News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Banjir dan Tanah Longsor, BPBD DIY Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana hingga Awal Maret 2026

BPBD DI Yogyakarta resmi memperpanjang status siaga darurat bencana hingga awal Maret 2026.
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:57 WIB
BPBD Kulon Progo saat meninjau jembatan penghubung Sentolo dan Nanggulan yang ambrol, Senin (12/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - BPBD DI Yogyakarta resmi memperpanjang status siaga darurat bencana hingga awal Maret 2026.

Perpanjangan status tersebut dilakukan menyusul curah hujan yang masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di DIY pada Dasarian II masuk dalam kategori menengah hingga tinggi. Puncaknya, terjadi pada Januari-Februari 2026.

"Status siaga darurat bencana hidrometeorologi diperpanjang sampai nanti awal Maret 2026. Ini sebagai langkah antisipatif kita bagaimana menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," kata Agustinus Ruruh Haryata, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Senin (12/1/2026).

Tentunya, BPBD DIY selalu berkomunikasi dengan kabupaten/kota terkait kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di daerah ini. Pasalnya, banjir dan tanah longsor berpotensi mengintai DIY, khususnya Kabupaten Gunungkidul, Kulon Progo dan Bantul. 

Cuaca ekstrem yang melanda Gunungkidul di awal 2026 telah mengakibatkan puting beliung dan tanah ambles di wilayah Panggang. Peristiwa tanah ambles juga terjadi di Imogiri, Bantul. Sementara, tanah longsor melanda Kulon Progo.

"Kami melalui Pusdalops selalu meminta masyarakat segera melapor bila terjadi bencana hidrometeorologi di wilayahnya masing-masing. Kami pun memerintahkan kepada TRC untuk membackup teman-teman di kabupaten/kota," tutur Ruruh.

Oleh karena itu, BPBD DIY mengajak masyarakat baik mandiri maupun komunal agar lebih peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Semisal ada pohon yang tinggi dan rawan roboh segera dilakukan pruning. Sebab, beberapa kali kejadian pohon tumbang justru yang merenggut korban jiwa.

Kemudian, pembersihan saluran drainase. Pun, daerah yang memiliki tekstur dataran tinggi maupun rendah dan sudah mulai timbul rekahan bisa dilaporkan.

Ruruh juga mengatakan, bencana di Aceh dan Sumatera bisa menjadi pembelajaran untuk menjaga vegetasi alam agar tetap mampu menahan air dan longsoran.

Selanjutnya, normalisasi sungai. Setelah itu, pembuatan sumur resapan dan bila diperlukan membuat kolam retensi yang dapat menampung air dengan volume besar.

"Jadi, semua air hujan yang meresap ke dalam tanah kemudian terhalang oleh bangunan, bisa disalurkan ke kolam retensi sehingga tidak menimbulkan permasalahan bagi lingkungan di sekitarnya," ucap Ruruh. 

 

Jembatan ambrol di Kulon Progo.

Cuaca ekstrem yang mengguyur Kulon Progo belakangan terakhir ini menyebabkan jembatan yang menghubungkan Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo dengan Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan ambrol. 

Selain faktor usia, ambrolnya jembatan tersebut diperparah akibat guyuran hujan deras disertai luapan air anak sungai Papah. Faktor lain yang masih ditemui yakni sampah yang menyangkut di fondasi jembatan.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Bupati beserta jajarannya, kondisi infrastruktur jembatan yang ambrol terletak di bagian ujung bangunan. 

Sebagai langkah strategis, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menginstruksikan dinas terkait segera melakukan pembangunan jembatan darurat atau sementara.

"Sudah bisa kita eksekusi untuk pengangkatan jembatan yang ambrol agar tidak semakin melebar," jelas Agung.

Ia melanjutkan, jembatan darurat segera dibangun agar dapat dilalui kendaraan pengangkut hasil tani baik kendaraan roda dua maupun empat, mengingat wilayah ini akan memasuki masa panen padi, sehingga perputaran ekonomi masyarakat tetap berjalan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini harus kita dahulukan karena sebagai penghubung Kapanewon Sentolo dan Nanggulan, dimana ini menjadi akses terdekat untuk mendukung mobilitas ketahanan pangan" terang Agung.

Ia pun mengimbau seluruh warganya tidak membuang sampah apapun di kawasan sungai. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Menegangkan Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL Stasiun Rawabuntu, Aksi Heroik Petugas Tuai Pujian

Detik-Detik Menegangkan Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL Stasiun Rawabuntu, Aksi Heroik Petugas Tuai Pujian

Momen dramatis terjadi di tengah perjalanan Commuter Line (KRL) Nomor 1689 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang pada Kamis (24/9) siang sekitar pukul 10.55 WIB. 
4 Alasan Timnas Indonesia Berpeluang Besar Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Nomor 1 Tak Dimiliki Lawan

4 Alasan Timnas Indonesia Berpeluang Besar Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Nomor 1 Tak Dimiliki Lawan

Timnas Indonesia punya empat modal penting untuk memburu gelar FIFA ASEAN Cup 2026, mulai status tuan rumah hingga format turnamen yang menguntungkan Garuda.
Hasil Asian Games 2026: Dramatis! Ricko Saputra Nyaris Bawa Pulang Medali dari Angkat Besi Kelas 60kg Putra

Hasil Asian Games 2026: Dramatis! Ricko Saputra Nyaris Bawa Pulang Medali dari Angkat Besi Kelas 60kg Putra

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga angkat besi dari kelas 60kg putra yang berlangsung pada pagi hari tadi.
Pujian Setinggi Langit Media Korea untuk Pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks: Sangat Disambut Baik

Pujian Setinggi Langit Media Korea untuk Pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks: Sangat Disambut Baik

Red Sparks kini bersiap menghadapi musim baru tanpa Megawati Hangestri dengan mendatangkan pevoli top China, Zhong Hui. Media korea beri pujian setinggi langit.
Profil Luke Vickery: Winger 20 Tahun yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Profil Luke Vickery: Winger 20 Tahun yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery berpeluang debut bersama Timnas Indonesia saat melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak profil, posisi, klub, usia, dan rekam jejaknya.
Pencarian 5 Jurnalis dan ABK Kapal Belum Berhenti, SAR Perluas Pemantauan hingga Enggano

Pencarian 5 Jurnalis dan ABK Kapal Belum Berhenti, SAR Perluas Pemantauan hingga Enggano

Basarnas tetap mencari lima jurnalis dan dua kru kapal yang hilang di Selat Sunda. Operasi rutin diperluas hingga perairan Pulau Enggano.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT