GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiket Bus Ludes Hingga Akhir Pekan, Penumpang di Terminal Giwangan Selama Lebaran 2026 Naik 18 Persen

Lonjakan pemudik pada lebaran 2026 membuat tiket bus di Terminal Giwangan Yogyakarta hingga akhir pekan ini sudah ludes terjual. 
Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13 WIB
Pemudik memanfaatkan program balik gratis dari Pemprov DKI Jakarta dengan titik keberangkatan dari Terminal Giwangan Yogyakarta, Kamis (26/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Lonjakan pemudik pada lebaran 2026 membuat tiket bus di Terminal Giwangan Yogyakarta hingga akhir pekan ini sudah ludes terjual. 

Peningkatan jumlah penumpang tercatat naik 18 persen dibandingkan lebaran tahun sebelumnya, seiring tingginya permintaan untuk berbagai rute tujuan. 

Hal ini terlihat dari banyaknya pemudik yang diberangkatkan melalui program balik gratis maupun layanan reguler.

Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto mengatakan, ribuan pemudik diberangkatkan menggunakan puluhan armada bus dalam program balik gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

"Pada pagi hari ini, dilaksanakan balik gratis dari Pemprov DKI Jakarta sebanyak 32 armada bus dengan tujuan beberapa terminal yang ada di Jakarta. Untuk penumpang yang diberangkatkan sekitar 1.400 sampai 1.500 orang," katanya, Kamis (26/3/2026).

Sebelumnya, program serupa juga telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan tujuan Jabodetabek dengan menggunakan armada sekitar 12 bus.

Belasan armada tersebut memberangkatkan sebanyak 520 penumpang. Pun, dari pihak swasta dengan tujuan yang sama namun titik pemberangkatan tidak hanya dari Terminal Giwangan. 

Sigit mengungkap bahwa puncak arus balik lebaran tahun ini terjadi pada 24 - 25 Maret 2026 dan berpotensi terjadi pada akhir pekan. 

"Untuk puncak arus baliknya terjadi kemarin dan masih mungkin berlanjut sampai akhir pekan nanti tanggal 29 Maret. Kemarin, kita memberangkatkan sekitar 26 ribu orang," jelasnya. 

Lebih lanjut, lonjakan mobilitas penumpang pada lebaran tahun ini disebutnya cukup tinggi. Hingga 25 Maret lalu, terjadi kenaikan berkisar 15-18 persen. 

Secara keseluruhan, jumlah penumpang selama periode angkutan lebaran 2026 diprediksi mencapai 442 ribu penumpang. Sedangkan, tahun sebelumnya hanya sekitar 336 ribu penumpang. 

Tingginya mobilitas tersebut membuat tiket bus reguler khususnya tujuan Jabodetabek ludes terjual hingga 29 Maret mendatang. Kondisi ini mendorong perusahaan otobus (PO) mengerahkan armada tambahan. 

"Makanya dari teman-teman PO sudah antisipasi dengan mengeluarkan semua bus cadangan dan bus-bus isidentil lainnya untuk mengangkut penumpang di Terminal Giwangan ini," ucap Sigit. 

Ia menyebut, faktor meningkatnya trafik penumpang bus pada lebaran tahun ini didukung keberadaan jalan tol yang otomatis mempersingkat waktu dan jarak tempuh.

"Sekarang kalau kita naik bus ke Jakarta hampir sama dengan kereta api antara 7,5 sampai 8 jam," ungkapnya. 

Demi menjamin kenyamanan penumpang, pengelola Terminal Giwangan merenovasi beberapa fasilitas prasarana di terminal ini.

Seperti fasilitas ruang tunggu ber-AC yang mampu menampung hampir sekitar 800 orang. Ke depan, peningkatan prasarana di Terminal Giwangan akan terus dilakukan. 

"Harapannya nanti masih bisa rehab lagi, bisa menampung sekitar 1.000 penumpang. Semua pemberangkatan titik ini nanti kita jadikan satu, termasuk land base juga kita jadikan satu," ujar Sigit. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT