News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Long March Forum BEM DIY di Sepanjang Malioboro, Desak Reformasi Total Polri Usai Tewasnya Pelajar MTs Dianiaya Polisi

Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam forum BEM DI Yogyakarta menggelar aksi long march di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, Rabu (25/2/2026) sore.
Rabu, 25 Februari 2026 - 20:33 WIB
Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam forum BEM DI Yogyakarta menggelar aksi long march dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan reformasi total Polri saat berorasi di Kantor DPRD DIY, Rabu (25/2/2026) sore.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam forum BEM DI Yogyakarta menggelar aksi long march di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, Rabu (25/2/2026) sore.

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes dan tuntutan terkait reformasi total Polri pasca meninggalnya pelajar MTs yang diduga dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa aksi membawa spanduk dan poster, satu di antaranya bertuliskan 'Reformasi Total Polri'. Mereka berjalan dari titik kumpul eks parkiran Abu Bakar Ali menuju Kantor DPRD DI Yogyakarta dan berakhir di Titik Nol Kilometer.

Koordinator Umum Forum BEM DIY, Faturahman Djaguna menyatakan, seruan aksi ini dipicu atas meninggalnya Aryanto Tawakal dalam peristiwa kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian.

Kondisi itu menjadi luka kolektif yang kemudian memicu kemarahan publik. Forum BEM DI Yogyakarta pun memandang peristiwa ini bukan sebagai insiden yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari persoalan struktural yang berulang.

Relasi kuasa yang timpang, akuntabilitas yang lemah dan reformasi kelembagaan yang berjalan di tempat. 

"Forum BEM DIY menuntut total reformasi Polri. Hentikan impunitas dan benahi institusi secara menyeluruh, bukan sekadar retorika," kata Fatur ditemui disela aksi.

Selain reformasi Polri, BEM DI Yogyakarta juga menolak wacana Undang-Undang Disinformasi Propaganda Asing yang berpotensi membungkam kebebasan berekspresi dan kritik publik.

"Kekhawatiran kami, UU Disinformasi justru menjadi legitimasi untuk melabeli setiap kritik sebagai bagian dari antek asing. Ini berbahaya bagi kebebasan berpendapat dan kontrol publik terhadap kekuasaan," ucap Fatur.

Sebelumnya, aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk protes terhadap instansi Polri juga telah berlangsung pada Selasa (24/2/2026) petang. Namun, demonstrasi yang berlangsung di Mapolda DI Yogyakarta itu berakhir ricuh.

Massa aksi sempat mencoret-coret pagar dengan tulisan All Cops Are Bastard, melempari aparat dengan petasan dan mendobrak pagar sisi timur Mapolda DI Yogyakarta hingga roboh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi unjuk rasa itu berujung pada penangkapan tiga orang mahasiswa. Namun sekitar pukul 22.30 WIB, ketiga mahasiswa telah diserahkan kembali ke rektorat setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dorong Inovasi dan Pengembangan Talenta: 22 Kampus Se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi dan Pengembangan Talenta: 22 Kampus Se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 resmi memasuki babak puncak melalui gelaran Final Nasional. 
Ferrari Akhirnya Buka Suara Jelaskan Biang Kerok Sebenarnya yang Buat Lewis Hamilton DNF di F1 GP Spanyol 2026

Ferrari Akhirnya Buka Suara Jelaskan Biang Kerok Sebenarnya yang Buat Lewis Hamilton DNF di F1 GP Spanyol 2026

Ferrari akhirnya mengungkap penyebab Lewis Hamilton harus mengakhiri balapan lebih awal pada F1 GP Spanyol 2026 di Madrid.
Persib Puncaki Klasemen Grup E ACL Two Usai Bungkam FC Seoul, Maung Bandung Bikin Kejutan di Korea

Persib Puncaki Klasemen Grup E ACL Two Usai Bungkam FC Seoul, Maung Bandung Bikin Kejutan di Korea

Persib Bandung langsung memuncaki klasemen Grup E ACL Two usai menang 1-0 atas FC Seoul di Korea Selatan, berkat gol cepat Julio Cesar.
5 Fakta Menarik Kemenangan Persib atas FC Seoul di ACL Two, Gol Kilat Julio Cesar Bawa 3 Poin

5 Fakta Menarik Kemenangan Persib atas FC Seoul di ACL Two, Gol Kilat Julio Cesar Bawa 3 Poin

Persib Bandung membawa pulang hasil penting dari lawatannya ke Korea Selatan. Berikut 5 fakta menarik dari kemenangan Maung Bandung atas FC Seoul di ACL Two.
Ratusan Mahasiswa UINSA Kembali Gelar Aksi Duduki Rektorat Tolak Achamad Muzakki Jadi Rektor

Ratusan Mahasiswa UINSA Kembali Gelar Aksi Duduki Rektorat Tolak Achamad Muzakki Jadi Rektor

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (16/9). Mereka menyuarakan penolakan terhadap penetapan Achmad Muzakki kembali menduduki jabatan rektor.
Bakrie Untuk Negeri Gelar Charity Trofeo Penggalangan Dana untuk Korban Bencana NTT hingga Kalimantan

Bakrie Untuk Negeri Gelar Charity Trofeo Penggalangan Dana untuk Korban Bencana NTT hingga Kalimantan

Charity trofeo dari Bakrie Untuk Negeri ini diselenggarakan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta pada Rabu (16/9/2026). Ada tiga tim yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT