News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pensiunan ASN di Pemkab Sleman Tertipu Modus Kerja Sama Penjualan Sepeda Lipat, Kerugian Capai Rp279 Juta

eorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diduga menjadi korban penipuan bermodus kerja sama penjualan sepeda lipat. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp279 juta. 
Rabu, 25 Februari 2026 - 22:25 WIB
Korban inisial ES (62) melaporkan dugaan penipuan kerjasama penjualan sepeda lipat yang dialaminya ke Polresta Sleman pada Selasa (24/2/2026) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diduga menjadi korban penipuan bermodus kerja sama penjualan sepeda lipat. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp279 juta. 

Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 12.14 WIB. Dalam perkara ini, korban diketahui inisial ES (62) pria asal Murangan VIII, Triharjo, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan korban, terduga pelaku menghubunginya melalui sambungan telepon Whatsapp.

Saat itu, pelaku menyaru sebagai mantan rekan kerjanya bernama Ir. Menik Zukriyah. Akal-akalan pelaku tersebut diduga untuk meyakinkan dirinya.

"Awalnya, saya mendapat telepon melalui Whatsapp yang memperkenalkan diri dan menggunakan foto profil mantan rekan kerja saya di salah satu kecamatan di Sleman bernama Ir. Menik Zukriyah," kata korban ES saat ditemui, Rabu (25/2/2026).

Dari percakapan telepon tersebut, komunikasi berlanjut melalui pesan Whatsapp. Kemudian, dia diajak oleh pelaku kerjasama bisnis penjualan sepeda lipat merek Brompton M6L.

Kala itu, dirinya diberikan tugas melakukan negosiasi harga dengan pembeli yang mana calon pembelinya sudah dicarikan oleh Ir. Menik Zukriyah.

Selanjutnya, ia melakukan negosiasi harga dengan calon pembeli bernama Koh Asum yang membeli 40 unit sepeda lipat dengan kesepakatan harga Rp880.000.000.

Dalam negosiasi, pembeli Koh Asum akan membayar 50 persen sebelum barang dikirim dan sisanya akan dibayar setelah faktur dan barang diterima oleh pembeli.

Setelah itu, ia diminta oleh Ir. Menik Zukriyah untuk membantu kekurangan pelunasan dan pajak pembelian dikarenakan pihak gudang hanya bisa mengeluarkan barang dimaksud apabila pembayaran sudah lunas.

Kemudian, ia diminta untuk membantu biaya pelunasan dengan total Rp115.000.000 yang ditransfer dari m-banking BPD DIY ke rekening BRI atas nama Sugianto.

Pun, diminta untuk mentransfer biaya negosiasi penerbitan faktur dengan total sejumlah Rp40.000.000 ke rekening Mandiri atas nama Ricky Djunaidi. 

Selanjutnya, biaya PPN sejumlah Rp79.200.000 ditransfer ke rekening BRI atas nama Sugianto dan biaya negosiasi audit dari kepolisian sejumlah Rp50.000.000 ke rekening BRI atas nama Rusman Siregar.

Karena masih ada kekurangan pembayaran kepada auditor kepolisian, sehingga ia selalu ditagih untuk melunasi dan dimarah-marahi.

Atas kejadian tersebut, ia lantas melakukan kroscek kebenaran terhadap identitas Ir. Menik Zukriyah.

"Disitu sontak saya kaget bahwa yang bersangkutan (Ir. Menik Zukriyah) telah meninggal dunia kurang lebih 5 tahun yang lalu," ungkap korban.

Setelah itu, ia baru menyadari bila dirinya telah menjadi korban dugaan penipuan. Hal ini terlihat dari foto profil Ir. Menik Zukriyah yang sudah dihapus, serta beberapa pesan maupun memori telpon juga telah dihapus.

Akibat kejadian tersebut, ia mengalami kerugian sejumlah Rp279.200.000. Keesokan harinya tepatnya pada Selasa (24/2/2026), dia melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya ke Polresta Sleman. Laporan teregister dalam nomor: LP/B/149/II/2026/SPKT/POLRESTA SLEMAN/POLDA DI YOGYAKARTA.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun membenarkan bahwa kepolisian telah menerima laporan dugaan penipuan yang dialami oleh korban ES.

"Betul (korban) sudah laporan pada Selasa tanggal 24 Februari 2026," kata Salamun.

Sekarang ini, lanjut Salamun, kasus tersebut sudah ditangani oleh Satreskrim Polresta Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perkara (dugaan penipuan) sudah ditangani Satreskrim Polresta Sleman. Ini masih tahap penyelidikan," ucapnya.

Salamun menyebut, terduga pelaku terancam melanggar Pasal 492 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 dan atau Pasal 486 UU Nomor 1 Tahun 2023. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Megawati Hangestri Usai Jakarta Pertamina Enduro Nyaris Kalah Lagi dari Electric PLN di Final Four Proliga 2026

Kata-kata Megawati Hangestri Usai Jakarta Pertamina Enduro Nyaris Kalah Lagi dari Electric PLN di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memberikan pernyataannya usai Jakarta Pertamina Enduro akhirnya menang dramatis atas Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026.
Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya Belum Mau Menikah Lagi, Ingin Temani Ni Hyang Sukma Ayu Sampai Tumbuh Dewasa

Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya Belum Mau Menikah Lagi, Ingin Temani Ni Hyang Sukma Ayu Sampai Tumbuh Dewasa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan alasannya belum mau menikah lagi.
Klasemen Liga Italia Hari Ini, Senin 13 April 2026: Inter Makin Jauh di Puncak, Napoli Geser AC Milan dari Posisi Kedua

Klasemen Liga Italia Hari Ini, Senin 13 April 2026: Inter Makin Jauh di Puncak, Napoli Geser AC Milan dari Posisi Kedua

Inter Milan semakin sulit dikejar di puncak klasemen Liga Italia usai meraih kemenangan dramatis atas Como. Di sisi lain, Napoli berhasil naik ke posisi kedua.
Innalillahi Nenek 67 Tahun Tewas Terlindas Truk Muatan Batu Galian C di Pamekasan

Innalillahi Nenek 67 Tahun Tewas Terlindas Truk Muatan Batu Galian C di Pamekasan

Seorang nenek berinisial SS (67) tewas terlindas dump truck di di Jalan Raya Sudirman, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur, Minggu (12/4/2026) siang.
Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk Dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman

Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk Dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman

Warga Padukuhan Tiyasan, Sleman, DI Yogyakarta digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria di dalam mobil yang terparkir di area Gedung Serbaguna Tiyasan.
Tiga Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BRI Cempaka Putih Akan Bacakan Eksepsi Hari Ini

Tiga Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BRI Cempaka Putih Akan Bacakan Eksepsi Hari Ini

Pengadilan Militer II-08 Jakarta gelar sidang lanjutan pembacaan eksepsi 3 terdakwa kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BRI Cempaka Putih

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi yang akrab disapa KDM dengan mertua Raffi Ahmad, Rieta Amilia menyedot perhatian hingga menuai komentar warganet, pada Minggu
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tinggal Tunggu Pengumuman, 4 Pembalap Top Pindah Tim di MotoGP 2027: Marc Marquez Dapat Tandem Baru di Ducati?

Tinggal Tunggu Pengumuman, 4 Pembalap Top Pindah Tim di MotoGP 2027: Marc Marquez Dapat Tandem Baru di Ducati?

Setidaknya ada empat pembalap besar yang diyakini tinggal menunggu pengumuman resmi terkait tim baru mereka untuk MotoGP 2027 mendatang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT