkapkan harapannya, agar jaringan dan hubungan orang per orang antara Irlandia dan Indonesia, khususnya hubungan dengan Yogyakarta bisa semakin erat. Hal ini untuk mendukung agar hubungan bilateral kedua negara bisa semakin baik lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian yang disampaikan Francis usai bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (13/05/2022). Ia mengatakan, meski letak Indonesia-Irlandia cukup jauh, tetapi kedua negara memiliki cukup banyak kesamaan.

“Sebagai duta besar, adalah tugas saya untuk membawa Indonesia dan Irlandia, termasuk Yogyakarta untuk bisa punya hubungan lebih dekat. Dan saya harap, hubungan yang telah terjalin antara kedua negara ini bisa semakin baik sampai pada jaringan orang per orang,” ungkapnya.

Selain bertemu dengan Sri Sultan, Francis juga mengaku jika dirinya telah diagendakan untuk memberikan kuliah umum tentang sejarah dan budaya Irlandia pada mahasiswa di Yogyakarta. Ia berharap, upayanya ini bisa membuat masyarakat Indonesia, utamanya Yogyakarta lebih mengenal Irlandia. 

“Hari ini saya akan memberikan kuliah dan saya harap hal ini dapat mendorong para mahasiswa untuk mau mempelajari lebih lagi tentang Irlandia dan sejarahnya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY, Agus Priyono mengatakan, kedatangan Duta Besar Irlandia untuk Indonesia ini, dalam rangka agar hubungan Irlandia dan Indonesia, utamanya Yogyakarta bisa semakin dekat. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19, komunikasi intens antar kedua negara sempat tersendat.

“Harapannya setelah pandemi ini hubungan orang perorang kedua negara ini bisa lebih aktif lagi melalui tiga bidang utama yakni budaya, pendidikan, dan pariwisata,” ungkapnya. 

Agus pun mengatakan, dalam pertemuan, Francis sempat mengungkapkan jika jumlah warga Indonesia yang belajar di Irlandia masih sedikit, bahkan jumlahnya tidak sampai 100 orang. Untuk itu, Sri Sultan mengusulkan pemerintah Irlandia menggelar pameran pendidikan di Yogyakarta, selain di Jakarta. 

“Dan tadi dikatakan Beliau (Duta Besar Irlandia) juga akan memberikan kuliah. Harapannya ke depan, tidak hanya memberikan kuliah saja, tapi juga bisa ada jalinan kerja sama antar akademisi perguruan tinggi di Yogyakarta dengan perguruan tinggi di Irlandia,” paparnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait budaya, Agus menuturkan, tahun 2014 lalu Pemda DIY pernah mengirim gamelan ke Irlandia. Bahkan tim gamelan asal Yogyakarta sempat tampil dan disambut antusiasme yang sangat tinggi. “Bahkan sekarang sudah cukup banyak komunitas gamelan di Irlandia. Karena itu tadi diusulkan kegiatan budaya untuk bisa semakin ditingkatkan,” katanya. 

Agus menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY juga berharap ke depannya angka kunjungan wisatawan Irlandia ke Yogyakarta bisa semakin meningkat. (Nur/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT