News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Buka Suara Soal Viral Debt Collector Diduga Intimidasi Pengendara di Seturan Yogyakarta

Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi intimidasi oleh seorang debt collector (DC) terhadap pengendara sepeda motor di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta viral di media sosial (medsos). 
Rabu, 18 Februari 2026 - 23:05 WIB
Tangkapan layar pengendara motor dan oknum DC yang terlibat pertikaian di kawasan Seturan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta setelah diunggah di media sosial pada Rabu (11/2/2026) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi intimidasi oleh seorang debt collector (DC) terhadap pengendara sepeda motor di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta viral di media sosial (medsos). 

Potongan video tersebut diunggah oleh akun TikTok @bukan.uztad pada Rabu (11/2/2026) lalu. Dalam rekaman video yang beredar, si pengendara motor tiba-tiba dihentikan oleh oknum DC. Kemudian, mereka terlibat adu mulut di depan sebuah ruko pakaian di kawasan Seturan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Si pengunggah video yang diduga pengendara motor juga sempat mendapatkan intimidasi dari oknum DC yang menanyakan terkait status kendaraannya.

"Lagi dinas di Yogyakarta. Tiba-tiba dicegat oleh oknum mengaku leasing. Padahal surat-surat lengkap. Mereka coba provokasi dan intimidasi," kata @bukan.uztad dikutip Rabu (18/2/2026).

Sampai hari ini, video itu telah mendapat 3.889 like, 282 komentar, 447 tersimpan dan 124 kali dibagikan.

Berkaitan kejadian tersebut, Polresta Sleman melalui jajaran Polsek Depok Barat menindaklanjuti informasi yang beredar di medsos terkait adanya seorang pengendara yang mengaku diberhentikan dan mengalami tindakan kekerasan oleh sekelompok orang yang diduga DC di kawasan Seturan, Sleman.

Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram yang menyebut, seorang pria mengalami peristiwa tidak menyenangkan saat melintas menggunakan sepeda motor milik kliennya.

Dalam unggahan disebutkan sempat terjadi perdebatan mengenai status kendaraan dan korban mengaku mengalami cekikan pada bagian leher.

Menanggapi hal tersebut, petugas piket fungsi Polsek Depok Barat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan dari saksi di sekitar tempat kejadian perkara.

Dari hasil pengecekan awal, petugas memperoleh keterangan bahwa benar sempat terjadi adu mulut antara pengendara dengan beberapa orang yang menanyakan status kendaraan. 

"Hingga saat ini, korban belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian," kata AKP Salamun, Kasi Humas Polresta Sleman.

Polresta Sleman mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dalam bentuk apa pun. Apabila terdapat permasalahan terkait kendaraan, agar diselesaikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Kepolisian juga membuka kesempatan kepada pihak yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar kejadian dapat ditangani secara profesional dan tuntas.

Selain itu, patroli di wilayah Seturan akan ditingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Polresta Sleman memastikan setiap informasi yang meresahkan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.

 

Berakhir damai

Dari potongan video lainnya yang juga diunggah oleh TikTok @bukan.uztad, pertikaian yang sebelumnya terjadi antara pengedara motor dan DC berakhir damai.

Kesepakatan damai ini terjadi setelah dimediasi oleh si pemilik ruko yang menjadi TKP adu mulut antara pengendara motor dan DC. Diketahui, oknum DC inisial B.

Seusai dimediasi, oknum DC tersebut membuat video klarifikasi permintaan maaf kepada korban dan pemilik ruko.

"Saya Brian meminta maaf atas kejadian tadi. Dari saya ke depannya nggak akan terulang lagi. Untuk mas Bima mohon diterima permintaan maaf saya," ucap Brian dalam video yang diunggah akun @bukan.uztad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak heri sebagai pemilik toko Mafza Kids, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Saya cuma khilaf sesaat, emosi sesaat," sambungnya.

"Untuk kejadian tadi harapannya tidak terulang lagi. Untuk mas Brian semoga ke depan lebih baik dan mas Bima selaku tamu saya dari Bandung semoga tidak kapok datang ke Yogya," ucap Heri selaku pemilik ruko. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Willem II dan FC Emmen mengumumkan bahwa Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens bisa kembali memperkuat tim pada Kamis (9/4/2026). 
Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat Kementerian Pariwisata melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI ketika membahas mengenai anggaran, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 
Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Wacana Timnas Indonesia Vs Italia di FIFA Matchday 2026 bukan tanpa dasar. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Italia
Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengaku sempat didorong ambil paspor Indonesia saat di PSM. Eks pemain Belanda itu kini menyorot isu paspor ganda pemain naturalisasi.
Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Lonjakan harga kedelai membuat para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT